Connect with us

Otomotif

22 Nama Jalan di Jakarta Resmi Diubah, Wajib Ganti Alamat STNK?

Avatar

Diterbitkan

pada

22 nama jalan di Jakarta

22 Nama Jalan di Jakarta Resmi Berubah, Wajib Ganti Alamat STNK? (Foto Ilustrasi: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi mengganti 22 nama jalan di Jakarta dengan nama Tokoh Betawi. Terkait kebijakan tersebut, banyak masyarakat yang tertanya tentang perubahan pada surat-surat resmi seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Nama jalan yang diganti dengan Tokoh Betawi itu menyentuh hampir seluruh wilayah Jakarta. Tak perlu khawatir, Anies mengatakan perubahan nama jalan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta tidak akan membebani masyarakat DKI Jakarta.

“Kami ingin menegaskan bahwa semua perubahan itu insya Allah tidak membebani baik biaya ataupun yang lain. Perubahan itu semua yang masih tercatat masih berlaku dan nanti secara bertahap dilakukan perubahan,” kata Anies Baswedan saat konferensi pers Penggantian Nama Jalan di Pendopo Balaikota DKI Jakarta, Senin (27/6/2022).

Baca juga: Resmi Anies Baswedan Ganti 22 Nama Jalan dengan Nama Tokoh Betawi, Surat-surat Gimana?

Dikesempatan yang sama, Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Firman Santybudi menyatakan bahwa masyarakat terdampak perubahan 22 nama jalan di Jakarta tidak wajib mengganti STNK. Tapi, pihaknya akan menyesuaikan perubahan data nama jalan tersebut.

“Masyarakat yang terkena dampak (perubahan 22 nama jalan) tidak diwajibkan untuk mengganti STNK, namun data perubahan nama jalan yang akan kami sesuaikan,” kata Firman sebagaimana dikutip dari laman resmi Korlantas Polri, Rabu (29/6/2022).

Advertisement

Firman menambahkan perubahan STNK menyeluruh akan dilakukan setelah tahun kelima atau saat pembaruan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) STNK. Meski begitu, proses tersebut dilakukan secara bertahap.

“Selanjutnya, setelah tahun kelima, ketika masa STNK kendaraan telah habis, baru akan dilakukan penggantian PNBP yang berlaku seperti sekarang (prosesnya akan bertahap),” terang Firman.

Baca juga: Imbau Berkendara Sepeda Motor Tak Pakai Sandal Jepit, Kakorlantas: Proteksi Diri Cegah Fatalitas Kecelakaan

Adapun 22 nama jalan di Jakarta yang telah berganti nama menjadi nama-nama pahlawan Betawi, yakni:

  1. Jalan Entong Gendut yang sebelumnya bernama Jalan Budaya.
  2. Jalan Haji Darip yang sebelumnya bernama Jalan Bekasi Timur Raya.
  3. Jalan Mpok Nori yang sebelumnya bernama Jalan Raya Bambu Apus.
  4. Jalan H. Bokir Bin Dji’un yang sebelumnya bernama Jalan Raya Pondok Gede.
  5. Jalan Raden Ismail yang sebelumnya bernama Jalan Buntu.
  6. Jalan Rama Ratu Jaya yang sebelumnya bernama Jalan BKT Sisi Barat.
  7. Jalan H. Roim Sa’ih yang sebelumnya bernama Bantaran Setu Babakan Barat.
  8. Jalan KH. Ahmad Suhaimi yang sebelumnya bernama Bantaran Setu Babakan Timur.
  9. Jalan Mahbub Djunaidi yang sebelumnya bernama Jalan Srikaya.
  10. Jalan KH. Guru Anin yang sebelumnya bernama Jalan Raya Pasar Minggu sisi Utara.
  11. Jalan Hj. Tutty Alawiyah yang sebelumnya bernama Jalan Warung Buncit Raya.
  12. Jalan A. Hamid Arief yang sebelumnya bernama Jalan Tanah Tinggi 1 gang 5.
  13. Jalan H. Imam Sapi’ie yang sebelumnya bernama Jalan Senen Raya.
  14. Jalan Abdullah Ali yang sebelumnya bernama Jalan SMP 76.
  15. Jalan M. Mashabi yang sebelumnya bernama Jalan Kebon Kacang Raya Sisi Utara.
  16. Jalan H. M. Shaleh Ishak yang sebelumnya Jalan Kebon Kacang Raya Sisi Selatan.
  17. Jalan Tino Sidin yang sebelumnya bernama Jalan Cikini VII.
  18. Jalan Mualim Teko yang sebelumnya bernama Jalan depan Taman Wisata Alam Muara Angke.
  19. Jalan Syekh Junaid Al Batawi yang sebelumnya bernama Jalan Lingkar Luar Barat.
  20. Jalan Guru Ma’mun yang sebelumnya bernama Jalan Rawa Buaya.
  21. Jalan Kyai Mursalin yang sebelumnya bernama Jalan di Pulau Panggang.
  22. Jalan Habib Ali Bin Ahmad yang sebelumnya bernama Jalan di Pulau Panggang.

Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir karena alamat kendaraan di STNK terkait perubahan 22 nama jalan di Jakarta masih menggunakan nama jalan lama dan akan dilakukan penyesuaian secara bertahap.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement