Otomotif
Gaikindo Bidik Penjualan Mobil 850 Ribu Unit pada 2026

Gaikindo bidik penjualan 850 ribu unit mobil tahun ini. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mematok target penjualan mobil nasional sebanyak 850.000 unit sepanjang 2026.
Proyeksi tersebut ditetapkan dengan mempertimbangkan kondisi pasar otomotif domestik serta berbagai faktor ekonomi dan kebijakan yang berpotensi memengaruhi kinerja industri.
Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara mengatakan target tersebut merupakan hasil kesepakatan internal pelaku industri otomotif. Menurutnya, angka itu bersifat fleksibel dan masih dapat disesuaikan mengikuti perkembangan situasi.
Baca Juga : Hingga Oktober 2025, Gaikindo Catat Sebanyak 635.844 Unit Mobil Terjual
“Target tahun ini kami tetapkan 850.000 unit, tetapi tetap akan kami evaluasi jika ada kebijakan baru atau perubahan signifikan di pasar,” kata Kukuh, Selasa (3/2/2026).
Ia menjelaskan, industri otomotif akan menghadapi kombinasi peluang dan tantangan sepanjang tahun. Libur panjang Hari Raya Idulfitri diperkirakan dapat mendorong minat masyarakat untuk membeli kendaraan baru, terutama untuk kebutuhan mudik dan mobilitas keluarga. Namun, periode libur tersebut juga berpotensi mengurangi hari kerja pabrik dan memengaruhi volume produksi.
Di sisi lain, Gaikindo melihat momentum positif pasca-Lebaran. Kukuh menilai rangkaian pameran otomotif serta peluncuran model dan merek baru setelah Idulfitri dapat menjadi pendorong pertumbuhan penjualan pada sisa tahun berjalan.
Baca Juga : Padukan Pameran Otomotif dan Lifestyle, Gaikindo Gelar GJAW 2023
“Setelah Lebaran, kami berharap pasar bisa kembali bergerak lebih agresif. Rentang waktunya cukup panjang, dari Maret hingga akhir tahun,” ujarnya.
Data Gaikindo menunjukkan kinerja penjualan mobil nasional masih mengalami tekanan pada 2025. Penjualan dari pabrik ke dealer (wholesales) tercatat sebanyak 803.687 unit, turun 7,2 persen dibandingkan capaian 2024 yang mencapai 865.723 unit. Sementara itu, penjualan ritel dari dealer ke konsumen mencapai 833.692 unit, atau turun 6,3 persen dari 889.680 unit pada tahun sebelumnya.
Dengan target 850.000 unit pada 2026, Gaikindo berharap industri otomotif dapat mulai keluar dari tren penurunan dan kembali mencatatkan pertumbuhan, seiring membaiknya daya beli masyarakat serta dukungan kebijakan pemerintah.***














