Olahraga
Ernst Gultom Memorial Bridge Tournament 2026 Siap Digelar, 12 Tim Elite Indonesia Siap Bertarung di Xendit Hall Menara Sentraya

Melihat komposisi pemain setiap, tidak berlebihan jika dikatakan bahwa hampir seluruh pemain bridge papan atas Indonesia akan hadir. (Foto: Istimewa)
Oleh : Bert Toar Polii – Tukang Bridge
FAKTUAL INDONESIA: Jakarta, 1–2 Agustus 2026 – Dunia bridge Indonesia kembali akan menyaksikan sebuah turnamen bergengsi. Setelah seluruh persiapan rampung, Ernst Gultom Memorial Bridge Tournament 2026 siap digelar di Xendit Hall, Lantai 20 Menara Sentraya, Kebayoran Baru, Jakarta.
Turnamen yang mengusung konsep Invitasi Terbatas ini hanya mengundang 12 tim terbaik dari berbagai daerah dan sponsor terkemuka. Dengan komposisi pemain yang dimiliki masing-masing tim, hampir seluruh pemain papan atas Indonesia akan berkumpul dalam satu arena untuk memperebutkan gelar juara.
Lebih dari sekadar sebuah kompetisi, turnamen ini merupakan bentuk penghormatan kepada almarhum Ernst Gultom, seorang tokoh yang telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan olahraga bridge di Indonesia.
Venue Premium di Jantung Jakarta
Panitia memilih Xendit Hall Menara Sentraya sebagai lokasi pertandingan karena menawarkan fasilitas yang sangat ideal untuk sebuah turnamen bridge modern.
Berada di lantai 20, para pemain akan bertanding dalam ruangan yang nyaman, tenang, dengan pencahayaan yang baik dan didukung fasilitas kelas premium. Dari area pertandingan, peserta juga dapat menikmati panorama Kota Jakarta dari ketinggian, menciptakan suasana yang berbeda dibandingkan turnamen bridge pada umumnya.
Venue ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan maksimal sehingga para pemain dapat menampilkan kemampuan terbaik mereka sepanjang pertandingan.
Dua Belas Tim Undangan
Sebanyak 12 tim undangan akan tampil pada Ernst Gultom Memorial Bridge Tournament 2026.
- DJARUM BOLD
- Monica Ayu T
- Ego Agnes A
- Fransisca T
- M. Hasyimi
- Nettin Erinda
- Kamto (PC)
- DJARUM BLACK
- Anthony S
- M Apin Nurhalim
- Leslie G
- Kristina W
- Jemmy B
- Paulus S (PC)
- DJARUM LA
- Della Ayu N
- Desy Noervita
- Ernis Sefita
- Yunita Fyty
- Conny S
- Rury Andhani (PC)
- GARUDA BC
- Bert Toar Polii (PC)
- Harsudi Supandi
- Pramudita Munandar
- Belly Rumengan
- M. Prananta Budi
- GANESHA ISR
- Rachma Shaumi (PC)
- Tonny Sastramihardja
- Stefanus E. W.
- Khansa S. Ramadhan
- Amanda Bagus T
- G APICAL
- Jeffrey Laoh
- Adjat A
- Syahrial Ali (PC)
- Noldy Ngantung
- Giovani Watulingas
- Hendrik V. Manoppo
- MEKADATA
- Taufik Asbi (PC)
- Vincent N
- David P. H.
- Robert Tobing
- Julius A. George
- ALUNAND
- Hendra Railis
- Herry Gere (PC)
- Mahkota Ananda
- Desmondri
- Aria Nagasastra
- Nursamsi
- MABI
- Kelik Irwantono
- Very Pangkerego
- Johan Mamesah
- Dadan Waradia
- Adyatmaka A. Satya
- Mukhiban Darmabakti
- Christian Papendang (NPC)
- BTC
- Thoriq
- Sacchariawan I. P.
- Ferry Nardo S. T.
- Youberth J. Sumarauw
- Ronny Eltanto (PC)
- JAYA ABADI
- Vicky Sanjaya
- Tatang Kristiadi (PC)
- Santje P
- Suci Amita Dewi
- Lusye O. Bojoh
- Joice T
- BHINEKA
- Handojo Susanto (PC)
- Eka Wahyu Kasih
- Krismartha Gani
- Hartono
- Hok Hien
- Juniarto Hadimartono
Melihat komposisi pemain tersebut, tidak berlebihan jika dikatakan bahwa hampir seluruh pemain papan atas Indonesia akan hadir. Banyak di antaranya merupakan mantan pemain tim nasional, juara nasional, pemain SEA Games, serta pemain yang selama bertahun-tahun menjadi langganan podium pada berbagai kejuaraan nasional.
Kehadiran mereka menjadikan Ernst Gultom Memorial Bridge Tournament sebagai salah satu turnamen dengan kualitas peserta terbaik yang pernah diselenggarakan di Indonesia.
Format Pertandingan yang Menarik
Turnamen menggunakan format yang dirancang agar setiap pertandingan memiliki arti penting sejak session pertama.
Babak Penyisihan
Ke-12 tim akan bertanding menggunakan sistem setengah kompetisi (single round robin).
Setiap tim akan memainkan:
- 11 session
- Setiap session terdiri dari 8 papan
Dengan format tersebut, setiap kemenangan akan sangat menentukan posisi klasemen akhir.
Babak Championship
Empat tim terbaik klasemen akan melaju ke babak perebutan gelar juara.
