Kesehatan
6 Cara Mencegah dan Mengatasi Dehidrasi Saat Panas Terik yang Ampuh

Foto Ilustrasi (Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Ketika cuaca panas dan terik, tubuh akan lebih mudah terdehidrasi, terlebih jika aktivitas cukup padat. Kondisi ini tentu akan membuat Anda sangat mudah mengalami dehidrasi. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui cara mencegah dehidrasi saat cuaca panas dan terik yang efektif.
Indonesia merupakan negara yang memiliki iklim sehingga cenderung memiliki cuaca yang panas. Hawa panas tersebut salah satu penyebab banyak orang mengalami dehidrasi. Cairan tubuh memainkan peran penting bagi tubuh.
Seseorang yang mempunyai aktvitas padat bisa membuat cairan tubuh akan berkurang dalam jumlah banyak. Apalagi jika aktivitas tersebut dilakukan di bawah terik matahari. Bila dehidrasi atau kekurangan cairan, mulut Anda akan terasa kering, konsentrasi bisa terganggu, dan tubuh jadi lemas.
Baca juga: Awas Panas Terik akan Sampai Pertengahan Mei, Jangan Sampai Dehidrasi
Ada sejumlah tanda seseorang mengalami dehidrasi, yakni haus dan lapar, jarang buang air kecil, merasa sangat lelah dan mengantuk, kulit kering, bau mulut, serta pusing dan berkunang-kunang. Sebelum hal tersebut terjadi, sebaiknya terapkan cara mencegah dehidrasi saat cuaca panas dan terik di siang hari.
Berikut beberapa cara mencegah dehidrasi saat cuaca panas dan terik yang telah faktualid.com rangkum dari hellosehat dan sumber lainnya.
Daftar isi
1. Cukupi asupan cairan

Foto Ilustrasi (Istimewa)
Cara mencegah dehidrasi saat cuaca panas dan terik yang pertama yaitu mencukup asupan cairan. Memperbanyak minum air putih bisa menjadi kunci utama dalam mencegah dehidrasi. Dianjurkan untuk mencukupi asupan cairan harian setidaknya 8 gelas atau 2 liter air per hari.
Selain itu, pilih air yang suhunya normal, tidak terlalu panas atau terlalu dingin. Pasalnya, air panas yang diminum bisa memicu keluarnya lebih banyak keringat.
Sedangkan air dingin memang menyegarkan namun bukan pilihan yang tepat kerena tubuh akan memaksa penurunan suhu dengan cepat sehingga tidak baik untuk kesehatan. Ketika beraktivitas di saat matahari sedang terik, lebih baik minum air dengan suhu normal alias sejuk guna terhindar dari dehidrasi.
2. Ketika haus, segera minum

Foto Ilustrasi (Istimewa)
Segera minum saat haus bisa menjadi cara mencegah dehidrasi saat cuaca panas dan terik. Menunda minum air ketika haus akan menaikkan risiko mengalami dehidrasi. Tak hanya minum, segara hentikan aktivitas agar Anda tidak mengalami dehidrasi.
Usahakan minum air putih setiap 1 atau 2 jam sekali untuk mencegah dehidrasi saat cuaca panas. Bila sering lupa, manfaatkan alarm di smartphone sebagai pengingat.
3. Periksa warna urin
Cara mencegah dehidrasi saat cuaca panas berikutntnya yaitu memerisa urin. Meski dianjurkan banyak minum air, bukan berarti Anda boleh minum air secara berlebihan. Semua hal berlebih akan tidak terbaik, termasuk dalam konteks ini.
Jika minim air putih terlalu banyak, hal ini bisa menghambat aktivitas meski sudah berhasil mencegah dehidrasi di tengah cuaca panas. Untuk memastikannya, perhatikan urine yang keluar saat uang air kecil.
Baca juga: 7 Cara Menghindari Dehidrasi Saat Puasa, Kuat Sampai Magrib!
Apabila warnanya jernih, tandanya kebutuhan cairan Anda tercukupi dengan baik. Sedang, jika urin berwarna kuning pekat, Anda harus meningkatkan asupan cairan segara mungkin.
4. Makan buah dan sayur yang banyak air

Foto Ilustrasi (Istimewa)
Selain memeriksa urin, cara mencegah dehidrasi saat cuaca panas dan terik lainnya adalah mengonsumsi buah dan sayur yang mengandung banyak air. Makanan jenis ini bisa membuat Anda terbebas dari dehidrasi saat cuaca sedang terik.
Buah dan sayur tersebut dianataranya semangka, jeruk, mentimun, melon, belimbing, nanas, bayam, dan lainnya. Tak kandungan airnya, buah tersebut juga mengandung kalori. Alhasil, makanan diatas bisa juga menyumbang energi yang mendukung aktivitas Anda.
5. Batasi minum kafein

Ilustrasi kopi (Foto: Istimewa)
Saat cuaca diluar sedang terik dan panas, hindari mengonsumsi kafein seperti kopi, teh, atau minuma bersoda. Sebab, kafein bersifat diuretik sehingga dapat merangsang pembuangan urine dan membuat Anda lebih sering buang air kecil.
Anda tidak hanya akan lebih sering ke toilet setelah mengonsumsi kopi, namun juga akan mengalami dehidrasi karena cairan tubuh keluar terus menerus. Tentunya juga akan membuat Anda semakin merasa haus. Maka dari itu, hindari sebisa mungkin atau batasi mengonmsumsi minuman berkafein.
6. Gunakan perlangkapan yang mendukung

Foto Ilustrasi (Istimewa)
Cara mencegah dehidrasi saat cuaca panas dan terik yang terakhir adalah menggunakan perlengkapan yang mendukung. Ini perlu diperhatikan bagi Anda yang beraktivitas di bawah sinar matahari. Cobalah untuk memakai tabir surya sebagai pelindung kulit sesering mungkin.
Gunakan juga perlengkapan tambahan, seperti payung atau topi untuk mengurangi paparan sinar matahari yang menimbulkan sensasi panas di kulit yang menyebabkan Anda berkeringat. Dengan begitu, ini bisa meminimalisir terjadi dehidrasi selama beraktivitas.
Itulah beberapa cara mencegah dehidrasi saat cuaca panas dan terik. Jika Anda mengalami tanda-tanda diatas, sebaiknya segera minum air putih.***














