Connect with us

Kesehatan

5 Penyebab dan Gejala Hernia Pada Bayi, Penting Kamu Ketahui

Diterbitkan

pada

hernia pada bayi

                                ilustrasi: penyebab dan gejala hernia pada bayi

FAKTUAL INDONESIA Hernia adalah benjolan yang muncul akibat keluarnya organ dalam tubuh melalui jaringan di sekitarnya yang melemah. Dan bayi merupakan kelompok usia yang rentan mengalaminya. Karena itu, penting untuk mengetahui gejala dan penyebab hernia pada bayi agar bisa segera bisa segera ditangani dengan tepat sehingga tidak berkembang menjadi masalah yang lebih serius lagi. Kondisi yang ditandai dengan munculnya benjolan di area perut dan selangkangan ini biasanya akan terlihat jelas saat kondisi bayi sedang menangis, batuk atau mengejan.

Memahami gejala dan penyebab hernia pada bayi bisa membantu kamu sebagai orang tua untuk mengambil langkah cepat dan tepat. Berikut Faktualid.com rangkumkan untuk kamu dari berbagai sumber beberapa penyebab dan gejala hernia pada bayi agar kamu bisa mengenali tanda-tandanya sejak awal dan melakukan penanganan medis dengan cepat sehingga mengurangi kemungkinan komplikasi di kemudian hari. 

5 Penyebab dan Gejala Hernia Pada Bayi, Penting Kamu Ketahui

Penyebab Hernia Pada Bayi

Hernia pada bayi ini terjadi akibat adanya kelemahan atau gangguan pada otot dinding tubuh yang fungsinya menahan organ-organ agar tetap di tempatnya. Saat otot tersebut tidak cukup kuat atau tidak menutup secara sempurna, organ dalam seperti usus bisa menonjol keluar melalui celah yang ada sehingga membentuk hernia.  Adapun beberapa faktor utama yang bisa menjadi penyebab hernia pada bayi adalah: 

  1. Genetik

    Penyebab hernia pada bayi yang pertama terjadi akibat faktor genetik. Apabila anggota keluarga bayi memiliki riwayat hernia, maka bayi akan lebih berisiko mengalaminya. Faktor keturunan ini memengaruhi kekuatan jaringan pada otot tubuh. 

  2. Bayi yang Terlahir Prematur

    Bayi yang terlahir prematur menjadi penyebab hernia pada bayi yang biasanya terjadi. Bayi yang terlahir prematur atau lahir sebelum waktunya ini biasanya memiliki perkembangan otot dan jaringan tubuh yang belum optimal, sehingga berisiko mengalami hernia. 

  3. Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah

    Penyebab hernia pada bayi selanjutnya biasanya terjadi pada bayi dengan berat badan lahir rendah. Hal ini karena biasanya bayi memiliki jaringan tubuh yang lebih lemah dari seharusnya, sehingga membuatnya rentan untuk mengalami hernia. 

  4. Kelainan Pada Dinding Perut

    Penyebab hernia pada bayi lainnya yaitu terjadi karena adanya kelainan pada dinding perutnya. Kelainan pada dinding perut seperti lubang yang tidak tertutup sempurna di daerah pusar atau selangkangan, akan membuat bayi berisiko mengalami hernia. 

  5. Tekanan Pada Perut

    Tekanan pada perut bisa menjadi penyebab hernia pada bayi lainnya. Pada saat bayi menangis atau batuk dengan kuat, maka bisa meningkatkan tekanan dalam perutnya yang menyebabkan hernia pada bayi, terlebih pada bayi yang otot perutnya lemah.

    Baca juga: Kenali 10 Penyebab Bayi Rewel di Malam Hari Beserta Cara Menenangkannya

Gejala Hernia Pada Bayi

Advertisement

Jenis hernia yang paling umum terjadi pada bayi yaitu hernia umbilikalis dan hernia inguinalis. Berikut beberapa ciri atau gejala hernia pada bayi yang bisa dikenali berdasakan masing-masing jenisnya.

  1. Hernia Umbilikalis

    Gejala hernia pada bayi yang pertama yaitu hernia umbilikalis, yang ditandai dengan adanya benjolan lunak di area pusar dan sekitarnya. Kondisi ini terjadi karena lubang bekas tali pusar yang tidak menutup dengan sempurna setelah bayi lahir. Biasanya, hernia jenis ini lebih sering dialami oleh yang lahir prematur atau dengan berat badan rendah. Benjolan ini biasanya akan terlihat membesar terutama pada saat bayi batuk, menangis atau tertawa. Lalu akan mengecil kembali ketika bayi dalam kondisi tenang atau berbaring. 

    Hernia umbilikalis ini umumnya tidak menimbulkan rasa sakit, dan bisa hilang dengan sendirinya saat anak sudah berusia sekitar 4-5 tahun. Namun, jika ternyata benjolan masih ada, atau menimbulkan gejala lain seperti adanya perubahan warna dan ukuran yang semakin membesar, maka sebaiknya segera lakukanlah pemeriksaan lebih lanjut agar mendapatkan penanganan yang tepat. 

  2. Hernia Inguinalis

    Gejala hernia pada bayi selanjutnya yaitu hernia inguinalis, yang terjadi akibat lemahnya dinding perut, sehingga membuat sebagian usus turun ke bagian bawah dan menimbulkan benjolan di area selangkangan. Kondisi ini biasanya lebih sering dialami oleh bayi laki-laki, terutama pada bayi yang terlahir prematur. Pada bayi laki-laki, gejalanya bisa terlihat dari adanya benjolan di sekitar selangkangan atau skrotum

    Benjolan yang disebabkan oleh hernia inguinalis ini biasanya akan membesar pada saat bayi menangi atau banyak gerak, dan akan mengecil ketika bayi sedang terbaring. Gejala pada bayi perempuan, biasanya terlihat sebagai bejolan lonjong di area selangkangan atau bibir kemaluan. Selain munculnya benjolan, gejala lainnya yaitu bayi menjadi lebih rewel dan mengalami penurunan nafsu makan. 

Memahami gejala dan penyebab hernia pada bayi sangatlah penting agar kamu bisa mengenali hingga menanganinya sejak dini. Dengan mengetahui berbagai penyebab dan gejalanya, diharapkan orang tua bisa lebih waspada dan segera melakukan penanganan yang tepat sehingga membantu mencegah terjadinya komplikasi dan mendukung tumbuh kembang bayi agar tetap optimal.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement