Kesehatan
8 Penyebab Sering Buang Air Kecil Beserta Cara Mengatasinya

Foto Ilustrasi (Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Buang air kecil atau kencing merupakan salah satu kondisi atau proses pengeluaran urine dari kandung kemih. Umumnya, frekuensi seseorang buang air kecil dalam sehari sebanyak 4–8 kali.
Namun, terkadang seseorang ingin buang air secara berlebih. Jika demikian, kamu perlu mengetahui penyebab sering buang air kecil agar dapat diatasi dengan tepat.
Seseorang yang buang air kecil dengan frekuensi lebih dari 8 kali sehari disebut poliuria. Penyebab sering buang air kecil umumnya terjadi karena terlalu banyak minum.
Tak jarang penyebabnya berasal dari penyakit kandung kemih yang dapat memengaruhi pembentukan urine. Selain kondisi tersebut, sering buang air kecil juga dapat disebabkan oleh berbagai faktor lainnya.
Baca juga: Hentikan Gaya Hidup Tidak Sehat Demi Jaga Ginjal Berfungsi Baik
Berikut beberapa penyebab sering buang air kecil dan cara mengatasinya yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.
Daftar isi
1. Terlalu banyak minum air
Penyebab sering buang air kecil yang pertama yaitu terlalu banyak cairan. Minum air putih memang sangat penting untuk mencukupi asupan cairan tubuh. Justru terlalu banyak minum, tubuh akan meresponsnya dengan mengeluarkan banyak cairan.
Hal ini disebabkan ginjal akan mengeluarkan cairan berlebih untuk menjaga keseimbangan eletronik dalam tubuh. Jika kamu khawatir terlalu banyak minum, kamu dapat menghidrasi tubuh dengan mengonsumsi buah dan sayuran, seperti semanga dan mentimun.
2. Infeksi saluran kemih
Penyebab sering buang air kecil yang paling umum terjadi adalah infeksi saluran kemih. Saat bakteri muncul dan mengakibatkan infeksi, kandung kemih tidak dapat menampung urine seperti biasanya sehingga kamu ingin kencing terus menerus.
Ada beberapa gejala yang menandakan seseorang mengalami infeksi saluran kemih, diantaranya demam, nyeri perut bagian bawah atau pinggang, urine yang keluar hanya sedikit, urine tampak kemerahan, dan urine menimbulkan aroma menyengat.
3. Diabetes
Penyebab sering buang air kecil berikutnya yaitu diabetes. Keinginan sering buang air kecil dapat menjadi gejala awal terkena diabetes. Hal ini terjadi karena ginjal kesulitan menyaring darah dan menyerapnya sehingga gula ikut keluar bersama urine.
Penderita diabetes dapat menarik cairan lebih banyak yang dapat merangsang munculnya urine dapat lebih banyak. Dengan begitu, kamu lebih sering kencing dan lebih mudah mengalami dehidrasi.
4. Kandung kemih overaktif
Selain diabetes, penyebab sering buang air kecil juga dapat terjadi karena kandung kemih overaktif. Overactive bladder atau kandung kemih overaktif merupakan kondisi dimana seseorang sulit mengendalikan rasa ingin buang air kecil meskpiun kandung kemih belum penuh oleh urine. Tentu, kondisi akan membuat seseorang kencing dengan frekunsi lebih dari 8 kali sehari.
Bahkan, seseorang yang menderita kandung kemih overaktif akan sulit menahan kencing dan sering terbangun di malam hari hanya untuk buang air kecil.
Baca juga: 8 Cara Mengatasi Perut Kembung dengan Ampuh Secara Alami
5. Gangguan prostat
Gangguan prostat ternyata dapat menjadi penyebab sering buang air kecil. Gangguan kelenjar prostat dapat menakan saluran kemih karena prostat yang mengalami pembengkakan. Akibatnya, kandung kemih mudah berkontraksi walaupun hanya ada sedikit urine di dalamnya. Sehingga membuat penderitanya sering buang air kecil.
6. Batu ginjal
Penyebab sering buang air kecil berikutnya yaitu batu ginjal. Penderita batu ginjal dapat lebih sering buang air kecil dengan volume yang sedikit. Selain itu, ada beberapa gejala lain yang menandakan seseorang terkena batu ginjal, diantaranya mual dan muntah, sakit perut bagian bawah, terdapat darah pada urine, dan urine berubah menjadi keruh.
7. Kehamilan
Sering buang air kecil dapat dialami oleh ibu hamil. Pada masa trimester pertama, perkembangan uterus dapat menekan kandung kemih. Oleh sebab itu, dokter mengajurkan untuk melakukan senam senam Kegel secara rutin.
8. Mengonsumsi obat-obatan diuretik
Seseorang yang mengonsumsi obat-obatan diuretik bertujuan untuk mengeluarkan air dan garam dari tubuh melalui urine. Biasanya, obat ini dikonsumsi oleh penderita hipertensi untuk mengeluarkan cairan dalam tubuh. Dengan begitu, mengonsumsi obat-obatan diuretik dapat menjadi penyebab sering buang air kecil.
Cara mengatasi sering buang air kecil
Setelah mengetahui penyebab sering buang air kecil, kamu perlu mengetahui cara mengatasi sering buang air kecil. Berikut caranya:
- Minum air putih secukupnya.
- Membatasi minuman berkafein dan alcohol.
- Melatih kandung kemih.
- Menggunakan kaus kaki saat tidur.
- Melakukan senam Kegel.
- Membatasi konsumsi garam.***














