Nusantara
Ada Larangan, Balon Udara Tetap Muncul Di Langit Ponorogo

Ilustrasi balon udara.
FAKTUAL-INDONESIA: Himbauan untuk warga Ponorogo agar tidak menerbangkan balon udara saat hari Raya Idul Fitri, tidak digubris. Pada lebaran pertama lebaran hari ini, masih muncul balon terbang tanpa awak di langit Ponorogo.
Balon udara itu diterbangkan sambil membawa petasan yang diledakkan di udara yang berpotensi memicu kebakaran, menganggu jaringan listrik dan membahayakan penerbangan.
Dari informasi yang beredar, ada 2 balon udara yaang terlihat di langit. Satu balon terpantau berada di atas wilayah Sampung, dan satu lagi di daerah Bungkal.
Sebelumnya, Kepala Penerangan Lanud Iswahjudi, Kapten Sus Yuda Pramono, sudah mengingatkan bahwa tradisi menerbangkan balon udara saat lebaran Idul Fitri sangat membahayakan. Apalagi langit udara Ponorogo masuk daerah latihan Lanud Iswahjudi.
Sementara, jajaran kepolisian bereaksi cepat menindaklanjuti laporan tentang masih adanya balon udara yang terbang di langit Ponorogo.
Menurut Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Jeifson Sitorus, pihaknya langsung mencari balon dan segera mengamankannya. “Sudah diamankan di wilayah Sampung,” ujarnya.
Pihaknya berharap masyarakat tidak menerbangkan balon udara berekor petasan. Sebab, selain melanggar UU juga menyebabkan kerugian.
Dia juga mengingatkan ancaman pasal 411 UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang penerbangan dengan ancaman hukuman 2 tahun penjara dan denda Rp500 juta.***














