Connect with us

Kesehatan

Pemprov Jatim Targetkan Akhir Juni, Semua Lansia Sudah Divaksin

Diterbitkan

pada

Foto ilustrasi: Antaranews.com

FAKTUALid – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa meminta berbagai pihak untuk melakukan jemput bola dan memperluas sosialisasi dalam rangka merealisasi target vaksin lansia 100% di akhir 2021. Upaya itu dilakukan untuk memberikan rasa yakin dan aman bagi para lansia, terhadap kehawatiran efek vaksin.

Gubernur Khofifah, bahkan meminta berbagi tugas antara aparatur sipil negara (ASN), tokoh masyarakat (tomas) dan tokoh agama (toga) untuk jemput bola  diikuti sosialisasi yang lebih masif. “Bisa dengan mendatangi titik-titik tertentu atau diselenggarakan terpusat di satu tempat,” ujarnya, sabtu (5/6/2021).

Seperti diketahui, Pemprov Jatim masih terus mencari langkah percepatan untuk mencapai target vaksin lansia 100 persen bulan ini. Data Dinas Kesehatan Jatim, hingga Kamis (3/6), vaksinasi untuk lansia di Jatim masih 23,27 % dari total target sasaran sebanyak 2.551.433 orang.

Jumlah vaksinasi dosis pertama untuk lansia di Jatim sendiri masih 600.930 dosis dengan prosentase 23,55 %. Sedangkan untuk vaksinasi dosis kedua tercatat 271.331 dosis dengan prosentase 10,63 %.

Gubernur juga mengingatkan bahwa sampai saat ini masih banyak ulama dan pengasuh pondok pesantren  yang belum mendapatkan vaksin Covid-19. Pihaknya meminta seluruh pihak seperti tenaga kesehatan, TNI/Polri, untuk bekerjasama dan memastikan kesiapan vaksinator serta stock vaksin aman di setiap daerah.

Advertisement

Gubernur juga menekankan pentingnya percepatan vaksinasi di sektor pelayanan publik terutama para guru menjelang diberlakukannya pembelajaran tatap muka (PTM), mulai Juli mendatang. Saat ini, sudah ada 82.995 guru SMA/SMK/SLB di Jatim yang telah divaksin.

Kalau dilihat dari total sasaran sebanyak 121.924, berarti masih ada 40.572 guru yang belum menerima vaksin Covid-19. Sama seperti vaksin untuk  kalangan lansia, Pemprov Jatim juga menemui kendala dalam pelaksanaan vaksinasi untuk para guru tersebut.

Meski demikian, pihaknya meminta semua pihak untuk tetap terus bergerak. “Tinggal 30 % yang belum, dan akan kami masifkan vaksinasinya,” ujarnya.

Selain guru, capaian vaksinasi petugas publik di Jatim hingga Kamis (3/6/2021), untuk dosis pertama mencapai 102,94 % dengan total vaksinasi sebanyak 2.131.589 dosis. Sedangkan pada dosis kedua, capaian vaksinasi mencapai 47,79 % dengan total vaksinasi 989.650 dosis.

Total stok vaksin di kab/kota se-Jatim hingga saat ini penerimaan dan pemakaiannya mencapai 2.590.546 dosis. Total stok setelah dikurangi pemenuhan dosis kedua adalah 1.115.126 dosis. Sehingga, untuk mencapai target 9 Juta vaksinasi, Jatim harus melakukan 188.291 suntikan perhari selama periode 3-30 Juni 2021.(Akbar Surya)***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement