Connect with us

Nusantara

Masjid Nasional Al Akbar Lakukan Penyembelihan Hewan Kurban Mulai Senin Besok

Avatar

Diterbitkan

pada

Masjid Nasional Al Akbar di Surabaya

FAKTUAL-INDONESIA: Masjid Al Akbar Surabaya baru akan melakukan pemotongan herwan kurban Senin (11/7/2022), mulai pukul 06.00 besok.

Selain dari jamaha, hewan kurban itu juga diperoleh dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak.

Menurut Humas Masjid Al Akbar Surabaya, Helmy M Noor, pemotongan itu nantinya akan melibatkan juru sembelih dari Juleha (Juru Sembelih Halal) dan pekerja rumah potong hewan.

“Tahapan penyembelihan terdiri atas transit hewan kurban, pemotongan, pencacahan, pengemasan dan distribusi,” ujarnya, Minggu (10/7/2022).

Rencananya, dagign kurban itu akan didistribusikan berdasarkan data pengajuan dari kelurahan sekitar Masjid Al Akbar serta pengajuan lembaga sosial yang sudah diverifikasi. Panitia tidak membagikan daging kurban di masjid, melainkan langsung dikirim ke penerima.

Advertisement

Sapi kurban dari Presiden Jokowi berjenis Simental dengan berat 1,2 ton, poel 1 pasang, tinggi pundak 151 sentimeter, panjang badan 187 sentimeter dan lebar dada 256 sentimeter.

Sapi kurban dari Gubernur Khofifah juag berjenis Simental, berwarna merah, umur 5 tahun, berat badan 1.050 kilogram, tinggi gumba 160 sentimeter, panjang badan 195 sentimeter, lingkar dada 231 sentimeter.

Demikian pula dengan sapi kurban Wakil Gubernur Emil Dardak adalah Simental, warna merah, umur 2,5 tahun, berat badan 950 kilogram, tinggi gumba 147 sentimeter, panjang badan 180 sentimeter dan lingkar dada 217 sentimeter.

Terkait penyembelihan hewan kurban, Pihaknya sudah mengatur sedemikain rupa agar penangananan hewan kurban itu benar-benar maksimal. Untuk mencegah agar hewan tidak stres misalnya, lokasi transit hewan sengaaj dibuat terpisah dengan pemotongan dan pencacahan terpisah.

Sementara, jeroan hewan kurban juga akan dibersihkan/dimasak di lokasi yang berbeda, dan bukan di sungai. Sedangkan limbah hewan akan diproses menjadi kompos untuk menyuburkan tanaman di sekitar Masjid Al Akbar.***

Advertisement

Lanjutkan Membaca