Semifinal
- Peringkat 1 vs Peringkat 4
- Peringkat 2 vs Peringkat 3
Menggunakan sistem Knockout 2 x 8 papan.
Final
Pemenang semifinal akan bertemu pada partai puncak dengan format:
2 x 10 papan
Sedangkan dua tim yang kalah di semifinal akan tetap bertanding memperebutkan peringkat ketiga dengan format yang sama, yaitu:
2 x 10 papan
Babak Swiss Tetap Bergengsi
Persaingan tidak berhenti bagi delapan tim yang tidak lolos ke semifinal.
Mereka akan melanjutkan pertandingan melalui Swiss Teams sebanyak:
- 4 session
- 8 papan setiap session
Menariknya, setiap tim akan membawa 50% skor dari babak penyisihan, sehingga seluruh pertandingan sejak awal tetap memiliki nilai strategis.
Pada akhir Babak Swiss akan ditentukan:
- Juara Swiss
- Runner-up Swiss
yang juga berhak memperoleh hadiah khusus dari panitia.
Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah
Selain gengsi menjadi juara, panitia juga menyiapkan hadiah uang pembinaan yang menarik.
Babak Championship
🥇 Juara I
Rp20.000.000
🥈 Juara II
Rp15.000.000
🥉 Juara III
Rp10.000.000
🏅 Juara IV
Rp5.000.000
Babak Swiss
🏆 Juara I
Rp5.000.000
🏆 Juara II
Rp3.000.000
Selain hadiah uang pembinaan, seluruh pemenang juga akan menerima plakat eksklusif sebagai simbol prestasi dan penghargaan atas keberhasilan mereka pada Ernst Gultom Memorial Bridge Tournament 2026.
Dibuka oleh Ibu Miranda S. Goeltom
Ernst Gultom Memorial Bridge Tournament 2026 akan dibuka secara resmi oleh Ibu Miranda S. Goeltom, penggagas sekaligus sponsor utama turnamen ini.
Penyelenggaraan turnamen ini merupakan bentuk penghormatan kepada almarhum Ernst Gultom sekaligus wujud komitmen keluarga untuk terus mendukung perkembangan olahraga bridge Indonesia melalui kompetisi yang berkualitas dan berkesinambungan.
Kehadiran Ibu Miranda S. Goeltom pada acara pembukaan tentu menjadi momen yang sangat berarti bagi seluruh peserta dan komunitas bridge Indonesia.
Disiarkan ke Seluruh Dunia
Panitia juga memberikan perhatian besar kepada para pecinta bridge yang tidak dapat hadir langsung di lokasi pertandingan. Menurut Ketua Panitia Pelaksana Bert Toar Polii :
“Seluruh pertandingan akan disiarkan secara langsung melalui Bridge Base Online (BBO), platform bridge terbesar di dunia yang setiap hari digunakan oleh jutaan pemain dari berbagai negara”
Melalui siaran BBO, penggemar bridge di Indonesia maupun mancanegara dapat mengikuti pertandingan secara langsung, mengamati strategi para pemain terbaik Indonesia, serta menikmati jalannya pertandingan papan demi papan layaknya berada di arena pertandingan.
Hal ini menjadikan Ernst Gultom Memorial Bridge Tournament tidak hanya menjadi tontonan bagi komunitas bridge nasional, tetapi juga dapat disaksikan oleh masyarakat bridge internasional.
Seluruh Informasi Tersedia di Bridge Pocket
Panitia juga memanfaatkan teknologi digital untuk memberikan layanan informasi terbaik kepada peserta dan penggemar bridge.
Seluruh hasil pertandingan, klasemen, jadwal pertandingan, draw, hasil setiap session, hingga informasi terbaru mengenai turnamen dapat dipantau secara real time melalui aplikasi Bridge Pocket.
Bridge Pocket merupakan aplikasi karya anak bangsa yang terus berkembang menjadi salah satu platform digital bridge paling lengkap di Indonesia. Melalui aplikasi ini, pemain, kapten tim, official, maupun penonton dapat mengikuti perkembangan turnamen secara cepat, akurat, dan mudah melalui telepon genggam mereka.
Penggunaan Bridge Pocket menunjukkan bahwa penyelenggaraan turnamen bridge di Indonesia kini telah memasuki era digital dengan sistem informasi yang modern, transparan, dan mudah diakses.
Perpaduan Tradisi, Prestasi, dan Teknologi
Ernst Gultom Memorial Bridge Tournament 2026 bukan sekadar turnamen untuk mencari juara.
Turnamen ini merupakan perpaduan antara penghormatan kepada seorang tokoh bridge Indonesia, kompetisi yang mempertemukan hampir seluruh pemain elite nasional, penggunaan venue premium bertaraf internasional, pemanfaatan teknologi digital melalui Bridge Pocket, serta penyiaran langsung melalui Bridge Base Online yang memungkinkan pertandingan disaksikan oleh komunitas bridge di seluruh dunia.
Dengan hanya 12 tim undangan, format pertandingan yang kompetitif, total hadiah mencapai Rp58 juta, serta dukungan teknologi modern, Ernst Gultom Memorial Bridge Tournament 2026 diharapkan menjadi standar baru penyelenggaraan turnamen bridge di Indonesia.
Selama dua hari, Jakarta akan menjadi pusat perhatian komunitas bridge nasional dan internasional. Semua telah siap. Kini saatnya para pemain terbaik Indonesia menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan mengukir nama sebagai juara Ernst Gultom Memorial Bridge Tournament 2026. ***














