Connect with us

Hukum

Uang Hasil Korupsi dan Narkotika Tempati Peringkat Teratas TPPU di Indonesia

Avatar

Diterbitkan

pada

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana. (Foto: PPATK)

FAKTUAL-INDONESIA: Uang pelaku tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang diperoleh dari hasil korupsi menempati peringkat pertama. Peringkat kedua, uang hasil transaksi illegal narkotika.

Hal itu dikatakan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana dalam pertemuan dengan editor media massa di Jakarta, Kamis (14/4/2022).

“Uang harta kekayaan yang paling besar yang dicuci di Indonesia itu tindak pidana korupsi, kedua terkait dengan tindak pidana narkotika,” ujar Ivan.

Dua dana tindak pidana yang masuk dalam kategori pencucian uang terbesar di Indonesia itu ditemukan berdasarkan hasil peta risiko National Risk Assessment (NRA). Bahkan, kata Ivan, PPATK sudah pernah mengupdate NRA Indonesia, namun hasilnya tetap sama.

“Kita ubah lagi NRA, hasilnya masih sama. Kita ubah lagi, masih sama. Kita ubah lagi, tiga kali update direview itu hasilnya masih sama. Yang lainnya mengikuti. itu adalah peta risiko kita,” ucap Ivan.

Advertisement

Jadi kalau pertanyaannya uang paling banyak yang dicuci di Indonesia itu terkait dengan apa? “Paling tidak terkait dengan dua itu ya. Selebihnya ada kejahatan kehutanan, kemudian perpajakan, perbankan, pasar modal, dan segala macam mengikuti,” tutur Ivan.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement