Home NasionalNusantara Polisi Ungkap Skenario Dibalik Penemuan Bayi Oleh  Remaja Blitar

Polisi Ungkap Skenario Dibalik Penemuan Bayi Oleh  Remaja Blitar

oleh Dwipraya

Foto: Istimewa

FAKTUALid – Seorang remaja warga Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar AZ (22) menemukan sesosok bayi perempuan di semak-semak pekarangan rumah rumah tetangga, pada Jumat (4/6/2021) siang. Belakangan diketahui, bayi beralaskan daun pisang itu merupakan anak sang remaja penemu bayi itu sendiri.

Menurut Kapolsek Nglegok, AKP Lahuri, kasus penemuan bayi  di wilayahnya itu sudah dilimpahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Blitar Kota. “Sekarang bayi dan ibunya masih dalam perawatan di puskemas,” ujarnya, Sabtu (5/6/2021).

Kronologis kejadian bermula saat warga setempat dihebohkan oleh penemuan bayi yang ditinggalkan ibunya di pekarangan rumah milik Mujiono. Bayi malang itu pertama kali ditemukan oleh AZ yang rumahnya bersebelahan dengan rumah Mujiono tersebut.

Remaja putri itu mengaku mendengar suara tangis bayi di belakang rumah, saat dirinya hendak mandi. Selanjutnya AZ memberitahu suara tangisan bayi itu ke pihak keluarga. Ayah AZ bernama Hariyanto langsung mendatangi sumber suara  hingga akhirnya menemukan sesosok bayi dalam kondisi telanjang beralaskan daun pisang di atas tanah.

Temuan itupun langsung dia laporkan ke perangkat desa dan selanjutnya diteruskan ke polisi. Sementara bayi yang dalam kondisi sehat itu langsung dibawa ke bidan desa setempat untuk mendapat perawatan.

Kepada polisi, bidan Desa Ngoran, Wasiat yang memeriksa bayi yang masih merah itu meyakini, bayi tersebut baru sekitar satu jam dilahirkan. Warga sekitar juga memastikan tidak melihat ada orang mencurigakan yang mendatangi lokasi penemuan bayi tersebut sebelumnya.

Berbagai informasi itu langsung ditindaklanjuti polisi. Mereka mulai curiga saat memeriksa AZ yang dimintai keterangan selaku saksi yang pertama kali menemukan bayi tersebut.

Setelah diinterogasi, AZ akhirnya mengakui bayi itu merupakan anak kandungnya sendiri. Kepada polisi, AZ mengaku sengaja membuang bayi dan membuat skenario itu, karena takut kondisi hamil akibat hubungan di luar nikahnya itu, diketahui sang ayah.

Selama ini, kata AZ tidak ada satupun orang di dalam rumah yang mengetahui dirinya sedang berbadan dua. Karena itulah, ketika melahirkan di dalam rumah, AZ kebingungan dan pilih menempuh jalan pintas tersebut.(Akbar Surya)***

Tinggalkan Komentar