Connect with us

Hukum

Terdakwa Kasus K3 Kemnaker Menangis di Sidang, Akui Menyesal Ikuti Perintah Atasan

Diterbitkan

pada

Lanjutan sidang kasus dugaan korupsi K3 Kemnaker. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Terdakwa kasus dugaan pemerasan terkait sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan, Irvian Bobby Mahendro, terlihat emosional saat menjalani sidang pemeriksaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Dalam persidangan, Bobby—yang dikenal dengan julukan “sultan” Kemnaker—mengaku menyesal atas keterlibatannya dalam perkara tersebut. Ia bahkan sempat menangis ketika menjawab pertanyaan jaksa, terutama saat ditanya mengenai kondisi keluarganya.

Dengan suara bergetar, Bobby mengungkapkan bahwa dirinya memiliki tiga anak. Ia kemudian tertunduk dan mengusap wajahnya sebelum menyampaikan penyesalannya di hadapan majelis hakim.

Bobby menyatakan bahwa seluruh tindakan yang dilakukannya dalam kasus ini merupakan bagian dari perintah pimpinan. Ia mengaku tidak memiliki kekuatan untuk menolak instruksi tersebut pada saat kejadian berlangsung.

Selain itu, Bobby juga menyampaikan kesediaannya untuk mengungkap secara rinci aliran dana yang diterimanya dari praktik pemerasan terkait sertifikasi K3. Ia menyebut dana tersebut tidak hanya digunakan untuk kepentingan pribadi, tetapi juga dialokasikan untuk kebutuhan pimpinan dan organisasi.

Advertisement

Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan dugaan praktik korupsi dalam proses sertifikasi K3, yang seharusnya bertujuan menjamin keselamatan kerja. Proses persidangan masih akan berlanjut dengan agenda pemeriksaan lanjutan dan pendalaman aliran dana.***

Lanjutkan Membaca