Wisata
Yuk Kenali 7 Manfaat Solo Traveling, Menyehatkan dan Jadi Lebih Mandiri

Foto Ilustrasi (Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Bepergian jauh atau traveling memang kegiatan yang menyenangkan. Namun, pernah Anda memikirkan untung traveling seorang diri? Solo traveling memang dianggap membosankan dan berisiko. Di balik itu, ternyata ada manfaat solo traveling yang mungkin belum banyak diketahui.
Sebenarnya liburan bersama teman memang lebih menyenangkan dan mengasyikan. Tetapi, tak sedikit pria dan wanita belakangan ini kerap berjalan-jalan seorang diri. Keputusan tersebut terkadang memang penuh tanda tanya di dalam diri sebab sering menimbulkan rasa cemas dan takut.
Berlibur seorang diri sering dikaitkan dengan kebebasan, kesenangan tanpa kompromi, dan bertemu orang-orang baru atas kebutuhan untuk memiliki pendamping untuk berbagi pengalaman.
Baca juga: 6 Tips Solo Traveling, Dijamin Anti Ribet
Tak hanya menambahkan pengalaman dan sensasi tersendiri, ada manfaat solo traveling yang bahkan berdampak bagi kesehatan. Jika Anda masih remaja atau tergolong mudah, cobalah untuk solo traveling setidaknya satu kali seumur hidup.
Berikut beberapa manfaat solo traveling yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.
Daftar isi
1. Mengenal diri sendiri lebih dalam
Manfaat solo traveling yang pertama yaitu mengenal diri sendiri lebih dalam. Berkelana seorang diri dapat dijadikan pelajaran untuk memahami, serta membantu kepercayaan diri ketika mengambil keputusan agar tidak tergesa-gesa.
Mencoba jalan-jalan sendirian dapat lebih banyak mendengarkan kata hati. Hal ini juga bisa membantumu mencari tujuan sejati dalam hidup yang sempat Anda pertanyakan.
2. Belajar mengambil risiko

Foto Ilustrasi (Istimewa)
Seseorang yang bepergian jauh seorang diri bisa melatih dan belajar mengambil risiko. Di dalam perjalanan tentu Anda akan bertemu dengan orang asing yang tidak dikenal, bagaimana kepribadiaannya, dan sebagainya.
Bertemu dengan mereka bisa mendapatkan manfaat solo traveling dalam belajar mengambil risiko ketika berkenalan dengan orang baru yang akan Anda temui.
Jangan takut “nyasar” ketika menjelajah karena itu merupakan hal yang wajar. Bisa saja kejadian tersebut justru menjadi pengalaman seru lewat perjalanan seorang diri.
3. Melepas stres
Manfaat solo traveling berikutnya yaitu dapat melepas stres. Meski melelahkan, liburan atau traveling secara ilmiah terbukti bisa menurunkan tingkat stres secara signifikan.
Sebuah studi menunjukkan bahwa tiga hari setelah pulang berlibur, orang tersebut melaporkan berkurangnya rasa cemas, kualitas istirahat meningkat, suasana hati pun membaik. Kendati liburan telah usai, manfaat ini cenderung bisa bertahan selama berminggu-minggu setelahnya.
4. Menurunkan risiko depresi

Foto Ilustrasi (Istimewa)
Menurut sebuah penelitian yang dilakukan Klinik Marshfield di Wisconsin, AS, memaparkan bahwa wanita yang berlibur setidaknya 2 kali setahun cenderung tidak menderita depresi dan stres kronis ketimbang wanita yang berlibur kurang dari sekali setiap 2 tahun.
Baca juga: Perhatikan, Ini 7 Tips Mengatasi Overpacking saat Bepergian
5. Lebih mudah berteman dengan orang baru
Selain menurunkan risiko depresi, manfaat solo traveling lainnya adalah lebih mudah berteman dengan orang baru. Bepergian sendiri bisa meningkatkan keinginan mencari teman baru selama perjalanan.
Hal tersebut bisa menguntung dalam berinteraksi dengan orang-orang lokal dan menjalin pertemanan baru menjadi lebih mudah. Semisal Anda traveling ke luar negeri, penduduk lokal akan lebih tertarik dengan orang asing dan mungkin mereka akan membantu Anda agar bisa lebih terbuka.
Lebih banyak tempat baru yang bisa di eksplor, akan lebih banyak juga orang-orang baru yang bisa Anda kenal. Namun, di beberapa tempat atau negara memang ada warga lokal yang mengincar turis asing sebagai target pencurian. Jadi, tetaplah berhati-hati jka memutuskan untuk solo traveling.
6. Lebih mandiri
Tanpa disadari, manfaat solo traveling juga dapat membuat Anda menjadi lebih mandiri. Pasalnya, Anda mengurus segala apapun seorang diri, mulai dari transportasi, penginapan, destinasi wisata, hingga soal makanan.
Hal positif ini bisa membuat Anda tidak bergantung kepada orang lain karena kemandirian sudah terlatih dan terbentuk. Dengan begitu, lebih mudah untuk menyadari bahwa diri sendiri bisa hidup tanpa bergantung dengan orang.
7. Efek positif terhadap psikis

Foto Ilustrasi (Istimewa)
Manfaat solo traveling yang terakhir adalah efek positif pada psikis. Perusahaan wisata Trafalgar membuat sebuah studinya menyebut 57 persen wanita yang melakukan solo traveling melaporkan perasaan bahwa secara pribadi mereka lebih kuat dan lebih terinspirasi, yang dikutip dari Health.
Dalam testimoni tersebut terdapat kegembiraan tersendiri saat menjelajah tempat baru seorang diri. Keputusan ini membuat pelaku solo traveling merasa lebih bebas, mandiri, dan meraih pencapaian tertentu. Ada pula yang secara psikis lebih matang.
Menurut survei yang dilakukan oleh British Airways, 50 persen wanita dari berbagai belahan dunia telah mencoba solo traveling, dan 75 persen wanita merencanakannya untuk melakukannya dalam beberapa tahun ke depan.***














