Internasional
Jokowi Dikabarkan Ajak Xi Jinping Uji Coba Kereta Cepat

Preisden Jokowi dan Xi Jinping. (Ist)
FAKTUALid – Sebuah kabar mengejutkan datang dari istana Negara. Presiden Joko Widodo dikabarkan bakal mengajak Presiden China Xi Jinping untuk menikmati kereta cepat.
Kereta Cepat yang dimaksud adalah uji coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) pada 2022 mendatang.
General Manager Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indo-China (KCIC) Mirza Soraya mengatakan rencana itu dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 yang kebetulan Indonesia menjadi tuan rumah.
Namun, ia mengaku belum mendapatkan kepastian terkait kehadiran Xi Jinping dalam peresmian tersebut.
“Terkait pertemuan tingkat kepala negara ini dapat ditanyakan ke Kementerian Luar Negeri atau Kementerian Sekretariat Negara,” ujar Mirza seperti dinukil dari CNNIndonesia.com.
Mirza mengatakan Kereta Cepat Jakarta – Bandung ini bisa menjadi simbol majunya transportasi Indonesia kepada negara sahabat.
Pasalnya, KTT G20 akan dihadiri oleh negara-negara maju, seperti China, Amerika Serikat, Uni Eropa, Inggris, Jerman, Perancis, Arab Saudi, Jepang, Rusia, dan lainnya
“Sebuah kehormatan bagi Indonesia karena menjadi tuan rumah, dan pada saat bersamaan bisa menunjukkan bahwa Indonesia sudah memiliki layanan kereta cepat. Memiliki Kereta Cepat ini juga sebagai simbol Indonesia Maju,” ucapnya.
Mirza optimistis target ini masih tercapai hingga uji coba November 2022 mendatang. Saat ini, progres pembangunan kereta cepat sudah mencapai 74 persen per Mei 2021.
Akan tetapi, ia menekankan bahwa target penyelesaian proyek tersebut bukan mengejar agenda KTT G20.
“Penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah KTT G20, sebenarnya adalah pada 2023, namun dimajukan menjadi 2022. Sementara, penyelesaian proyek KCJB memang sudah ditargetkan bisa beroperasi secara komersial akhir tahun 2022. Jadi, bukan sengaja dikejar agar selesai saat KTT 20 digelar,” jelasnya.
Sebelumnya, pada pertengahan Mei 2021, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan kereta cepat sudah memasuki persiapan operasional tahun depan. ***














