Home News Indo Primer Siap Edukasi Masyarakat Tentang Pentingnya Berinvestasi di Pasar Modal

Indo Primer Siap Edukasi Masyarakat Tentang Pentingnya Berinvestasi di Pasar Modal

oleh Dwipraya

Foto: Istimewa

FAKTUALid – Optimisme investor pasar modal Indonesia selama masa pandemi Covid-19 ternyata masih belum diimbangi dengan pemahaman komprehensif terhadap konsep investasi dan produk-produk alternatifnya yang semakin beragam. PT Indo Premier Sekuritas yang sedang aktif meningkatkan literasi dan inklusi pasar modal, siap mengedukasi masyarakat terkait pentingnya berinvestasi di pasar modal.

Menurut Direktur Utama PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The, meski IHSG mengalami tekanan jual dalam beberapa minggu terakhir, ternyata tetap muncul geliat optimisme yang ditandai dengan peningkatkan jumlah investor baru. “Sayangnya, peningkatan minat berinvestasi di pasar modal ini belum diimbangi dengan pemahaman komprehensif terhadap konsep investasi dan produk-produk alternatifnya yang semakin beragam,’ ujarnya, Jum’at (11/6/2021).

Pihaknya akan berupaya meningkatkan pemahaman tentang produk ETF atau Exchange Traded Fund, yang sudah  sangat populer di dunia sejak kemunculannya pada awal 1990an. Produk ini merupakan penggabungan keunggulan-keunggulan dari produk reksa dana dan saham yaitu Efisien, Transparan, dan Fleksibel, yang layak menjadi alternatif investasi bagi investor pemula.

Indo Premier sendiri menjadi pioneer industri ETF di Indonesia sejak 2007. Saat ini Indo Premier telah mengadministrasikan 26 dari 48 ETF yang ada di BEI dengan AUM sebesar Rp7,6 triliun dari total AUM ETF di Indonesia sebesar Rp13 triliun berdasarkan data KSEI per Mei 2021.

Menurut Moleonoto, dalam pembukaan ETFest 2021 secara virtual hari ini, antusiasme masyarakat pada produk ETF meningkat signifikan yang tercermin dari transaksi ETF cukup tinggi pada April 2021. Lonjakan transaksi itu mencapai  197% bila dibandingkan April 2020 lalu.

IPOT sebagai platform investasi dan trading yang memfasilitasi transaksi saham, reksa dana, dan ETF melalui satu aplikasi dan satu rekening dana nasabah, kata dia, kini sudah dilengkapi fitur ETF Primary Market utnuk semakin memanjakan nasabah. “Untuk menggaungkan investasi ETF di tengah masyarakat, kami menyelenggarakan ETFest 2021 untuk menjawab berbagai pertanyaan masyarakat tentang produk ETF dari segala sisi,” ujarnya.

Pihaknya menyiapkan pengenalan ETF oleh BEI dan Indo Premier, langkah-langkah memilih ETF yang tepat dengan beberapa MI partner IPOTFund, international best practice ETF oleh Japan Exchange. Hingga sharing session bersama investor ETF dan publik figur yang inspiratif, dibalut dengan hiburan stand up comedy. “Semoga seluruh rangkaian kegiatan ETFest 2021 bermanfaat bagi kita semua karena bersama IPOT, #SemuaBisaInvestasi,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi mengakui tahun 2021 merupakan tahun penuh harapan untuk pemulihan ekonomi dan peningkatan transaksi ETF. “Ini tercermin dari tingginya aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam tiga bulan terakhir,” ujarnya.

Pihaknya bahkan mencatat tingginya aktivitas transaksi yang merupakan rekor baru sejak swastanisasi bursa efek di tahun 1992, diantaranya yaitu rata-rata nilai perdagangan harian yang mencapai lebih dari Rp13 triliun per hari atau melonjak 2 kali lipat dalam lima tahun terakhir. Selain itu, terdapat juga lonjakan frekuensi transaksi yang mencapai rata-rata 1,2 juta transaksi per hari dan merupakan yang tertinggi di kawasan ASEAN dalam tiga tahun terakhir.(Akbar Surya)***

Tinggalkan Komentar