News
22 April 2022 Hari Bumi: Selamatkan Bumi dengan Menghapus Email

Hari Bumi: Selamatkan Bumi dengan Menghapus Email (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Tanggal 22 April diperingati sebagai Hari Bumi. Hari Bumi 2022 mengusung tema ‘Invest in Our Planet’ atau Berinvestasi di Planet Kita. Namun tahukah Anda bahwa menyelamatkan bumi bisa dengan hanya menghapus E-mail?
Dikutip dari earthday.org, Hari Bumi 22 April diperingati sebagai lahirnya gerakan lingkungan modern pada 1970 silam. Sungguh mengkhawatirkan bahkan mengerikan wajah bumi dari tahun ke tahun bila efek krisis iklim tidak mampu diatasi oleh manusia sebagai penghuni bumi.
Saat ini, hampir seluruh masyarakat di dunia mempunyai email untuk menunjunga kebutuhan digital, mulai dari sosial media, belajar atau bekerja, hingga bermain game.
Menyelamtkan bumi tak hanya dengan berkaitan dengan hal-hal nyata, namun juga bisa dilakukan dengan menghapus sampah digital, seperti email.
Baca juga: 22 April 2022 Hari Bumi > Jadi Google Doodle, Efek Perubahan Iklim Badai Lebih Parah
Sampah digital merupakan istilah baru yang menggambarkan bagaimana pengelolaan data digital yang buruk, bisa berdampak pada lingkungan.
Jadi, sampah digital bisa diartikan sebagai aktivitas pemborosan data serta efek jangka panjang yang timbul dari penyimpanan informasi dalam format digital dengan ukuran sangat besar, baik informasi data mentah, data yang sudah diproses, data yang tidak digunakan, maupun data yang sedang digunakan.
Selamatkan Bumi dengan Menghapus Email

22 April, Hari Bumi: Selamatkan Bumi dengan Menghapus Email (Foto: Istimewa)
Tahukah Anda bahwa email spam, email yang belum dibaca, dan email yang tidak diinginkan semuanya berkontribusi pada emisi karbon?
Melansir thegoodplanet.org, rata-rata orang Amerika memiliki sekitar 500 email yang belum dibaca. Jika menghapus 500 email (tidak penting) yang belum dibaca itu akan menghapus 175 gram karbon dioksida jika setiap email menyumbang 0,3 gram CO2.
Seperti yang diketahui, listrik dihasilkan melalui bahan bakar fosil. Dengan begitu, kita berurusan dengan 150 gram karbon dioksida ekstra per orang.
Email, teks, pesan dikirim melalui Internet dan disimpan di pusat data. Mengambil data di 2019, ada 293,6 miliar email dikirim per hari yang kira-kira 107 miliar email spam dalam satu hari atau 24 jam.
Mungkin banyak orang tidak menyangka bahwa hal kecil seperti ini bisa menyelatmatkan bumi. Dengan menghapus e-mail tidak penting yang menumpuk, maka “beban” server penyedia email akan berkurang dan konsumsi daya untuk menampung e-mail dan data digital lain pun, secara tidak langsung ikut berkurang.
Apabila semua orang di seluruh dunia menghapus 10 email (spam atau bukan spam), sama saja dengan dapat menghapus 1.725,00 GB karena menyimpan 1GB email atau 1.000 email membutuhkan 32 kWh, menghasilkan 55,2 juta kWh, yang dilansir dari thegoodplanet.org, Jumat (22/04/2022).
Baca juga: Atasi Pemanasan Global G7 Akan Sumbang 100 M Dolar Per Tahun
Artinya, menghapus 10 email saja dapat mengurangi 39.035 metrik ton CO2e yang = 19356 ton batubara yang dibakar setiap hari.
Ketika sudah mengetahui fakta ini, alangkah baiknya mulai menghapus sejumlah email yang ada dalam rangka “Selamatkan Bumi dengan Menghapus Email”.
Sementara itu, Google membagikan pengetahuan terkait perubahan iklim melalui Doodle di beranda mesin pencariannya. Pada Hari Bumi 2022. Google Doodles menunjukkan dampak perubahan iklim di empat lokasi berbeda.
Dengan mengamati hal itu Google mengajak bekerja sama untuk menciptakan masa depan bebas karbon bagi semua orang. Mulailah sayangi dan jaga bumi melalui hal-hal sederhana untuk kesejahteraan keberlangsungan kehidupan di bumi.***














