Kesehatan
5 Risiko Ibu Hamil Memakai Pakaian Ketat bagi Kesehatan

Foto Ilustrasi (Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Wanita yang sedang hamil tentu perlu memerhatikan beberapa aspek, mulai dari makanan hingga pakaian. Pakaian ketat kerap digunakan oleh ibu hamil untuk sekedar memamerkan kehamilan. Meski demikian, ternyata ada risiko ibu hamil memakai pakaian ketat yang bisa merugikan janin.
Sebagian wanita kerap memakai baju ketat dengan alasan modis dan seksi. Pakaian ketat bisa membuat penampilan terlihat lebih menarik. Jika ini diaplikaskan pada ibu hamil tentu bisa jadi berbahaya karena janin di dalamnya akan terhimpit, atau bahkan berisiko keguguran.
Meski belum ada laporan keguguran terkait wanita hamil memakai pakaian ketat, para dokter kandungan sangat tidak menyarankan hal tersebut. Tentu karena dampak buruk yang timbul dan berbahaya bagi ibu dan janin. Lantas, apa saja risiko ibu hamil memakai pakaian ketat?
Baca juga: Meski Bermanfaat, Ini 6 Bahaya Jahe bagi Ibu Hamil
Berikut beberapa risiko ibu hamil memakai pakaian ketat yang telah faktualid.com rangkum dari hellosehat dan popmama.
Daftar isi
1. Menghambat aliran darah
Risiko ibu hamil memakai pakaian ketat yang pertama yaitu menghambat aliran darah. Baik wanita yang sedang hamil atau tidak, sebenarnya pakaian terlalu ketat bisa menghambat aliran darah tersebut. Namun, pasti akan lebih berbahaya bagi wanita yang sedang mengandung.
Pasalnya, ibu dan bayi selama masa kehamilan membutuhkan suplai darah yang lebih banyak dan lancar. Ini menyebabkan jumlah darah dalam tubuh wanita hamil akan meningkat khingga 50 persen dari orang biasa. Jika terhambat, tentu akan mengancam janin di dalam kandungan tersebut.
2. Memicu heartburn
Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh The California Pacific Medical Center’s Women & Infants Center mengungkapkan bahwa mengenakan pakaian ketat, terutama di bagian pinggang, dapat menyebabkan heartburn.
Refluks asam atau heartburn merupakan masalah kesehatan yang umum dialami selama masa kehamilan. Ibu hamil yang menggunakan pakaian ketat, terutama di area perut dan pinggang, bisa memperlambat proses pencernaan.
Ketika terdapat tekanan dari luar dan makanan masih menumpuk pada lambung, kemungkinan asam lambung dan makanan tadi bisa naik ke kerongkongan dan menyebabkan maag pada ibu hamil.
3. Infeksi ragi vagina
Risiko ibu hamil memakai pakaian ketat berikutnya yaitu infeksi ragi vagina. Tak sedikit wanita hamil menggunakan legging dan pakaian dalam yang ketat. Kombinasi keduanya dianggap bisa menyebabkan jamur muncul untuk berkembang biak ditambah produksi cairan vagina lebih banyak ketika masa kehamilan.
Baca juga: Kenali 8 Tanda Ibu Hamil Kurang Minum, Perlu Diwaspadai
Jika demikian, area kewanitaan Anda pun jadi lebih lembap. Kondisi ini ketika tidak diberikan sirkulasi udara nantinya berisiko menyebabkan infeksi ragi vagina.
4. Rasa sakit dan nyeri
Selain infeksi ragi vagina, risiko ibu hamil memakai pakaian ketat lainnya adalah menimbulkan rasa sakit dan nyeri. Biasanya, wanita hamil yang menggunakan pakaian ketat akan mengalami sakit atau nyeri di bagian perut, dada, dan lengan.
Baju yang ketat bisa menghambat aliran darah dan menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri pada bagian-bagian tubuh tertentu. Belum lagi ukuran payudara yang semakin membesar. Ketika tetap bra yang ketat tersebut kemungkinan akan menimbulkan rasa sakit pada payudara, di bawah lengan, dan punggung.
5. Meningkatkan risiko parestesia
Parestesia merupakan sensasi seperti kesemutan atau rasa seolah terbakar yang menjalar pada bagian tubuh tertentu. Seorang wanita yang mengenakan pakaian ketat lebih dari 4 jam membuat sirkulasi darah dalam tubuh tidak dapat berjalan lancar sehingga mengalami parasetesia.
Tak hanya wanita hamil, sebenarnya masalah kesehatan ini bisa dialami siapa saja yang mengenakan baju, celana, atau pakaian dalam yang ketat. Supaya terhindari dari risiko ini, hindari penggunaan pakaian yang terlalu ketat.
Pakaian yang aman untuk ibu hamil
Supaya terhindar dari beragam risiko ibu hamui memakai pakaian ketat, sebaiknya gunakan pakaian yang longgar agar tetap merasa nyaman dalam melakukan aktivitas. Tidak lupa memilih pakaian tersebut dengan bahan mudah menyerap keringat. Ketika membeli pakaian, pilih dengan ukuran yang lebih besar dari biasanya.
Itulah beberapa risiko ibu hamil memakai pakaian ketat yang dapat mengacam kesehatan. Semoga bermanfaat.***














