Connect with us

Kesehatan

Masih Lampaui Batas Aman WHO, Seluruh Wilayah Indonesia Masih PPKM Level 1

Diterbitkan

pada

Ilustrasi kasus Covid-19 di Indonesia masih harus diwaspadai. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA : Dalam sepekan terakhir kasus penularan Covid-19 di Indonesia menurun signifikan. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) seluruh wilayah Indonesia kembali diperpanjang hingga 3 Oktober 2022.

Demikian menurut Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Safrizal ZA. Ia mengatakan, PPKM masih berada di level 1 berdasarkan pertimbangan para ahli.

Meski begitu, ia mengimbau masyarakat tetap mewaspadai risiko penularan di tengah positivity rate masih melampaui batas aman WHO, di atas 5 persen.

“Hasil assessment PPKM kali ini dan berdasarkan pertimbangan para ahli masih ditetapkan seluruh daerah di Indonesia berada di Level 1. Namun kita tetap harus terus waspada karena hingga saat positivity rate kita selama 30 hari ke belakang masih di atas standar normal yang ditetapkan WHO yaitu 5 persen,” beber Safrizal dalam keterangan resminya, dikutip Selasa, (6/9/2022).

Sementara itu, syarat perjalanan di masa PPKM level 1 hingga 3 Oktober 2022 diperketat. Menyesuaikan SE Satgas COVID-19 terkait kebijakan perjalanan di dalam dan luar negeri.

Advertisement

Kewajiban divaksinasi booster saat bepergian menurutnya berpotensi meningkatkan cakupan vaksinasi COVID-19 dosis ketiga yang masih rendah di sejumlah wilayah.

Sebagai informasi, mengacu SE Satgas COVID-19, pelaku perjalanan dalam dan luar negeri semua moda transportasi, diwajibkan menunjukkan bukti vaksinasi COVID-19 dosis ketiga. Tidak ada lagi pengecualian syarat tes PCR dan antigen.

Terkecuali, sejumlah masyarakat dengan riwayat belum bisa divaksinasi dan kelompok umur di bawah 18 tahun, dibebaskan dari ketentuan tersebut.

“Setiap kesempatan tak henti-hentinya kami memberikan penekanan pentingnya percepatan vaksin dosis lanjutan (booster) yang capaian secara nasional masih di bawah angka 30 persen,” kata dia.

Lebih lanjut, ia mengatakan, para Kepala Daerah terus dihimbau untuk bersinergi dengan seluruh pihak, mengkampanyekan kembali vaksinasi khususnya untuk dosis lanjutan di pusat keramaian masyarakat.***

Advertisement

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement