Wisata
Pelaku Wisata Prihatin, Magelang Tutup Seluruh Destinasi Wisata

Kecantikan Candi Borobudur. (Istimewa)
FAKTUALid – Meskipun disayangkan para pelaku wisata, namun Pemkab Magelang tetap mengambil kebijakan tegas, dengan menutup sementara semua destinasi wisata yang ada di wilayah tersebut, termasuk Candi Borobudur.
Sikap tegas ini diambil semata-mata agar fokus dalam memutus penyebaran covid-19 yang semakin mengganas di Jawa Tengah. Terlebih Kabupaten Magelang, kini sudah kembali masuk zona risiko tinggi atau zona merah penularan Covid-19.
“Penutupan seluruh destinasi wisata berlaku menyeluruh di Kabupaten Magelang, agar mata rantai penyebaran virus dapat diputus. Nanti kalau Kabupaten Magelang dinilai sudah aman atau masuk kembali ke zona oranye, destinasi wisat akan dibuka kembali,” kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, Senin (28/6/2021).
Menurut Nanda, penutupan sementara destinasi wisata yang ada di Kabupaten Magelang, menindaklanjuti surat edaran Gubernur Jawa Tengah dan surat edaran Bupati Magelang bahwa destinasi wisata untuk sementara ditutup, karena Kabupaten Magelang masuk zona merah.
Selain penutupan sementara destinasi wisata, Pemkab Magelang juga memberlakukan pembatasan pengunjung dan jam operasional terhadap pasar modern maupun pasar tradisional.
Untuk supermarket dan minimarket jam operasionalnya dibatasi hingga pukul 20.00 WIB dan pengunjungnya dibatasi sebesar 25 persen. Sedangkan operasional pasar tradisional sampai pukul 14.00 WIB.
“Kami juga meminta kepada Dinas Perdagangan dan Pasar untuk menutup pasar tradisional satu hari dalam sepekan. Penutupan pasar tradisional sehari dalam sepekan untuk dilakukan penyemprotan cairan disinfektan,” kata Nanda yang juga Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang..
Terpisajh, Ketua Forum Daya Tarik Wisata (DTW) Kabupaten Magelang, Edward Alfian, mengaku sangat prihatin dan menyayangkan atas keputusan penutupan sementara destinasi wisata di Kabupaten Magelang.
“Terkait penutupan, karena ini Kabupaten Magelang masuk zona merah, kami sangat prihatin. Namun, dengan penutupan ini mudah-mudahan nanti menjadi ikhtiar bersama yang kemudian nanti Magelang menjadi masuk zona hijau kembali,” kata Edward, seraya menambahkan, para pelaku wisata di Kabupaten Magelang mau tidak mau harus taat dan patuh terhadap apa yang menjadi keputusan pemerintah. (Ki Pujo Pandunung)***














