Home Olahraga Piala Eropa 2020 > Para Pemburu Gelar: Spanyol, Bukan seperti yang Dulu Lagi

Piala Eropa 2020 > Para Pemburu Gelar: Spanyol, Bukan seperti yang Dulu Lagi

oleh Gungdewan
Sejarah mencatat, Tim Spanyol sukar dihadang bila telah lolos ke semifinal

Sejarah mencatat, Tim Spanyol sukar dihadang bila telah lolos ke semifinal

FAKTUALid – Spanyol merupakan tim satu-satunya yang mampu mempertahankan gelar di ajang Piala Eropa. Ketika itu terjadi pada Piala Eropa 2008 dan 2012.

Kini di Euro 2020, Spanyol bukanlah yang dulu lagi. Tidak memiliki ketajaman, kekuatan pertahanan dan keunggulan permainan tim.

Namun dengan segala kekuarangannya Spanyol masih mampu melaju hingga semifinal. Faes Tim Matador akan mendapat ujian sesungguhnya karena harus bertemu favorit juara Italia yang tampil menggiriskan di Piala Eropa kali ini.

Bagaimana pun juga duel Spanyol dan Italia di Stadion Wembley, London, Selasa (6/7/2021) atau Rabu (7/7/2021) WIB, tetap akan menjadi partai klasik.

Pertarungan dua mantan juara. Bagi Spanyol inilah kesempatan untuk mencetak gelar ketiga meskipun ada keraguan di sana.

Spanyol 2021 mengabaikan ketidaksempurnaannya untuk bergerak dalam dua kemenangan untuk menjadi juara Eropa lagi.

 

Sejarah juga berpihak. Setiap kali Spanyol maju dari perempat final, mereka terus memenangkan trofi, setelah juga memenangkan Kejuaraan Eropa pada tahun 1964.

Di Luis Enrique, Spanyol mungkin memiliki pelatih yang paling terbukti dalam turnamen untuk keluar dari permainan klub — tim Barcelona-nya meraih gelar ganda liga dan piala Spanyol pada 2015 dan ’16, dan juga memenangkan Liga Champions pada 2015 — dan rekor tak terkalahkan tim muda saat ini adalah 13 pertandingan.

Spanyol mungkin menjadi tim dengan skor tertinggi di Euro 2020 tetapi memiliki striker yang tidak meyakinkan di Alvaro Morata dan Gerard Moreno. Pertahanan pusat juga menjadi masalah, dengan Aymeric Laporte masih menetap setelah berpindah kewarganegaraan dari Prancis pada Mei.

Perjalanan Piala Eropa 2020

Grup E

14/06: Spanyol 0-0 Swedia (Seville)

19/06: Spanyol 1-1 Polandia (Seville)

23/06: Slovakia 0-5 Spanyol (Seville)

babak 16 besar

28/06: Kroasia 3-5 Spanyol (aet) (Kopenhagen)

Perempat final

03/07: Swiss 1-1 Spanyol (aet, Spanyol menang 3-1 adu penalti) (St Petersburg)

Semifinal

06/07: Italia vs Spanyol (London)

Pencetak gol terbanyak

lvaro Morata, Pablo Sarabia, Ferran Torres (2 gol)

Kualifikasi

Rekor Grup F: P10 W8 D2 L0 F31 A5

Semifinal UEFA EURO: W4 L0 (1964, 1984, 2008, 2012)

Pencetak gol terbanyak kualifikasi: lvaro Morata, Sergio Ramos, Rodrigo (4)

Silsilah

UEFA EURO terbaik: pemenang (1964, 2008, 2012)

UEFA EURO 2016: babak 16 besar, kalah 2-0 dari Italia

Pelatih: Luis Enrique

Luis Enrique mengundurkan diri pada Juni 2019 karena alasan pribadi tetapi kembali ke posisinya pada November berikutnya setelah kualifikasi selesai. Dia sebelumnya membimbing Barcelona ke kejayaan Liga Champions UEFA pada 2015.

Pemain kunci: Gerard Moreno

Dalam bentuk hidupnya, penuh dengan kepercayaan diri dan pemenang Liga Eropa UEFA yang baru dinobatkan. Suka memotong bentuk kanan ke kaki kirinya yang indah tetapi sering diminta untuk tampil sebagai false nine – tidak hanya ancaman gol untuk Spanyol, dia juga No10.

Pantas diamati: Pedri

Ada banyak talenta muda yang luar biasa selama bertahun-tahun, tetapi hanya sedikit yang bisa menjadi gelandang dominan di klub seperti Barcelona pada usia 18 tahun – belum lagi ramping, relatif kecil dan hanya dalam musim penuh pertama mereka. Kecerdasan sepakbolanya sejujurnya luar biasa.

Tahukah Anda?

Spanyol adalah satu-satunya tim yang berhasil mempertahankan gelar EURO, pada tahun 2012.

Semifinal: Melawan Italia (6 Juli)

Perkiraan Tim: Unai Simon; Azpilicueta, Eric Garcia, Laporte, Jordi Alba; Koke/Llorente, Busquets, Pedri; Gerard Moreno, Morata, Olmo

Kekuatan Lengkap:

Goalkeepers: David de Gea (Manchester United), Unai Simón (Athletic), Robert Sánchez (Brighton & Hove Albion)

Defenders: José Gayà (Valencia), Jordi Alba (Barcelona), Pau Torres (Villarreal), Aymeric Laporte (Manchester City), Eric García (Manchester City), Diego Llorente (Leeds United), César Azpilicueta (Chelsea)

Midfielders: Thiago Alcántara (Liverpool), Sergio Busquets (Barcelona), Koke (Atlético), Marcos Llorente (Atlético), Dani Olmo (Leipzig), Rodri (Manchester City), Fabián Ruiz (Napoli), Pablo Sarabia (Paris), Ferran Torres (Manchester City), Adama Traoré (Wolves)

Forwards: Álvaro Morata (Juventus), Gerard Moreno (Villarreal), Mikel Oyarzabal (Real Sociedad), Pedri (Barcelona) ***

You may also like

Tinggalkan Komentar