Connect with us

Olahraga

PON XX/2021 Papua: Setelah Protes Muncul Shintia Eka Raih Emas

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Atlet gulat putri Jawa Timur Shintia Eka (merah) saat bertanding melawan atlet gulat putri Kalimantan Timur Anissa Safitri dalam final kelas 50Kg gaya bebas putri PON XX Papua di GOR Hiad Sai, Merauke, Papua, Jumat (8/10/2021). (FOTO PB PON XX/Ali Lutfi)

Atlet gulat putri Jawa Timur Shintia Eka (merah) saat bertanding melawan atlet gulat putri Kalimantan Timur Anissa Safitri dalam final kelas 50Kg gaya bebas putri PON XX Papua di GOR Hiad Sai, Merauke, Papua, Jumat (8/10/2021). (FOTO PB PON XX/Ali Lutfi)

FAKTUAL-INDONESIA: Shintia Eka muncul merebut medali emas perdana cabang olahraga gulat Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 Papua setelah sempat muncul protes dalam pertandingan di GOR Futsal Dispora, Merauke, Jumat.

Shintia Eka merebut medali emas pertama setelah menjuarai nomor gaya bebas kelas 50 kg putri Protes membuat laga semifinal sempat tertunda cukup lama.

Protes sempat mewarnai arena pertandingan setelah salah satu kontingen mengajukan protes keberatan dengan peraturan tidak adanya medali perunggu ganda.

Technical Delegate Gulat PON Papua Yahya Madjid menegaskan bahwa cabang olahraga gulat digelar mengikuti peraturan internasional, yang berarti medali perunggu harus diperebutkan oleh pegulat yang kalah di babak semifinal.

“Mau WO (walk over) silakan, tapi pertandingan gulat akan tetap dilaksanakan,” tegas Yahya.

Advertisement

Pada laga final itu, Shintia meraih kemenangan mutlak atas pegulat Kalimantan Timur Annisa Safitria.

Di partai puncak, peraih medali perak PON 2016 Jawa Barat itu bertemu dengan jagoan muda Kaltim Annisa Safitria yang menang angka atas pegulat Sumatera Barat Elvi Siska.

Shintia tampil cukup tenang menghadapi Annisa yang belum lama naik ke kelas senior.

Sebanyak delapan poin dikumpulkan Shintia lewat dua bantingan keras atas lawannya di babak pertama, ditambah dua poin tambahan membuatnya menang mutlak.

Pada perebutan tempat ketiga, Elvi Siska berhak membawa pulang medali perunggu ke Sumatera Barat setelah menang dengan jatuhan atas wakil tuan rumah Dewi Sartika.

Advertisement

Pertandingan cabang olahraga gulat PON Papua yang memperebutkan sebanyak 18 medali emas dari nomor gaya bebas dan greco roman berlangsung di GOR Futsal Dispora, Merauke, pada 8-14 Oktober. ***

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement