Home Lifestyle 6 Kuliner Khas Semarang yang Melegenda

6 Kuliner Khas Semarang yang Melegenda

oleh Hana Chaniago
Kuliner Khas Semarang

foto ilustrasi: istimewa

FAKTUALid – Pada tahun 2015, Kementrian Pariwisata menetapkan Semarang sebagai salah satu destinasi unggulan. Beragam kuliner khas Semarang dengan cita rasa yang tidak perlu diragukan lagi mampu menarik perhatian para wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Semarang.

Ada banyak kuliner khas Semarang, salah satu kuliner yang sudah diincar wisatawan adalah kuliner legendaris yang sudah berdiri sejak lama. Tidak hanya itu, kuliner legendaris ini masih diburu para wisatawan hingga sekarang karena memiliki kelezatan tersendiri dan susah ditemukan di tempat lain.

Berikut beberapa kuliner khas Semarang yang sudah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Tahu Gimbal

Kuliner khas Semarang pertama yang wajib anda coba adalah Tahu Gimbal. Meningat posisi Semarang yang terletak di pesisir Utara Jawa, tidak lengkap rasanyajika tidak mencoba salah satu makanan yang berbumbu petis seperti di Surabaya. Di Semarang, makanan dengan bumbu petis ini yang terkenal adalah Tahu Gimbal.

Tahu Gimbal ini berisikan potongan lontong, bakwan udang, irisan kol dan juga tauge yang disiram dengan bumbu kacang berbumbu petis. Rasa dari Tahu Gimbal ini ada perpaduan manis, gurih dan asin yang nikmat. Salah satu tempat rekomendasi untuk menikmati Tahu gimbal ini ada di Tahu Gimbal Pak Edi yang berlokasi di Jl. Mentri Supeno Mugassari, Semarang.

2. Nasi Pindang

Kuliner khas Semarang kedua yang wajib anda coba adalah Nasi Pindang. Kuliner ini merupakan olahan daging sapi yang dikombinasikan dengan kuah rempah kluwek dan daun melinjo. Secara penampilan, Nasi pindang ini hampir mirip dengan nasi rawon di Jawa Timur, namun tidak terlalu pekat dan lebih terasa segar.

Jika anda berniat untuk menikmati Nasi Pindang ii, anda bisa datang ke Warung Pak Ndut. Warung Pak Ndut ini sudah berdiri sejak tahun 1973 dan telah turun temurun diwariskan hingga generasi keempat. Buka setiap hari mulai jam 07.00 hingga 15.00. Warung Pak Ndut ini berlokasi di JL. Stadion Selatan, Karangkidul, Semarang.

Baca juga: 8 Kuliner Khas Cirebon Yang Wajib Anda Coba

3. Wedang Tahu

Kuliner khas Semarang ketiga yang wajib anda coba adalah Wedang Tahu. Kuliner unik ini sangat cocok untuk anda yang sedang memburu minuman hangat. Wedang Tahu terbuat dari campuran gula jawa, jahe dan kembang tahu. Selain itu, Wedang Tahu dipercaya bermanfaat untuk kesehatanseperti menurunkan tekanan darah tinggi, memperbaiki metabolisme, dan menurunkan kolesterol.

Jika anda tertarik untuk mencoba Wedang Tahu ini, anda bisa pergi ke Wedang Tahu Pak Pardi yang berlokasi di depan Swiss House Ngaliyan Semarang.

4. Sate Buntel dan Pepes Olor

Kuliner khas Semarang keempat yang wajib anda coba adalah Sate Buntel dan Pepes Opor. Jika anda penyuka kuliner kambing, wajib datang ke rumah makan Sate dan Gule Kambing 29. Rumah makan yang menjajakan olahan kambing sejak tahun 1945 menawarkan beberapa menu spesial, seperti Sate Buntel dan Pepes Opor.

Sate Buntel merupakan sajian daging kambing cacah berbumbu yang dibalut dengan gajih tipis lalu dibakar layaknya sate. Sedangkan Pepes Olor terbuat dari sum-sum tulang belakang yang dimasak layaknya pepes. Jika anda tertarik untuk mencoba makanan ini, anda bisa datang ke Jl. Letnan Jend. Suprapto no.29 Purwodinatan Semarang

5. Sate Kalak

Kuliner khas Semarang kelima yang wajib anda coba adalah Sate Kalak. Kuliner ini merupakan khas Semarang yang relatif baru. Sate Khalak ini berbahan dasar ayam meskipun tentunya bukan sate ayam biasa. Sate Kalak ini memiliki rasa rempah yang unik dan bisa menjadi variasi kuliner tersendiri untuk anda yang sering berkunjung ke Semarang.

Jika anda tertarik untul mencoba Sate Kalak ini, anda bisa mendatangi Grill On Semarang. Grill On Semarang ini berlokasi di Jl. Sisingamangaraja No.27 Semarang.

9 Hotel Instagramable yang Cocok Untuk Staycation

6. Mie Kopyok

Kuliner khas Semarang keenam yang wajib anda coba adalah Mie Kopyok. Tampilan Mie Kopyok ini hampir mirip dengan Mie Kocok Bandung. Tapi Mie Kopyok ini tidak menggunakan olahan daging sama sekali. Kuah mie ini terbuat dari kaldu rempah. Sedangkan isinya berupa potongan lontong, irisan tahu pong, daun seledri, tauge dan juga kerupuk remah.

Sajian sederhana inilah yang menjadi ciri khas Mie Kopyok, seratus persen nabati. Cocok untuk anda yang memilih makanan vegan. Jika anda para vegetarian, anda bisa langsung menuju ke Mie Kopyok Pak Dhuwur yang berlokasi di Jl. Tanjung Jl. Kyai Saleh, Jl. Perintis Kemerdekaan Banyumanik Semarang. ***

Tinggalkan Komentar