Connect with us

Lifestyle

5 Bahaya Menjadi Perokok Pasif, Jauhi Perokok Aktif Mulai Sekarang!

Diterbitkan

pada

Bahaya menjadi perokok pasif

foto ilustrasi: istimewa

FAKTUAL-INDONESIA: Untuk kamu yang tidak merokok, apakah kamu mengetahui bahaya menjadi perokok pasif? Bahaya merokok tidak hanya berlaku untuk perokok, tetapi juga kamu yang menghirup asapnya atau bisa dibilang juga dnegan perokok pasif.

Perokok pasif juga memiliki peluang yang sama untuk terkena bahaya merokok. Perokok pasif adalah orang yang ikut menghirup asap rokok dari orang-orang di sekitarnya yang merokok.

Biasanya, para perokok pasif mengirup asap sidestream dan asap yang dihembuskan langsung oleh para perokok di sekitarnya. Sama seperti perokok aktif, perokok pasif juga berpotensi terkena kanker dna penyakit jantung.

Selain itu, bagi wanita hamil dan anak-anak bahaya asap rokok bisa membawa akibat yang fatal. Meskipun tidak selalu terlihat, asap yang dihembuskan setelah merokok memiliki efek yang lebih berbahaya dari asap yang dihirup oleh perokok.

Berikut beberapa bahaya menjadi perokok pasif yang sudah faktualid.com lansir dari hellosehat.com.

Advertisement

1. Mengganggu Kesuburan Wanita

Bahaya menjadi perokok pasif yang pertama adalah mengganggu kesuburan wanita. Perokok pasif terancam mengalami maslaah kesuburan. Pada wanita, terpapar asap rokok terlalu banyak dapat membuatnya menjadi sulit hamil.

Hal ini diduga kuat karena terkandung nya tembakau dan zat lain dalam rokok yang mengacaukan kadar hormon di dalam tubuh. Bahkan merokok juga bisa mempercepat menopause pada wanita. Berbagai kandungan racun pada rokok yang menyebabkan hal ini.

Baca juga: 7 Manfaat Teh Hijau, dapat Meningkatkan Kesuburan

2. Berat Bayi Lahir Rendah

Bahaya menjadi perokok pasif yang kedua adalah berat bayi lahir rendah. Para ilmuwan telah menemukan hubungans sebab akibat antara merokok dan paparan asap rokok selama kehamilan dengan berat bayi lahir rendah.

Tidak hanya asap rokok secara langsung, wanita hamil juga dapat terpapar asap rokok dari pihak ketiga. Pihak ketiga adalah residu atau sisa asap rokok yang menempel pada benda disekitar mulai dari karpet, sofa dan lainnya. Ketika racun masuk ke dalam tubuh, zat ini bisa menempel pada bayi.

3. Penyakit Kanker

Bahaya menjadi perokok pasif yang ketiga adalah terkena penyakit kanker. Perokok pasif juga memiliki potensi terkena kanker sama seperti hal nya dengan perokok aktif.

Advertisement

Selain kanker paru-paru, bahaya asap rokok bagi perokok pasif juga membuatnya rentan mengalami kanker pada organ tubuh lain, seperti:

  • Tenggorokan
  • Otak
  • Kandung kemih
  • Hidung (sinus nasal)
  • Payudara
  • Lambung

Asap rokok menjadi satu dari sekian banyak penyebab kanker pada manusia. Asap rokok yang dihirup oleh perokok pasif adalah penyebab utama kanker paru-paru pada orang yang bukan perokok.

4. Penyakit Jantung

Bahaya menjadi perokok pasif yang keempat adalah terkena penyakit jantung. Meskipun tidak pernah merokok sebelumnya, kamu berisiko mengalami penyakit jantung hingga 25-30 persen.

Tidak perlu waktu yang lama, dilansir dari laman Claveland Clinic, berdasarkan paparannya perokok pasif dapat mengalami masalah berikut pada jantung:

  • Pembuluh darah aorta mengencang setelah terpapar asap rokok selama 5 menit
  • Peningkatan kemungkinan setak jantung yang tidak teratur dan memicu serangan jantung setelah terpapar asap selama 2 jam
  • Pembekuan darah berlebih dan peningkatan penumpukan lemak pada pembuluh darah setelah terpapar asap selama 20-30 menit.

5. Kelahiran Prematur

Bahaya menjadi perokok pasif yang terakhir adalah kelahiran prematur. Ini adalah bahaya lain dari asap rokok bagi wanita hamil yang menjadi perokok pasif. Kelahiran prematur ini salah satunya yang disebabkan oleh abruptio plasenta.

Abruptio plasenta adalah kondisi saat plasenta terlepas dari sebagian atau sepenuhnya uterus sebelum melahirkan.***

Baca juga: 6 Cara Membersihkan Paru-Paru Secara Alami yang Wajib Diketahui

Advertisement
Lanjutkan Membaca