Kesehatan
Ada Tiga Varian Virus Covid-19 di Indonesia, Terbanyak Kasus Delta

Ilustrasi varian Delta. (ist)
FAKTUALid – Varian virus Covid-19 yang ditemui di penyintas saat terjadi ledakan kasus ada tiga.
Hal tersebut dikatakan juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. Hingga kini, tuturnya, sudah ditemukan tiga jenis variant of concern (VoC) yaitu varian Alpha, Beta, dan varian Delta.
Total varian Beta di Indonesia, ujarnya, 17 kasus, disusul varian Alpha yang sudah mencapai 64 kasus, dan paling banyak mendominasi hampir di seluruh provinsi Indonesia adalah varian Delta dengan 2.240 kasus.
Sementara lima jenis vaksin Covid-19 di Indonesia, tuturnya, pada umumnya dikembangkan dengan varian asli yang pertama kali diidentifikasi di Wuhan.
Maka dari itu, ucapnya, masih ada kemungkinan efikasi vaksin menurun saat melawan varian baru Corona.
“Meski menurun, masyarakat tidak perlu khawatir khususnya pada kelima jenis vaksin yang telah digunakan di Indonesia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menegaskan bahwa standar vaksin dengan kemampuan membentuk kekebalan yang baik ialah yang memiliki efikasi atau efektivitas di atas 50 persen,” kata Prof Wiku dalam konferensi pers, Kamis (2/8/2021).
Wiku kemudian mengingatkan untuk tidak berpuas diri dengan cakupan vaksinasi 70 persen. Dengan adanya varian baru Corona, lebih baik mencapai total vaksinasi di atas 70 persen untuk memastikan herd immunity atau kekebalan kelompok benar-benar terbentuk.
Berikut rangkuman efektivitas vaksin Covid-19 di Indonesia melawan varian baru Corona:
– Varian original (Wuhan)
Lima jenis vaksin Covid-19 di Indonesia terbukti ampuh melawan varian virus asli yang pertama kali diidentifikasi di Wuhan, dengan efikasi di atas 50 persen, ambang batas Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), masing-masing Vaksin Sinovac, Vaksin AstraZeneca, Vaksin Sinopharm, Vaksin Moderna, Vaksin Pfizer.
– Varian Alpha
Tiga dari lima jenis vaksin Covid-19 di Indonesia terbukti mampu melawan Covid-19 varian Alpha dengan efikasi di atas 50 persen. Berikut daftarnya: Vaksin AstraZeneca, Vaksin Moderna, Vaksin Pfizer.
Adapun vaksin Covid-19 yang masih butuh studi lanjutan terkait efektivitasnya meliputi: Vaksin Sinovac, Vaksin Sinopharm.
– Varian Beta
Tiga dari lima jenis vaksin Covid-19 di Indonesia terbukti mampu melawan Covid-19 varian Beta dengan efikasi di atas 50 persen. Berikut daftarnya: Vaksin AstraZeneca, Vaksin Moderna, Vaksin Pfizer.
Sementara vaksin Covid-19 yang masih butuh studi lanjutan terkait efektivitasnya meliputi: Vaksin Sinovac, Vaksin Sinopharm.
– Varian Delta
Ada dua di antara lima jenis vaksin Covid-19 di Indonesia terbukti ampuh melawan varian Delta di Indonesia yaitu Vaksin AstraZeneca dan Vaksin Pfizer.
Vaksin Covid-19 yang masih butuh studi lanjutan efektivitasnya pada varian Delta adalah: Vaksin Sinovac, Vaksin Moderna.
Vaksin Covid-19 yang masih diteliti untuk varian Delta yaitu Vaksin Sinopharm dan Varian Gamma.
Baru ada satu vaksin Covid-19 yang terbukti ampuh melawan varian Gamma di Indonesia yaitu vaksin Sinovac.
Masih butuh studi lebih lanjut: Vaksin AstraZeneca, Vaksin Moderna, Vaksin Pfizer.
Masih menunggu hasil studi: Vaksin Sinopharm.***














