Home LifestyleKesehatan Tiga dari Empat Wanita Diperkirakan Menderita Fibroid

Tiga dari Empat Wanita Diperkirakan Menderita Fibroid

oleh Darto Darto

Foto: Istimewa

FAKTUAL-INDONESIA: Tiga dari empat wanita diperkirakan menderita fibroid. Penyakit ini ada baiknya untuk diketahui agar tidak memicu kecemasan yang betlebihan.

Fibroid adalah pertumbuhan sel yang tidak normal pada rahim (uterus). Fibroid yang juga dikenal dengan nama fibroid uterus, miom, fibromiom, fibro leiomiom, atau leiomiom uteri, cukup umum terjadi.

Meskipun fibroid merupakan kondisi yang tidak berpotensi kanker, dan kemungkinan kondisi ini untuk berujung pada kanker (leiomiosarkoma) sangat kecil, kondisi ini dapat menimbulkan banyak masalah seperti pembengkakan perut, nyeri pada saat datang bulan, masalah kemih, bahkan dapat mencegah kelahiran normal.

Fibroid, seperti dikutip dari docdoc.com, dapat berukuran sangat kecil hingga sulit untuk dilihat oleh mata telanjang, atau berukuran sangat besar hingga dapat merusak bentuk uterus. Merupakan hal yang normal bagi fibroid untuk berubah ukuran. Beberapa bahkan dapat membesar dan mengecil dengan cepat. Bahkan ada kemungkinan fibroid menghilang tanpa penanganan dokter sama sekali.

Terdapat empat jenis fibroid yang berbeda:

Fibroid subserosa – Jenis ini tumbuh di luar dinding rahim
Fibroid submukosa – Jenis ini tumbuh di bawah permukaan rahim namun dapat tumbuh menjalar hingga ke rahim
Fibroid miometrial – Jenis ini dapat ditemukan pada dinding otot rahim
Fibroid pedunkulata – Jenis ini tumbuh di luar rahim, namun menempel pada tangkai atau dasar rahim.

Fibroid sebagian besar terbentuk dari timbunan serat otot padat, namun penyebab sebenarnya dari kondisi ini belum dapat dipastikan. Kondisi ini berkembang setelah masa pubertas, dan pertumbuhannya tergantung pada kadar estrogen. Para wanita dengan kadar estrogen yang tinggi biasanya memiliki fibroid yang lebih besar, namun ketika jumlah estrogen menurun, maka ukuran fibroid juga akan mengecil.

Biasanya fibroid akan menghilang setelah kehamilan karena ukuran rahim akan kembali seperti sediakala.

Satu atau lebih fibroid dapat tumbuh di rahim. Jika terdapat terlalu banyak fibroid, maka kondisi ini disebut leiomiomatosis rahim yang menyebar.

Penyebab Munculnya Fibroid

Penyebab pasti dari munculnya fibroid belum diketahui. Sebagian ahli percaya bahwa kondisi ini disebabkan oleh kelainan genetik, kejanggalan pada sistem pembuluh darah/vaskular, respon beberapa jaringan terhadap cedera, dan beberapa protein yang berpengaruh pada tingkat perkembang-biakan sel.

Riwayat keluarga juga merupakan salah satu faktor karena fibroid biasanya tumbuh pada anggota dalam satu keluarga. Ras juga dapat menjadi salah satu faktor. Diketahui bahwa para wanita di Afrika lebih beresiko terkena tumor jenis ini dibandingkan para wanita dari ras lainnya.

Gejala yang paling umum ditemukan adalah:

Konstipasi/Sembelit
Sering buang air kecil
Nyeri pada saat datang bulan yang berlangsung selama tujuh hari atau lebih
Pendarahan yang hebat saat datang bulan
Nyeri pada tulang pinggang
Sulit buang air kecil
Nyeri pada kaki dan punggung
Tekanan pada dubur
Sulit buang air besar
Perut kembung
Nyeri saat berhubungan badan
Fibroid juga dapat mengganggu kehamilan. Beberapa orang percaya bahwa fibroid adalah salah satu penyebab ketidaksuburan. Para wanita yang memiliki fibroid juga dapat mengalami masalah saat kehamilan karena kondisi ini dapat menyebabkan keguguran. Fibroid juga dapat mengganggu kelahiran. Jika ukuran fibroid terlalu besar, maka bedah caesar akan sangat dianjurkan untuk dilakukan.

Fibroid biasanya diketahui pada pemeriksaan bagian dalam vagina, setelah pemeriksaan menggunakan gelombang suara ultrasonik atau pengambilan gambar memastikan keberadaan fibroid.

Kebanyakan kasus fibroid tidak memerlukan pengobatan, karena mereka tidak menimbulkan masalah atau menimbulkan gejala apapun. Beberapa bahkan dapat hilang tanpa penganganan dokter.

Jenis fibroid yang memerlukan pengobatan adalah jenis yang menimbulkan masalah atau gejala. Fibroid jenis ini dapat diatasi menggunakan beberapa jenis pengobatan atau pembedahan. Dokter Anda akan memberikan beberapa jenis obat atau merujuk Anda untuk menemui dokter bedah jika memerlukan pembedahan. Jenis pengobatan yang paling umum adalah:

Obat-obatan yang dapat meredakan gejala-gejala fibroid antara lain obat antiperadangan, asam traneksamat, pil kontrasepsi dengan diminum, atau sistem levonorgestrel intrauterin, sebuah alat yang dipasang pada rahim yang berfungsi sebagai alat kontrasepsi.

Beberapa jenis obat-obatan juga dapat membantu mengecilkan fibroid. Salah satunya adalah analog GnRH (gonadotrophin-releasing hormone). Jenis obat ini mengurangi kadar estrogen dalam tubuh sehingga ukuran fibroid dapat dipaksa untuk menjadi lebih kecil. Akan tetapi, menurunnya kadar estrogen dalam tubuh dapat memicu keropos tulang atau gejala-gejala mati haid.***

Tinggalkan Komentar