Connect with us

Kesra

Mahasiswa ITS Kembangkan Aplikasi Berbasis Website Untuk Rumah Sakit

Diterbitkan

pada

Mahasiswa penggagas aplikasi, Kevin Haffizzana.

FAKTUALid – Mahasiwa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menciptakan aplikasi berbasis web untuk membantu proses digitalisasi di bidang kesehatan. Aplikasi bernama APIK PICU dr Soetomo ini diklaim mampu memudahkan kerja profesi perawat di bagian Pediatric Intensive Care Unit (PICU) di RSUD dr Soetomo Surabaya.

Menurut Mahasiswa Departemen Sistem Informasi ITS, Kevin Haffizzana, aplikasi ini memungkinkan penggunanya untuk menyimpan data pasien, dan secara otomatis mendiagnosis tindakan perawatan yang diperlukan berdasarkan gejala dan keluhan yang dimasukkan dalam kolom pencarian. “Kita buat semacam bank data dari buku itu agar petugas medis tidak perlu membuka satu per satu halamannya,” ujarnya, Kamis (29/7/2021).

Awalnya, Kevin menceritakan tentang keresahannya terhadap proses penanggulangan kesehatan yang cukup lama dan masih bersifat manual. Mulai dari pencatatan data hingga pengambilan tindakan, perawat diharuskan untuk membaca dan mencocokkan data pasien dengan buku panduan rumah sakit yang tebal dan banyak macamnya.

Pihaknya kemudian menyimpulkan, tahapan yang panjang dan rumit ini dapat dipersingkat melalui proses digitalisasi. Dilihat dari segi pemakaian, aplikasi berbasis website ini cukup mudah digunakan.

Tenaga medis hanya perlu log in menggunakan akun masing-masing. Setelahnya, pengguna dapat mengisi data pasien disertai gejala dan keluhan apa saja yang dialami. Bila seluruh data telah dimasukkan, sistem akan melakukan pencarian guna mengetahui beberapa diagnosis yang dialami pasien beserta tindakan yang baik dilakukan oleh perawat.

Advertisement

Istimewanya, segala proses pencarian itu bersumber dari buku panduan RSUD dr Soetomo yang telah digunakan resepnya secara turun temurun. Aplikasi ini juga menyediakan fasilitas penyimpanan data pasien yang bisa dicetak kapan saja.

Pengguna bisa mengakses portal tersebut secara offline, baik melalui telepon genggam maupun laptop. Keunggulan lain yang dapat dirasakan yaitu minimnya media yang diperlukan, hanya dengan satu komputer atau server untuk menyimpan data, maka aplikasi tersebut dapat dijalankan.

Fitur log in secara khusus disediakan guna memastikan data yang ada di dalamnya aman karena tidak semua orang dapat mengaksesnya. “Pekerjaan menjadi lebih fleksibel dan praktis,” ujarnya.

Meski memerlukan waktu sekitar dua bulan untuk mengerjakan, Kevin mengaku senang terhadap respon pihak PICU RSUD dr Soetomo yang menyambut peluncuran teknologi ini dengan sukacita. Bila dibutuhkan, pihaknya bersedia untuk memperbaiki ataupun memperbarui fitur yang ada dalam aplikasi ciptaannya ini.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement