Olahraga
Roadmap Bridge Indonesia Menuju PON 2028, Strategi Mengembalikan Bridge ke Pekan Olahraga Nasional

Yang dibutuhkan sekarang adalah kerja bersama seluruh komunitas bridge nasional di bawah koordinasi Gabungan Bridge Seluruh Indonesia.
Oleh: Bert Toar Polii
FAKTUAL INDONESIA: Bridge pernah menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Nasional. Namun dalam beberapa edisi terakhir, cabang olahraga ini tidak selalu masuk dalam program resmi.
Padahal dari segi prestasi internasional, Indonesia termasuk salah satu negara yang cukup disegani dalam olahraga bridge. Oleh karena itu diperlukan strategi yang terencana dan sistematis agar bridge dapat kembali dipertandingkan pada PON 2028.
Berikut adalah roadmap yang realistis untuk mencapai tujuan tersebut.
______________
- Memperkuat Organisasi di Daerah (2026)
Langkah pertama adalah memperkuat struktur organisasi Gabungan Bridge Seluruh Indonesia di tingkat provinsi.
Target yang perlu dicapai:
- Minimal 30 provinsi memiliki Pengprov Gabsi yang aktif
- Setiap provinsi menyelenggarakan Kejuaraan Daerah (Kejurda) secara rutin
- Pembentukan klub bridge di tingkat kota dan kabupaten
Sebenarnya target ini hampir terpenuhi, karena jumlah Pengprov Gabsi sudah mendekati angka tersebut. Namun masih ada beberapa provinsi yang belum secara rutin menyelenggarakan Kejurda, sehingga hal ini perlu segera didorong.
Dengan organisasi daerah yang aktif, bridge akan terlihat sebagai olahraga yang memiliki basis nasional yang kuat.
______________
- Mendorong Bridge Masuk Porprov (2026–2027)
Salah satu syarat penting agar sebuah cabang olahraga dapat dipertandingkan dalam PON adalah keberadaannya dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Karena itu perlu diupayakan agar bridge dipertandingkan dalam:
- Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)
- Kejuaraan olahraga daerah
- Kompetisi antar kabupaten/kota
Semakin banyak provinsi yang memasukkan bridge dalam Porprov, semakin kuat alasan untuk memasukkannya dalam program PON.
______________
- Menghidupkan Sistem Kompetisi Nasional
Kompetisi nasional yang aktif akan menunjukkan bahwa bridge memiliki ekosistem olahraga yang sehat.
Beberapa kegiatan yang perlu diperkuat antara lain:
- Kejurnas Bridge
- Liga Bridge Nasional
- Turnamen nasional terbuka
- Kejuaraan antar mahasiswa
- Kejuaraan antar pelajar
Turnamen seperti BTC Bridge Open Tournament juga sangat penting untuk menjaga atmosfer kompetisi nasional.
______________
- Mengembangkan Bridge di Kalangan Pelajar dan Mahasiswa
Masa depan olahraga bridge sangat bergantung pada regenerasi pemain muda.
Program yang dapat dikembangkan antara lain:
- Bridge masuk dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah
- Turnamen antar pelajar
- Kompetisi antar universitas
- Pelatihan bridge bagi pelajar dan mahasiswa baru
Perlu diingat bahwa banyak pemain bridge nasional Indonesia lahir dari lingkungan kampus.
______________
- Memperkuat Prestasi Internasional
Prestasi internasional merupakan modal penting dalam advokasi olahraga.
Indonesia memiliki sejarah prestasi yang cukup baik di berbagai kejuaraan internasional di bawah naungan World Bridge Federation.
Prestasi tersebut perlu dipertahankan sekaligus dipromosikan, sehingga Indonesia tetap dikenal sebagai salah satu negara kuat dalam olahraga bridge.
______________
- Melakukan Pendekatan Strategis ke KONI
Agar bridge dapat kembali masuk dalam program PON, diperlukan komunikasi intensif dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
- Melakukan presentasi resmi kepada KONI
- Menyampaikan data penyebaran bridge di berbagai provinsi
- Menunjukkan prestasi internasional atlet Indonesia
- Menjelaskan manfaat bridge sebagai olahraga intelektual
Pendekatan organisasi ini sangat penting dalam proses pengambilan keputusan.
______________
- Membangun Citra Bridge sebagai Mind Sport
Masih ada sebagian masyarakat yang menganggap bridge hanya sebagai permainan kartu biasa. Karena itu perlu dilakukan edukasi bahwa bridge adalah olahraga strategi yang diakui dunia.
Bridge mengembangkan:
- kemampuan analisis
- konsentrasi
- kerja sama tim
- pengambilan keputusan
Karena itu bridge sering disebut sebagai “catur dengan kartu.”
______________
- Memperjuangkan Bridge di SEA Games dan Asian Games
Indonesia pernah mencatat sejarah penting sebagai negara yang berhasil memasukkan olahraga bridge dalam:
- SEA Games 2011
- Asian Games 2018
- Asian Games 2022 (Hangzhou)
Prestasi ini perlu terus diperjuangkan agar bridge tetap dipertandingkan dalam multi-event internasional.
Namun ada hal yang perlu menjadi perhatian. Organisasi Gabungan Bridge Seluruh Indonesia harus lebih aktif karena dalam kurun waktu 2022–2026 relatif tidak banyak kegiatan besar yang terlaksana.
Harapannya, kepengurusan PB Gabsi yang akan terpilih dalam Kongres Gabsi 2026 di Mamuju, Sulawesi Barat, diisi oleh figur-figur yang benar-benar memiliki komitmen kuat untuk memajukan bridge Indonesia.
Prestasi besar yang pernah dicapai perlu diraih kembali sehingga cabang olahraga bridge dapat kembali menjadi olahraga prioritas nasional dan masuk dalam program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).
______________
Penutup
Mengembalikan bridge ke dalam program PON 2028 bukanlah hal yang mustahil. Dengan organisasi yang kuat, kompetisi yang aktif, serta prestasi internasional yang terus meningkat, bridge memiliki semua syarat untuk kembali menjadi bagian dari pesta olahraga terbesar di Indonesia.
Yang dibutuhkan sekarang adalah kerja bersama seluruh komunitas bridge nasional di bawah koordinasi Gabungan Bridge Seluruh Indonesia.
Jika roadmap ini dijalankan secara konsisten, maka sangat mungkin pada PON 2028 kita kembali melihat para atlet bridge dari berbagai provinsi bertanding memperebutkan medali.
Dan ketika saat itu tiba, bridge tidak hanya kembali ke PON, tetapi juga semakin kokoh sebagai olahraga intelektual kebanggaan Indonesia. ♠️♥️♦️♣️














