Connect with us

Nasional

Bencana Longsor Gunung Kuda Cirebon, Batu akan Dpecah untuk Temukan 8 Korban Tertimbun

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Bencana Longsor Gunung Kuda Cirebon, Batu akan Dpecah untuk Temukan 8 Korban Tertimbun

Dalam upaya untuk menemukan delapan (8) korban yang diduga masih tertimbun longsor Gunung Kuda, Cirebon, Jawa Barat, tim gabungan akan memecahkan batu besar

FAKTUAL INDONESIA: Menurut rencana Tim gabungan TNI, Polri, BPBD, dan relawan akan melakukan pemecahan batu untuk menemukan delapan (8) korban yang belum ditemukan pada bencana longsor di area tambang galian C Gunung Kuda Cirebon, Jawa Barat (Jabar).

Komandan Kodim 0620/Kabupaten Cirebon Letkol Inf Mukhammad Yusron di Cirebon, Sabtu (31/5/2025), mengatakan, rencananya tim akan memecah batu besar di sektor timur menggunakan alat khusus, asalkan langkah itu tidak menimbulkan longsor susulan.

“Kalau batu sudah dipecah, harapannya bisa didorong ke bawah bersama timbunan tanah, sehingga jenazah korban dapat ditemukan,” kata Yusron.

Menurut Yusron,  tim gabungan TNI, Polri, BPBD, dan relawan akan memfokuskan pencarian terhadap delapan korban yang diduga masih tertimbun longsor, Minggu (1/6/2025).

Yusron mengatakan operasi pencarian pada hari ketiga itu akan menyasar beberapa area yang diduga menjadi titik tertimbunnya para korban.

Advertisement

Baca Juga : Usai Longsor, Pemprov Jawa Barat Cabut Izin Tambang Gunung Kuda

Ia menjelaskan, sebelum operasi dilanjutkan, tim gabungan akan melakukan asesmen lingkungan untuk mengetahui batasan-batasan area kerja.

Menurut dia, hal ini penting dilakukan demi kelancaran proses pencarian korban serta untuk keselamatan tim yang dikerahkan di lokasi.

“Arahan dari pimpinan jelas, dalam pencarian ini keselamatan tim harus diutamakan. Jangan sampai saat mengamankan korban, justru kita sendiri yang tidak aman,” katanya.

Ia menyampaikan, instansi terkait di bidang pertambangan, juga dijadwalkan meninjau lokasi untuk mengevaluasi aktivitas tambang di Gunung Kuda yang berlangsung selama ini serta mencari tahu penyebab pasti dari kejadian longsor.

Sebelumnya, lanjut dia, tiga korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sektor timur, serta lokasinya berdekatan satu sama lain.

Advertisement

“Korban yang ditemukan tadi lokasinya saling berdekatan,” tuturnya.

Sementara itu, berdasarkan data dari BPBD Provinsi Jabar saat ini sudah ada 17 korban tewas yang berhasil dievakuasi usai insiden longsor di Gunung Kuda Cirebon.

Adapun korban yang masih dalam pencarian, identitasnya sebagai berikut, seperti dilansir laman berita antaranews.com:

Muniah (45) asal Desa Cikeduk, Kecamatan Depok, Cirebon.

Sudiono (51) asal Desa Girinata, Kecamatan Dukuputang, Cirebon.

Advertisement

Baca Juga : Longsor Gunung Kuda Cirebon: Sampaikan Duka Cita Mendalam, Kementerian ESDM Kirim Tim Inspektur Tambang Lakukan Investigasi

Tono bin Sudirman (57) asal Desa Cipanas, Kecamatan Dukuputang, Cirebon.

Wahyu bin Aga (34) asal Desa Cipanas, Kecamatan Dukuputang, Cirebon.

Nalo Sanjaya (53), asal Desa Kedongdong Kidul, Kecamatan Dukuputang, Cirebon.

Dedi Setiadi (47), asal Desa Cikalahang, Kecamatan Dukuputang, Cirebon.

Nurakman (51) asal Desa Girinata, Kecamatan Dukuputang, Cirebon.

Advertisement

Puji Siswanto (50) asal Desa Leuwimunding, Kabupaten Majalengka. ***

Lanjutkan Membaca
Advertisement