Connect with us

News

Buang Jauh-Jauh Sifat Serakah Dalam Bridge

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Oleh : Bert Toar Polii

Bert Toar Polii

Bert Toar Polii

FAKTUAL-INDONESIA: Alkisah ada seorang petani yang hidup bersahaja namun bahagia bersama istri dan anak-anaknya. Mereka memiliki makanan yang cukup, bisa berpakaian layak, dan tinggal di rumah yang sederhana tetapi nyaman dan penuh kehangatan.

Suatu hari, saat mencangkul di sawah, petani itu menemukan sebuah guci di dalam tanah. Guci itu ternyata berisi keping-keping uang emas. Dia segera membawa harta itu pulang dan menunjukkan pada istrinya. Keduanya lalu menghitung emas itu, dan mendapati ada 99 keping uang emas. Petani itu memandang istrinya dan berkata,

“Mengapa hanya ada 99 keping ya? Mestinya ada 100 keping.”

Istrinya mengiyakan dan mereka berdua kemudian sepakat akan mencari keping ke-100. Seharian mereka mencari di sawah dan di tempat-tempat yang diduga menjadi tempat tercecernya satu keping itu. Namun hasilnya nihil.

Advertisement

Sang suami kemudian bertekad menggenapi keping itu agar menjadi 100. Dia pun bekerja lebih keras dan berhemat agar bisa menukarkan uangnya dengan sekeping koin emas. Mereka mengurangi jatah makan sehari-hari, dan tidak lagi membeli pakaian baru. Semua dilakukan demi memiliki keping emas ke-100. Namun usahanya tak kunjung mendapat hasil. Alih-alih mendapat emas, kondisi keluarganya malah menjadi buruk.

Anak-anak mereka kurang makan, baju yang dikenakan lusuh, dan tiada lagi canda tawa karena si petani sibuk mencari keping terakhirnya. Yang ada di pikirannya hanyalah menggenapi keping-keping emasnya.

Dalam kondisi penasaran seperti itu, muncul niat tak terpuji di benak petani. Ia memutuskan mencuri untuk mendapatkan emasnya. Namun akhirnya, petani itu tertangkap dan dihadapkan pada raja.

Sambil menangis dia berkata pada raja bahwa ia mencuri untuk mendapatkan satu keping koin emas. Raja tertegun sejenak, lalu bertanya, “Apakah kamu menemukan guci berisi 99 keping emas?” “Ya,” jawab petani. “Ketahuilah, guci itu diletakkan di sana oleh iblis untuk menggoda manusia. Iblis tahu bahwa kita tidak pernah puas. Karenanya dia memasang umpan agar kita jatuh pada keserakahan,” kata raja.

Mendengar sabda raja itu, menyesallah si petani. Ia teringat anak-anak dan istrinya yang kini kurus dan telah ia abaikan. Ia teringat hidupnya dahulu yang bahagia. Kini harta justru membuatnya merasa miskin dan tidak pernah cukup. Petani itu pun berjanji untuk kembali pada kehidupannya semula. Mensyukuri apa yang dia miliki dan tak lagi tergoda oleh keserakahan.

Advertisement

Cerita di atas saya baca bertahun-tahun lalu dalam sebuah buku. Cerita itu tiba-tiba terlintas lagi saat lagi latihan bridge sessi pagi Minggu 27/2 2022  bersama Djarum Bridge Club.

Seorang pemain menemukan kontrak 4HX melalui penawaran sebagai berikut :

Barat   Utara   Timur   Selatan

dbc_90            cace77 dbc_024          Bert_Polii

1C!!     Pass

Advertisement

1D!!     1S        2D       3S

Dbl      Pass     4H       Dbl

All pass

 

Board 2

Advertisement

East Deals

N-S Vul           ♠          J 10 8 6 4 2

♥          10

♦          9 2

♣         K 9 8 3

Advertisement

 

♠          5

♥          8 7 4 3 2

♦          J 6

♣         A J 7 6 4

Advertisement

 

N

W                    E

S

♠          A 7

Advertisement

♥          K J 9 5

♦          A Q 7 5 4 3

♣         Q

 

♠          K Q 9 3

Advertisement

♥          A Q 6

♦          K 10 8

♣         10 5 2

Menerima lead SK declarer langsung ambiil SA ruff spade kemudian main H3, H10 dan penulis yang duduk di selatan dengan cepat main H6.

Strategi ini penulis siapkan untuk memancing keserakahan lawan, karena kalau penulis ambil HQ ceritanya sudah selesai kontrak bikin.

Advertisement

Benar dugaan penulis, menang HJ, declarer ke dummy dengan CA kemudian main heart lagi. Penulis menang HQ, cabut HA dan serang C10 sehingga kontrak yang tadinya bikin berakhir mati.

Coba kalau declarer tidak serakah maka kontrak ini bikin karena hanya kalah 2 trik trump dan DK.

Seharusnya pilihan main safety play itu harus ditempuh apalagi selatan melakukan double penalty, tapi “sifat serakah” ini yang sering mengcaukan jalan pikiran seorang pemain dan berakibat fatal seperti contoh di atas.

Board 7

South Deals

Advertisement

Both Vul         ♠          —

♥          A K 10 7 6 2

♦          A 9 5

♣         Q 10 8 7

 

Advertisement

♠          K Q 7 2

♥          8 4

♦          Q 7 4 3 2

♣         6 3

 

Advertisement

N

W                    E

S

♠          A J 10 9 4

♥          Q J 9

Advertisement

♦          10 8

♣         5 4 2

 

♠          8 6 5 3

♥          5 3

Advertisement

♦          K J 6

♣         A K J 9

 

Barat   Utara   Timur   Selatan

dbc_90            cace77 dbc_024          Bert_Polii

Advertisement

1NT

Pass     2D       Pass     2H

Pass     3C       Pass     3D (Support C)

Pass     3H       Pass     4C

Pass     4D       Pass     6C

Advertisement

All pass

Menerima lead SA declarer ruff kemudian main HAK lanjutkan ruff heart dengan CA. Seharusnya kontrak sudah aman karena tinggal main DAK lanjutkan cross ruff karena trumpnya angkanya tinggi semua.

Namun declarer yang serakah akan cabut trump dan berharap trump terbagi rata. Memang sih terbagi ekstrem 5-0 kemungkinannya sangat kecil. Namun bermain aman perlu dibiasakan terutama dalam penilaian Imp. ***

  • Bert Toar Polii – pemain nasional bridge yang mendapat Satya Lencana olahraga dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) merangkap pelatih, jurnalis dan di PB Gabsi sebagai Ketua Bidang Humas.

Lanjutkan Membaca
Advertisement