Home NasionalIbu Kota Konsisten Jalankan Pemerintahan yang Bersih, Wagub DKI Dukung KPK Telisik Formula E

Konsisten Jalankan Pemerintahan yang Bersih, Wagub DKI Dukung KPK Telisik Formula E

oleh Bambang

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA: Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mendukung inisiatif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pengumpulan bahan dan keterangan dari Pemprov DKI tentang rencana penyelenggaraan Formula E.

Dukungan itu sebagai konsistensi Pemprov DKI Jakarta dalam menjalankan pemerintahan yang bersih. “Itu berarti dukungan konsistensi Pemprov DKI Jakarta terhadap pemberantasan korupsi, termasuk dukungan kepada KPK, kita ingin membangun pemerintahan yang bersih yang baik dan juga dukungan terhadap penegakan hukum,” ucap Wagub Ariza, di Balai Kota Jakarta, Selasa (9/11/2021).

Menurut Ariza, dirinya menegaskan jika segala kegiatan yang dilakukan Pemprov DKI sudah sesuai dengan ketentuan dan undang-undang yang berlaku. Ini juga terjadi pada rencana menggelar balap Formula E.

“Yakinlah berbagai kegiatan yang dilaksanakan di Pemprov diatur dan dikerjakan sesuai dengan aturan dan ketentuan undang-undang yang ada,” tegas Wagub Ariza.

Serahkan Dokumen ke KPK

Sementara itu, anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta, Bambang Widjajanto berharap tidak ada gonjang ganjing terkait rencana Formula E. Harapan itu disampaikan seusai menemani dua perwakilan Pemprov DKI menyerahkan dokumen berkaitan Formula E ke KPK.

“Sebenarnya kita menginginkan tidak ada lagi gonjang-ganjing mengenai Formula E. Hanya kita tidak masuk ke dalam pokok perkara, biar KPK (yang bekerja),” tutur Bambang.

Bambang yang pernah menjabat sebagai Pimpinan KPK itu mengatakan, dari ratusan lembar dokumen yang diserahkan, dirinya meyakini segala bukti setiap kegiatan Formula E tercatat dengan baik, dan dapat menjadi dasar bahwa rencana tersebut merupakan langkah yang tidak menyalahi aturan.

Ditambahkan Bambang, apa yang menimpa Pemprov DKI sedianya menjadi contoh bagi seluruh pemerintahan di Indonesia agar bertanggung jawab atas segala kegiatan.

“Kita mau bikin tradisi baru. Tradisi baru bahwa government itu harus betul-betul bertanggung jawab terhadap proses yang harus dilakukan, jadi kita kasih semua dokumen itu,” kata Bambang. “Jadi supaya tidak ada yang ditutup-tutupi. Kita tidak mau juga ada hengki pengki, dan yang dateng sendiri adalah inspektur, ini tradisi baru yang harus diperkenalkan dan ditunjukkan kita mau bangun tradisi itu,” jelasnya. ****