Connect with us

Nusantara

Gegara Hutang 150 Ribu, Tiga Remaja di Jambi Nekat Bunuh Temannya

Avatar

Diterbitkan

pada

Tiga Remaja di Jambi Nekat Bunuh Temannya

Gegara Hutang 150 Ribu, Tiga Remaja di Jambi Nekat Bunuh Temannya (Foto Ilustrasi: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Tiga remaja remaja di Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi nekat membunuh teman bermainnya hanya karena masalah hutang piutang Rp150 ribu.

Ketiga pelaku DS (17), RM (17) dan RN (17) tega menghabisi nyawa NA (17) siswa SMK Al Fattah Singkut, beberapa waktu lalu.

Wakapolres Sarolangun, Kompol Sandy Muttaqin, kepada sejumlah awak media menceritakan kronologis kejadian ini. Bermula dari laporan Habul Aswad warga Desa Baru, Kecamatan Air Hitam daerah itu yang merupakan ayah N (korban) pada Rabu (22/6/2022) pukul 09.00 WIB.

Setelah lama menghilangkan, wakapolres Sarolangun Kompol Sandy Mutaqin mengatakan telah menemukan jenazah NA dalam keadaan ditenggelamkan dan ditutupi dahan pohon.

Baca juga: Polisi Sidoarjo Ringkus Mantan Wartawan Yang Bunuh Istrinya Sendiri

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, pihaknya berhasil mengungkap kasus ini.

Advertisement

“Motifnya masalah utang piutang. pelaku masih di bawah umur,“kata Wakapolres Sarolangun, Kompol Sandy Muttaqin, Senin (1/8/2022).

Motifnya, DS punya hutang pada NA sebesar Rp150 ribu. NA selalu menagih ke DS. Geram karena terus-terusan ditagih, DS pun menyusun rencana jahat. Pada hari naas itu, dia mengajak NA untuk bertemu sebuah hutan, Desa Bukit Tigo, Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun.

Saat tiba di lokasi, NA malah dikeroyok oleh DS dan dua orang, temannya, RN dan RM, hingga tewas.

Tim Opsnal satreskrim Polres Sarolangun langsung mencari RM dan RN, pelaku DS dan RM berhasil diamankan. Sementara RN masih buron alias masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Baca juga: Bocah Sampang Berusia 6 Tahun Tewas Di Selokan, Diduga Dibunuh Teman Sendiri

“Untuk berkas para tersangka ini sudah dilimpahkan ke kejaksaan Sarolangun atau sudah tahap dua dan tinggal menunggu jadwal persidangan di peradilan,” kata Sandy, sebagaimana dikutip dari Metro Jambi, Selasa (2/8/2022).

Advertisement

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dikenakan pasal 340 atau pasal 338 atau 351 ayat 3 KUHP, dan UU nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman paling lama penjara seumur hidup ataupun hukuman mati.

Lanjutkan Membaca