Connect with us

Ekonomi

Penutupan Perdagangan Akhir Oktober, Rupiah Meningkat, IHSG BEI Menguat dan Emas Antam Naik

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Penutupan Perdagangan Akhir Oktober, Rupiah Meningkat, IHSG BEI Menguat dan Emas Antam Naik

Pada penutupan perdagangan akhir bulan Oktober, Kamis (31/10/2024), rupiah dan IHSG BEI serta emas Antam kompak menguat

FAKTUAL INDONESIA: Rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dan emas batangan PT Antam seperti kompak pada penutupan perdagangan akhir Oktober, Kamis (31/10/2024).

Nilai tukar rupiah meningkat terhadap dolar Amerika Serikat (AS), IHSG BEI juga menguat dan  harga emas Antam naik.

Kurs rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat seiring pasar menunggu rilis data inflasi Amerika Serikat (AS).

Seperti dipantau dan dikutip dari antaranews.com, pada akhir perdagangan Kamis, rupiah menanjak 7 poin atau 0,04 persen menjadi Rp15.698 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.705 per dolar AS.

Baca Juga : Penutupan Perdagangan Akhir Pekan, Rupiah Menguat namun IHSG BEI Melemah, Emas Antam Stabil

“Pasar masih menantikan data penting lainnya seperti data indikator inflasi AS nanti malam dan data tenaga kerja AS versi pemerintah besok malam untuk mendapatkan petunjuk selanjutnya,” kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Kamis.

Advertisement

Ariston menuturkan data ekonomi AS yang dirilis semalam menunjukkan hasil yang beragam. Di satu sisi, data tenaga kerja versi ADP bulan Oktober 2024 menunjukkan penambahan jumlah di atas proyeksi yang artinya bagus.

Data tenaga kerja AS versi ADP mencatatkan penambahan 233 ribu perkerjaan, lebih bagus dibandingkan perkiraan 110 ribu pekerjaan.

Tapi di sisi lain, data PDB AS untuk kuartal III-2024 menunjukkan pertumbuhan di bawah ekspektasi pasar dan terlihat komponen harganya juga menurun. PDB AS pada periode tersebut hanya tumbuh sebesar 2,8 persen, lebih rendah dari perkiraan 3 persen.

Dari data-data di atas, bank sentral AS atau The Fed kemungkinan akan mengambil kebijakan pemangkasan yang lebih kecil pada rapat berikutnya di Desember 2024 sehingga masih ada peluang dolar AS untuk menguat terhadap nilai tukar lainnya termasuk rupiah, ditambah dengan sentimen lainnya seperti ketegangan Timur Tengah dan peluang kemenangan Donald Trump dalam Pemilihan Presiden AS November 2024.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis naik ke level Rp15.705 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.732 per dolar AS.

Advertisement

Dipimpin Sektor Energi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat dipimpin oleh saham- saham sektor energi.

IHSG ditutup menguat 4,16 poin atau 0,06 persen ke posisi 7.574,02. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 3,22 poin atau 0,35 persen ke posisi 921,41.

“Bursa regional Asia bergerak mixed (variatif), serangkaian informasi tampaknya menjadi fokus perhatian pelaku pasar,” sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.

National Bureau of Statistics China melaporkan indeks manufaktur meningkat menjadi 50,1 pada Oktober 2024, dari sebelumnya sebesar 49,8 pada September 2024 dan sedikit di atas ekspektasi pasar yang sebesar 50.

Advertisement

Hal tersebut menandai ekspansi pertama dalam aktivitas pabrik sejak April 2024, yang juga memberikan petunjuk bagaimana serangkai langkah-langkah stimulus oleh China untuk membalikkan perlambatan ekonomi memberikan dampak positif.

Baca Juga : Penutupan Perdagangan Senin, Rupiah Melemah, IHSG Menguat dan Emas Antam Ajeg

Selanjutnya pasar kembali perhatiannya pada Kongres Rakyat Nasional yang akan datang, yang dijadwalkan pada tanggal 4-8 November, di mana pengumuman potensial mengenai utang dan inisiatif fiskal diantisipasi.

Pelaku pasar juga bersiap untuk keputusan kebijakan Bank of Japan yang akan datang, yang diharapkan akan mempertahankan suku bunga saat ini di tengah ketidakpastian ekonomi dan politik yang sedang berlangsung.

Dari dalam negeri, investor asing semakin berinvestasi pada obligasi Indonesia, yang mana Surat berharga negara (SBN) kembali mencatatkan net inflow pada Oktober 2024, atau selama enam bulan berturut-turut, sekaligus menjadi pembelian terpanjang sejak 2017, hal ini dampak dari sinyal disiplin fiskal pada pemerintah Presiden Prabowo Subianto dan Inflasi yang terkendali, sehingga memberikan dampak minat investor asing berinvestasi di dalam negeri.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Advertisement

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat dengan sektor energi paling tinggi yaitu 1,53 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen non primer dan sektor keuangan yang masing- masing naik sebesar 0,55 persen dan 0,52 persen.

Sedangkan empat sektor terkoreksi dimana sektor barang baku turun paling dalam yaitu minus 0,41 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen primer dan sektor kesehatan yang masing-masing minus sebesar 0,24 persen dan minus 0,18 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu DKFT, SKLT, GPSO, DMMX, dan BKSW. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni BDKR, TNCA, MPOW, PYFA dan JTPE.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.386.507 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan 21,32 miliar lembar saham senilai Rp13,14 triliun. Sebanyak 294 saham naik, 285 saham menurun, dan 208 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 196,09 poin atau 0,50 persen ke 39.081,30, indeks Hang Seng melemah 63,31 poin atau 0,31 persen ke 20.317,33, indeks Shanghai menguat 13,58 poin atau 0,42 persen ke 3.279,82.

Advertisement

Sementara itu, Indeks Straits Times (Singapura) libur memperingati hari libur nasional negara tersebut.

Kembali Naik

Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia, Kamis, kembali naik ke angka Rp1.567.000 per gram, setelah sehari sebelumnya harga jual emas Antam sebesar Rp1.560.000.

Sementara, harga jual kembali (buyback) emas batangan pada Kamis turut naik ke angka Rp1.419.000 per gram.

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017.

Advertisement

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP.

PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Baca Juga : Penutupan Jumat, Rupiah Menguat terhadap Dolar AS sedang IHSG Melemah dan Emas Antam Turun

Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di laman Logam Mulia Antam pada Kamis:

-Harga emas 0,5 gram: Rp833.500

– Harga emas 1 gram: Rp1.567.000

Advertisement

– Harga emas 2 gram: Rp3.074.000

– Harga emas 3 gram: Rp4.586.000

– Harga emas 5 gram: Rp7.610.000

– Harga emas 10 gram: Rp15.165.000

– Harga emas 25 gram: Rp37.787.000

Advertisement

– Harga emas 50 gram: Rp75.495.000

– Harga emas 100 gram: Rp150.912.000

– Harga emas 250 gram: Rp377.015.000

– Harga emas 500 gram: Rp753.820.000

– Harga emas 1.000 gram: Rp1.507.600.000

Advertisement

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP.

Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22. ***

Lanjutkan Membaca
Advertisement