Ekonomi
Penjualan Tiket Kereta Nataru 2025/2026 Tembus 4,1 Juta, Mobilitas Antar wilayah Menguat

PT KAI mencatat kinerja positif selama 2025. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja positif selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Hingga Minggu, 4 Januari 2026 pukul 08.00 WIB, penjualan tiket kereta api telah mencapai 4.135.783 tiket, melampaui capaian periode Nataru 2024/2025 yang tercatat sebanyak 3.730.584 tiket.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 10,86 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, angka penjualan masih berpotensi bertambah karena penjualan tiket Nataru berlangsung hingga Minggu, 4 Januari 2026 pukul 24.00 WIB.
“Capaian tersebut tumbuh 10,86 persen dibandingkan periode Nataru 2024/2025. Angka ini masih berpotensi meningkat karena penjualan tiket masih berlangsung,” ujar Anne di Jakarta, Minggu.
Baca Juga : Tiket Kereta Api DAOP 1 Terjual 57 Persen saat Nataru
Anne menjelaskan, peningkatan penjualan didorong oleh tingginya mobilitas masyarakat antarwilayah dengan pola perjalanan yang semakin fleksibel. Data KAI menunjukkan banyak pelanggan naik dan turun di berbagai stasiun antara dalam satu lintasan perjalanan, sehingga pemanfaatan layanan kereta api menjadi lebih optimal.
“Selama masa Natal dan tahun baru, kereta api berperan sebagai penghubung mobilitas antarwilayah. Perjalanan pelanggan tersebar di berbagai stasiun, baik pada layanan jarak jauh maupun lokal,” katanya.
Baca Juga : Sebanyak 441.675 Tiket Kereta Mudik Lebaran Terjual, Segera Pesan Bagi yang Belum
Penjualan tiket kereta api jarak jauh tercatat sebanyak 3.363.058 tiket, setara 121,8 persen dari kapasitas yang disediakan sebanyak 2.761.048 tempat duduk. Sementara itu, penjualan tiket kereta api lokal mencapai 772.725 tiket, atau 103,7 persen dari kapasitas 745.056 tempat duduk.
Secara total, KAI menyediakan 3.506.104 tempat duduk selama masa Angkutan Nataru 2025/2026, dengan tingkat keterisian agregat mencapai 118,0 persen. Data harian juga menunjukkan konsistensi volume penumpang, dengan puncak pergerakan terjadi pada 28 Desember 2025 yang mencapai 269.719 pelanggan. Sepanjang periode libur, volume harian tercatat stabil di atas 200 ribu pelanggan.
Baca Juga : Tiket Kereta Api Jarak Jauh untuk Libur Nataru Mulai Bisa Dipesan 1 Desember 2025
“Pola ini mencerminkan permintaan perjalanan yang berkelanjutan,” jelas Anne.
Selain itu, program diskon tarif 30 persen untuk kereta api ekonomi komersial yang berlaku pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026 juga mendapat respons positif. Program ini mencatat penjualan 1.490.523 tiket atau sekitar 99 persen dari total kapasitas yang disediakan.
Menutup keterangannya, Anne menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas kepercayaan terhadap layanan KAI. “Setiap masukan dan kritik menjadi bagian dari evaluasi kami untuk menjaga konsistensi layanan dan meningkatkan kualitas perjalanan ke depan,” pungkasnya.***














