Olahraga
Tontonan Nasional Rasa Internasional: Hampir Semua Pemain Ternama Bridge Kumpul di Malang, Tambah “X-Men”

Gelaran 3rd BTC Bridge Open Tournament akan membuat Malang panas bukan karena cuaca tapi battle di meja bridge setelah semua pemain ternama kumpul di sana (Foto : Istimewa)
Oleh: Bert Toar Polii – Tukang Bridge
FAKTUAL INDONESIA: Kalau Anda merasa dunia bridge Indonesia lagi “adem-adem saja”, siap-siap berubah pikiran.
Bulan April ini, Malang akan jadi pusat gravitasi bridge nasional—bahkan sedikit internasional. Hampir semua pemain papan atas Indonesia dipastikan turun gunung di 3rd BTC Bridge Open Tournament, dan sebagai bonus menarik, hadir pula tim tangguh dari Singapura: X-Men.
🌏 X-Men Datang, Meski Dunia Sedang Sibuk
Awalnya, beberapa tim luar negeri menyatakan minat. Tapi April memang bulan “gila” untuk bridge Asia. Ada turnamen IPBA di Sanya, China, lalu Easter Congress di Singapura.
Hasilnya?
Baca Juga : Balikpapan Siap Jadi Magnet Bridge Nasional, Tiga Turnamen Besar Digelar hingga Juni 2026
Hanya satu tim yang benar-benar datang.
Tapi bukan sembarang tim.
X-Men Singapura — tim langganan turnamen Indonesia yang sudah sangat familiar dengan atmosfer kompetisi di sini. Mereka diperkuat:
- Rajendra Krishnan
- Christopher Gregory
- Marvin Lai
- Alan Sia
Tim ini bukan turis. Mereka datang untuk bertarung.
Dan yang menarik, mereka tidak berhenti di Malang. Targetnya lanjut ke:
- GBOT 6 Bandung (Mei)
- Balikpapan Open (Juni)
Ini bukan sekadar partisipasi. Ini tour de force.
Baca Juga : Lewat GBOT 6, Bandung Tegaskan Peran sebagai Pusat Kegiatan Bridge Nasional
🇮🇩 Parade Bintang Nasional
Kalau X-Men jadi bumbu internasional, maka inti utama tetap: Indonesia full team.
Nama-nama besar turun:
- Climanusa: Taufik Asbi, Robert Parasian, Noldy George, Lusje Bojoh
- BTC (tuan rumah): Franky Karwur, Ronny Eltanto, Youbert Sumarauw
- Djarum Bridge Club: Turun dengan 3 tim penuh kekuatan terbaik
Meski pasangan putri nasional Conny F. Sumampouw / Rury Andhany absen, kekuatan tetap solid lewat:
- Dessy / Della
- Fera Damayanti / Riantini
- Lusje Bojoh / Dewita Sonya (kombinasi berubah khusus event ini)
Nama tim mereka: Ivory Aces — jangan remehkan. Tim ini akan mewakili Indonesia di Asia Bridge Cup Juni mendatang di Goa, India.
🐎 Tim Kuda Hitam Siap Menggigit
Jangan cuma lihat nama besar. Di bridge, kejutan itu makanan sehari-hari.
Beberapa tim yang siap bikin “chaos”:
- Mampang Bridge Community (MBC)
Diperkuat Didi Andries, Giovani Watulingas, Hendrik V. Manoppo, Rizky Watuseke
o tambahan tenaga baru: Cliff Tangkuman & Tommy Rogi (juara PON 2024)
- MCC Preservasi
- PATO
- MABI
Ini tipe tim yang bisa menjatuhkan unggulan tanpa peringatan.
Baca Juga : Menjaga Pikiran Tetap Tajam: Pelajaran dari Meja Bridge
🏆 Format Turnamen: Serius, Panas, Tanpa Ampun
📍 Lokasi: Malang Creative Center (MCC)
📅 Tanggal: 10–12 April 2026
⏰ Mulai: 10 April, pukul 09.30 WIB (langsung gas session 1)
🔥 Nomor Utama
- Kualifikasi: Swiss 7 sesi @10 papan
- 7 tim terbaik + 1 tuan rumah → Final
- Final: Round Robin 7 sesi @12 papan
♠️ Swiss Team A & B
- Swiss A: 16 tim terbaik non-finalis
- Swiss B: sisanya
- Format: 8 sesi @8 papan
👉 Semua tetap punya peluang juara di level masing-masing.
Baca Juga : Inilah Misi Tim Indonesia pada Turnamen Bridge “Jalur Sutra Maritim” Quanzhou 2026
💰 Hadiah & Kategori
Bukan cuma soal gengsi:
- Juara 1–8 Nomor Utama
- Swiss A: Juara 1–4
- Swiss B: Juara 1–3
- Kategori khusus:
o Best Jatim
o Best Mix
o Best Ladies
o Best Junior (pembinaan)
Dan menariknya:
👉 Bisa double title (juara + kategori)
🔥 Kata Tukang Bridge
Ini bukan turnamen biasa.
Ini adalah:
- Ajang unjuk gigi pemain top
- Arena pembuktian tim muda
- Dan pemanasan menuju rangkaian turnamen besar berikutnya
Baca Juga : I AM NOT A CAPTAIN, Kesalahan Paling Sombong dalam Bridge: Merasa Lebih Tahu dari Partner
Malang akan panas.
Bukan karena cuaca.
Tapi karena battle di meja bridge.
Kalau Anda pemain bridge:
👉 Ini bukan event yang boleh dilewatkan.
Kalau Anda penonton:
👉 Ini tontonan kelas nasional dengan rasa internasional. ***














