News
Piala Eropa 2020 > Para Pemburu Gelar: Italia, Moncer setelah Tercecer

Timnas Italia melangkah dengan sempurna ke semifinal Piala Eropa 2020
FAKTUALid – Di antara empat tim pemburu gelar Piala Eropa 2020 yang mampu lolos ke semifinal, Italia termasuk yang paling moncer. Semua pertandingan dilaluinya dengan kemenangan.
Tidak ada istilah seri, apalagi kalah. Moncernya penampilan Italia hanya bisa didekati oleh Inggris yang juga belum terkalahkan tetapi semapt sekali tertahan ketika ditahan Skotlandia.
Sedangkan Denmark dan Spanyol ternoda oleh kekalahan.
Penampilan mengesankan pasukan pelatih Roberto Mancini ini merupakan kebangkitan yang meyakinkan setelah tercecer tidak lolos ke Piala Dunia 2018.
Kini Italia membuat rekor 32 pertandingan tak terkalahkan. Lima diantaranya dicetak di Euro 2020.
Tim meraih kemenangan atas Turki, Swiss dan Wales di babak penyisihan grup, tetapi kemudian dibawa ke perpanjangan waktu sebelum mengalahkan Austria di babak 16 besar.
Kemenangan 2-1 yang mengesankan atas peringkat teratas Belgia diikuti, memberi Italia rekor kemenangan ke-13 berturut-turut.
Italia telah mencapai semifinal dengan campuran bakat menyerang dan pertahanan yang solid, yang membuatnya hanya kebobolan dua gol di turnamen tersebut.
Tinggal dua langkah lagi Italia bisa meneruskan penampilan moncernya dengan hiasan mahkota juara.
Ujian pertama tentu dating dari juara dua kali, Spanyol yang akan dihadapi Italia di semifinal, Selasa (6/7/2021) atau Rabu (7/7/2021) WIB.
Bila menang maka Tim Azzurri tinggal menuntaskan misinya melawan pemenangan semifinal lainnya antara Inggris dan Denmark.
Perjalanan Piala Eropa 2020:
Hasil Grup A
11/06: Turki 0-3 Italia (Roma)
16/06: Italia 3-0 Swiss (Roma)
20/06: Italia 1-0 Wales (Roma)
Babak 16 besar
26/06: Italia 2-1 Austria (aet) (London)
Perempat final
02/07: Belgia 1-2 Italia (Munich)
Semifinal
06/07: Italia vs Spanyol (London)
Pencetak gol terbanyak
Ciro Immobile, Lorenzo Insigne, Manuel Locatelli, Matteo Pessina (2 gol)
Kualifikasi
Rekor Grup J: P10 W10 D0 L0 F37 A4
Semifinal UEFA EURO: W3 L1 (1968, 2000, 2012; 1988)
Pencetak gol terbanyak kualifikasi: Andrea Belotti (5)
Silsilah
UEFA EURO terbaik: pemenang (1968)
UEFA EURO 2016: perempat final, kalah 6-5 dari Jerman melalui adu penalti setelah imbang 1-1
Pelatih: Roberto Mancini

Salah satu pemain depan terbaik di generasinya, meskipun tidak pernah seberuntung itu bersama Azzurri, Mancini sangat ingin bersinar sebagai pelatih internasional setelah memenangkan trofi klub di Italia, Inggris dan Turki, dan telah membuat awal yang cukup baik.
Pemain kunci: Jorginho

Di kamp Italia mereka memanggilnya Radio Jorginho karena dia terus berbicara selama pertandingan, selalu mengarahkan rekan satu timnya. Jika Anda mencari trik spektakuler atau gol yang menakjubkan, Anda harus mencari di tempat lain tetapi Jorginho adalah otak sebenarnya di balik tim Azzurri ini, konduktor orkestra yang sangat diperlukan.
Pantas Diamati: Nicolò Barella

Gelandang box-to-box memegang kunci formasi Mancini. Lahir di Sardinia dan sekarang menjadi bagian penting dari tim pemenang Serie A Inter, pemain berusia 24 tahun ini benar-benar paket lengkap, membawa tekel, teknik, banyak energi dan berbahaya, lari tepat waktu ke kotak lawan.
Tahukah Anda?
Selama turnamen ini, Italia telah memecahkan rekor mereka untuk kemenangan beruntun terpanjang (saat ini 13) dan rekor tak terkalahkan (saat ini 32).
Perkiraan susunan tim melawan Spanyol di semifinal: (6 Juli)
Prediksi line-up: Donnarumma; Florenzi, Bonucci, Chiellini, Emerson; Barella, Jorginho, Verratti; Chiesa, Tidak Bergerak, Insigne
Kekuatan lengkap:
Goalkeepers: Gianluigi Donnarumma (Milan), Alex Meret (Napoli), Salvatore Sirigu (Torino)
Defenders: Francesco Acerbi (Lazio), Alessandro Bastoni (Inter), Leonardo Bonucci (Juventus), Giorgio Chiellini (Juventus), Giovanni Di Lorenzo (Napoli), Emerson (Chelsea), Alessandro Florenzi (Paris), Leonardo Spinazzola (Roma), Rafael Tolói (Atalanta)
Midfielders: Nicolò Barella (Inter), Federico Bernardeschi (Juventus), Federico Chiesa (Juventus), Bryan Cristante (Roma), Jorginho (Chelsea), Manuel Locatelli (Sassuolo), Matteo Pessina (Atalanta), Marco Verratti (Paris), Gaetano Castrovilli (Fiorentina)
Forwards: Andrea Belotti (Torino), Domenico Berardi (Sassuolo), Ciro Immobile (Lazio), Lorenzo Insigne (Napoli), Giacomo Raspadori (Sassuolo)















