Lifestyle
6 Gaya Hidup yang Memengaruhi Kesuburan, Perhatikan Mulai Sekarang

foto ilustrasi: istimewa
FAKTUAL-INDONESIA: Penting bagi pasangan untuk memperhatikan gaya hidup yang memengaruhi kesuburan, terutama jika kamu dan pasangan berencana untuk memiliki keturunan. Seperti yang kamu ketahui, pasangan dengan infertilitas akan sulit untuk melakukan program hamil. Jadi, hal ini sangan tidak boleh disepelekan.
Dikutip dari Amarican Academy of Family Physicians, infertilitas yaitu pasangan suami istri yang tidak dapat hamil setelah 1 tahun berhubungan seksual tanpa kontrasepsi.
Menurut Shanty Olivia Jasirwan. Sp. OG-KFER seorang Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Fertilitas, menurut beberapa penelitian, gaya hidup yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko gangguan kesuburan yang mempersulis pasangan untuk memperoleh keturunan.
Dikutip dari jurnal Reproductive Biology Endocrinology, faktor gaya hidup dapat memengaruhi kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan, termasuk kesuburan.
Berikut beberapa gaya hidup yang memengaruhi kesuburan yang sudah faktualid.com lansir dari orami.co.id.
Daftar isi
1. Merokok
Gaya hidup yang memengaruhi kesuburan pertama adalah merokok. Kebiasaan merokok tidak hanya berdampak buruk pada kesuburan, namun juga tidak baik untuk kesehatan secara umum, bagi wanita maupun pria.
Pada pria, merokok dapat menyebabkan produksi sperma menurun, motilitas (pergerakan sperma) dan morfologi (bentuk sperma) yang normal.
Selain itu ada juga efek terhadap kerusakan DNA (materi genetik) sperma. Sedangkan pada wanita, kandungan pada rokok selain dapat mengacaukan hormon, juga dapat memngaruhi kualits sel telur.
2. Menunda Usia Menikah dan Hamil pada Wanita
Gaya hidup yang memengaruhi kesuburan kedua adalah menunda usia menikah dan hamil pad wanita. Munculnya tren usia pernikahan atau kehamilan demi alasan mengejar karir yang belakangan ini cukup marak, merupakan salah satu penyebab sulitnya pasangan suami istri untuk memiliki keturunan.
Dalam American Pregnancy Association, peningkatan infertilitas mungkin disebabkan karena lebih banyak wanita menunda berkeluarga hinggas aat kesehatan reproduksi mereka mulai menurun.
Menurut dr. Shanty, Kesuburan wanita akan menurun sesuai dengan bertambahnya usia, Terutama usia diatas 37 tahun, ketika kuantitas dan kualitas sel telur menurun cepat dan akan merosot drastis, hingga akhirnya menopause.
Dilansir dari Medical Journal of Indonesia, akan terjadi perlambatan kemampuan untuk hamil pada usia 35 tahun. Wanita berusia 40 tahun atau lebih, kemungkinan kehamilan justru berkurang 50 persen setiap tahunnya.
3. Olahraga Berlebihan
Gaya hidup yang memengaruhi kesuburan ketiga adalah olahraga berlebihan. Aktivitas fisik memiliki dampak positif terhadap kesuburan, terutama dengan seseorang yang memiliki berat badan berlebih.
Namun, olahraga berlebihan ternyata termasuk dalam gaya hidup yang dipengaruhi oleh tingkat kesuburan. Ada efek negatif terhadap keseimbangan energi pada tubuh sehingga dapat memengaruhi sistem reproduksi.
Baca juga: 8 Cara Mengatasi Lemas Saat Berhubungan Intim, Pria Wajib Tahu!
4. Stres Psikologis
Gaya hidup yang memengaruhi kesuburan keempat adalah stres psikologis. Meskipun secara ilmiah masih belum terbukti secara kuat, stres psikologis dikatakan dapat memengaruhi kesehatan reproduksi dan berakibat buruk pada kesuburan.
Dalam Journal of Reproductive and InfantPsychology, stres psikologis seperti gangguan kecemasan atau depresi, memengaruhi 30 persen wanita yang menghadiri klinik infertilitas, kemungkinan karena diagnosis dan perawatan infertilitas.
Baca juga: 7 Fakta Tentang Stres Yang Jarang Diketahui
5. Konsumsi Kafein Berlebihan
Gaya hidup yang memengaruhi kesuburan kelima adalah konsumsi kafein berlebihan. Menurut dr. Shanty, konsumsi kafein yang berlebihan dapat memengaruhi fungsi reproduksi wanita dengan mengganggu fungsi ovulasi dan perubahan kadar hormon.
Sebagau upaya untuk menjaga gaya hidup yang dapat memengaruhi kesuburan, Mayo clinic menyarankan untuk membatasi asupan kafein sebanyak 1 hingga 2 kopi dalam sehari.
Baca juga: 6 Efek Sering Berhubungan Seksual, Hentikan Mulai Sekarang!
6. Kebiasaan Konsumsi Alkohol
Gaya hidup yang memengaruhi kesuburan terakhir adalah kebiasaan konsumsi alkohol. Dilansir dari Your Fertility, minum alkohol dapat menyebabkan impotensi, mengurangi gairah seks, dan kinerja seksual, serta memengaruhi kualitas sperma.
Konsumsi alkohol juga memiliki efek yang bervariasi terhadap kesuburan wanita. Efeknya antara lain, menurunnya angka penempelan janin pada rahim, meningkatnya angka keguguran dan kematian janin, hingga perkembangan embrio yang abnormal.***














