Connect with us

Olahraga

PON XX/2021 Papua: Emilia Nova Ngeri ke Luar Rumah Malam Hari di Mimika

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Emilia Nova asal DKI Jaya berhasil meraih medali emas pada final cabang atletik nomor lari 100 meter putri di Stadion Atletik Mimika Sport Complex, Kabupaten Mimika, Papua. (Foto: PB PON XX PAPUA 2021/Peksi Cahyo)

Emilia Nova asal DKI Jaya berhasil meraih medali emas pada final cabang atletik nomor lari 100 meter putri di Stadion Atletik Mimika Sport Complex, Kabupaten Mimika, Papua. (Foto: PB PON XX PAPUA 2021/Peksi Cahyo)

FAKTUAL-INDONESIA: Saat tampil di lintasan Emilia Nova tidak mengenal takut menghadapi lawan-lawannya. Namun setelah pertandingan cabang olahraga atletik Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 di Papua, dia justru dihinggapi rasa agak worry.

Pelari 100 meter gawang putri ini bahkan takut ke luar-luar selama berada di Mimika, tempat berlangsungnya pertandingan atletik PON XX.

Untuk itulah Emilia Nova membatasi aktivitas luar ruangan pada waktu malam hari.

Rasa ngeri Emilia Nova ada kaitannya dengan Papua yang masih menjadi daerah endemik penyakit malaria, terutama di Mimika.

Apalagi ditambah dengan penyebaran pandemi virus corona (Covid-19) yang masih terjadi di Tanah Air termasuk di Mimika.

Advertisement

Untuk mencegah terjangkit malaria dan tidak terpapar Covid-19 itulah Emilia Nova membatasi mobilitasnya.

“Di sini kan bertanding dalam kondisi COVID-19 jadi agak ‘worry’ sama itu, terus ditambah malaria,” kata Emil, sapaan akrabnya, di Mimika, Papua, Jumat.

Namun, peraih medali emas nomor 100 meter gawang putri itu telah menyiapkan upaya mencegah malaria, terutama tidak keluar rumah mulai pukul 18.00 WIT.

Nyamuk Anopheles penular malaria beraktivitas pada malam hari, mulai pukul 18.00-06.00 WIT.

“(Antisipasi) malaria, ya, enggak keluar dari jam 6 sore (18.00 WIT), enggak ke luar-luar rumah, gitu, terus paling pakai lotion (antinyamuk),” kata dia.

Advertisement

Kalaupun terpaksa perlu keluar malam hari yang tidak bisa ditunda, Emil selalu mengenakan baju lengan panjang.

Sedangkan mencegah tertular  COVID-19, atlet kelahiran Jakarta 20 Agustus 1995 itu terus menjaga stamina dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Untuk COVID-19 sih aku yang penting minum vitamin, terus jaga jarak sama orang, terus pakai masker,” kata Emil.

Emil diterjunkan dalam PON Papua mewakili DKI Jakarta pada nomor 100 meter gawang putri yang telah diamankannya dengan medali emas.

Emil mencatatkan waktu 13,74 detik untuk menyisihkan rekan satu tim  DKI Jakarta Ken Ayuthaya yang harus puas dengan medali perak dengan torehan waktu 13,99 detik.

Advertisement

Namun, masih ada satu nomor lagi yang diikuti Emil dalam PON Papua, yakni 4×100 meter estafet putri yang akan digelar 13 Oktober mendatang.

Ini tantangan yang tidak takut dihadapi Emilia Nova. Dia pasti akan melesat di lintasan mengatasi lawan-lawannya. ***

= = = = = = = = =

‘HUBUNGI KAMI’

Apakah Anda tertarik  dengan informasi yang diangkat dalam tulisan ini? Atau Anda memiliki informasi atau ide soal politik, ekonomi, hukum dan lainnya? Bagikan pengalaman dan pendapat Anda dengan mengirim email ke aagwared@gmail.com

Advertisement

Harap sertakan foto dan nomor kontak Anda untuk konfirmasi. ***

= = = = = = = = =

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement