Home LifestyleKesehatan Asam Lambung Perlu Dikendalikan Kadarnya demi Minimalisasi Gangguan Kesehatan

Asam Lambung Perlu Dikendalikan Kadarnya demi Minimalisasi Gangguan Kesehatan

oleh Darto Darto

Foto: Istimewa

FAKTUAL-INDONESIA: Asam lambung sedungguhnya adalah salah satu zat yang punya peran penting dalam proses pencernaan.

Namun, kadar asam lambung harus dijaga agar selalu berada pada porsi yang tepat. Jika kadar asam lambung naik, berbagai masalah kesehatan bisa timbul.

Naiknya asam lambung menyebabkan rasa nyeri pada ulu hati atau ada sensasi terbakar di dada sampai ke tenggorokan.

Kondisi ini tak jarang turut dibarengi dengan rasa mual dan ingin muntah, serta rasa asam di dalam mulut.

Selain itu, gejala lain yang dapat mengiringi asam lambung naik adalah:

– Ketidaknyamanan perut bagian atas, hingga rasa sakit di bawah tulang rusuk
– Sensasi seperti rasa terbakar pada area dada hingga kerongkongan
– Mual dan kadang disertai muntah, berlangsung 24 hingga 48 jam
– Kehilangan selera makan
– Perut terasa begah dan kembung karena penumpukan gas
– Perut kram
– Muntah darah atau hematemesis (meski jarang terjadi, tapi bisa terjadi dalam kondisi yang kronis)
– Perasaan gelisah, berkeringat, seperti sesak dan peningkatan detak jantung

­

Cara Mengatasi Asam Lambung Nsik

Perubahan gaya hidup dan pola makan, tentunya ke arah yang lebih  sehat, menjadi jalan untuk mengatasi masalah asam lambung. Rinciannya sebagai berikut:

1. Hindari Porsi Makan yang Terlalu Banyak

Mulailah konsumsi makanan dalam porsi sedikit dan tekstur yang lembut serta tidak bersifat iritatif, setelah ‘serangan’ asam lambung dimulai. Kemudian, lanjutkan dengan membiasakan diri makan secara teratur serta lebih sering frekuensinya, yaitu 4-6 kali sehari dalam porsi yang kecil.

2. Minum Air Putih

Air putih sangat dibutuhkan untuk menyeimbangkan kadar pH sehingga usus bekerja lebih cepat dalam proses pengosongan lambung. Jadi, perbanyaklah konsumsi air putih ketika asam lambung kambuh.

3. Turunkan Berat Badan

Seperti disebutkan di atas, obesitas adalah salah satu pencetus asam lambung. Jadi, kalau kelebihan berat badan atau bahkan obesitas, segera turunkan berat badan.

4. Tarik Nafas Dalam-dalam

Saat bernapas, cobalah menarik oksigen dalam-dalam. Kadar udara yang masuk dapat dikontrol dengan menarik napas panjang atau secara dalam. Kadar udara ini dapat menguatkan otot-otot yang berada di bawah tenggorokan, sehingga dapat mengurangi risiko naiknya asam lambung.

5. Jangan Langsung Tidur Setelah Makan

Orang tua sering tidak memperbolehkan tidur setelah makan. Ternyata, itu memang berguna untuk mengatasi asam lambung. Lebih baik berdiri setelah makan agar tetap dapat mengontrol keberadaan makanan pada lambung dan jumlah produksi asam lambung.

Praktisi kesehatan pun kerap menganjurkan untuk tidak langsung dalam posisi tidur, paling tidak 2 atau 3 jam setelah makan. Hal ini berhubungan dengan efek gravitasi, di mana dapat membantu menghindari risiko asam lambung meningkat.

6. Mengunyah Permen Karet

Mengunyah permen karet dapat pula mengatasi asam lambung. Dalam sebuah penelitian, mengunyah permen karet ternyata dapat merangsang laju pelepasan air liur yang mengakibatkan zat asam yang terakumulasi pada lambung akan dinetralisasi.

7. Konsumsi Protein dan Hindari Lemak

Makanan tinggi protein dapat meningkatkan tekanan sfingter (otot dengan bentuk seperti cincin yang berfungsi menutup jalur atau bukaan pada tubuh) esofagus bawah dalam menekan asam lambung. Ini menyebabkan refluks ke tenggorokan tidak terjadi. Sementara itu, jika mengonsumsi makanan berlemak, yang terjadi justru sebaliknya.

8. Hindari Kafein, Alkohol dan Rokok

Berhentilah konsumsi kafein (teh dan kopi), alkohol, dan rokok selama terdapat gejala asam lambung. Jika sangat bergantung pada kafein, coba kurangi porsi harian yang dikonsumsi. Hindari juga minum kopi dalam keadaan perut kosong, karena akan memperparah keadaan lambung.

9. Hindari Konsumsi Produk yang Mengiritasi Lambung

Hindari semua produk yang mengandung obat antiinflamasi. Obat pereda nyeri atau produk lain (seperti beberapa obat flu) yang mengandung aspirin, ibuprofen, naproxen, atau apa yang disebut NSAID bisa memperburuk keadaan lambung..

10. Hindari Makanan yang Bersifat Iritan

Beberapa makanan yang bersifat iritan—seperti makanan pedas, terlalu berlemak, digoreng, asam, dan bersantan. Sebaiknya hindari  saja karena dapat memicu asam lambung.

11. Cobalah untuk Meminimalkan Stres

Menurut sebuah penelitian, tingkat stres dapat secara signifikan meningkatkan sekresi asam lambung. Jika stres adalah penyebab naiknya asam lambung, coba cari tahu apa sumber stres dan lakukan sesuatu untuk menguranginya.***