Internasional
Serangan Terbaru, Amerika Gempur Peluncur Rudal Iran di Pulau Larak, Garda Revolusi Bersumbah Membalas

Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan terbaru terhadap Iran dengan menggempur peluncur rudal Iran di Pulau Larak. (Foto: Istimewa)
FAKTUAL INDONESIA: Pasukan Amerika Serikat (AS) menyerang dua peluncur rudal Iran di Pulau Larak, dalam aksi militer pertama terbaru dalam lebih dari sebulan, kata seorang pejabat AS.
Seperti dilansir ABC News, menurut seorang pejabat AS yang berbicara dengan syarat anonim, pasukan dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) terlihat bersiap meluncurkan roket dengan ranjau laut ke selat tersebut.
“Saya dapat memastikan bahwa hari ini pasukan AS menyerang dua peluncur Iran di Pulau Larak. Pasukan Korps Garda Revolusi Islam terlihat bersiap meluncurkan roket dengan ranjau laut ke Selat Hormuz,” kata pejabat itu, seperti dilaporkan Reuters.
Menurut seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya yang dikutip oleh Al Jazeera Arabic, pasukan AS telah membom peluncur roket dengan alasan bahwa mereka sedang bersiap untuk menembakkan rudal yang membawa ranjau laut ke arah Selat Hormuz.
IRGC mengatakan serangan itu menewaskan dan melukai sejumlah pejuang Iran dan warga sipil, dan bersumpah akan membalas dan menghukum mereka yang bertanggung jawab, dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh stasiun televisi pemerintah Iran.
Pernyataan itu mengatakan bahwa serangan tersebut akan “mengakibatkan hukuman bagi pelaku penyerangan”.
Pihak Garda tidak memberikan jumlah korban jiwa yang pasti.
Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa semua ranjau telah diledakkan atau disingkirkan dari perairan internasional Selat Hormuz dan Iran telah diberitahu bahwa setiap kapal atau perahu yang memasang ranjau baru akan dihancurkan.
Serangan terakhir AS yang diketahui terhadap Iran terjadi pada akhir Juli. Perang tersebut mencapai jalan buntu dalam beberapa pekan terakhir, dengan Washington mengancam akan menjatuhkan sanksi mahal kepada negara-negara yang mendukung Iran. ***














