Connect with us

Kesehatan

Wajib Waspada 7 Penyakit Setelah Lebaran yang Sering Terjadi

Diterbitkan

pada

Wajib Waspada 7 Penyakit Setelah Lebaran yang Sering Terjadi

ilustrasi: penyakit setelah lebaran yang sering terjadi

FAKTUAL INDONESIA Momen hari raya Idul Fitri di Indonesia identik dengan berbagai macam suguhan makanan bersantan, seperti opor ayam dan rendang sapi. Karena itulah penyakit setelah lebaran sering muncul akibat pola makan yang berubah drastis. Saar lebaran, makanan tinggi gula, lemak dan santan secara berlebihan bisa memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari masalah pencernaan hingga peningkatan kadar kolesterol.

Karena itu, menjaga keseimbangan pola makan setelah lebaran tidak boleh diabaikan. Berikut Faktualid.com rangkumkan untuk kamu beberapa penyakit setelah lebaran dari berbagai sumber agar kamu bisa mengambil langkah pencegahan lebih awal agar tubuh kamu tetap sehat dan bugar saat momen lebaran. Dengan begitu, momen setelah lebaran tetap bisa dijalani dengan nyaman tanpa gangguan kesehatan. 

Baca juga: Jadi Viral, Artis Ini Pamer Anaknya Dapat Uang Lebaran Rp 46 Juta

Wajib Waspada 7 Penyakit Setelah Lebaran yang Sering Terjadi

  1. Penyakit Lambung

    Penyakit setelah lebaran yang sering terjadi yaitu penyakit lambung. Saat lebaran, makanan lezat banyak disajikan dan sering kali membuat kita makan secara berlebihan. Hal inilah yang bisa memicu penyakit lambung, gangguan pada saluran pencernaan seperti asam lambung naik dan gastritis. 

    Oleh karena itu, batasilah jumlah makanan yang kamu makan. Lebih baik makan dengan porsi kecil namun sering daripada makan langsung dengan porsi banyak. Selain itu, hindarilah makanan yang pedas, asam dan berlemak agar kamu terhindar dari penyakit lambung saat lebaran. 

  2. Diare

    Diare merupakan penyakit setelah lebaran yang sering terjadi selanjutnya. Salah satu tanda kamu terkena diare yaitu jika kamu sering buang air besar bahkan hingga lebih dari 3 kali dalam satu hari. Biasanya, diare saat lebaran ini disebabkan oleh pola makan yang tidak dijaga. 

    Mengonsumsi makanan yang berpotensi mengiritasi lambung seperti makanan asam dan berminyak, juga memakan makanan yang kebersihannya tidak terjamin bisa menjadi faktor dari terjadinya diare tersebut. Saat diare, selain BAB yang cair, kamu juga bisa mengalami sakit perut, mulas hingga dehidrasi. Karena itu hindarilah makanan yang bisa memicu diare. 

    Baca juga: 5 Penyakit Mobil Setelah Mudik yang Umum Terjadi, Apa Saja?

  3. Kolesterol

    Jika kamu memiliki riwayat kolesterol yang tinggi, kamu harus selalu memperhatikan jenis dan porsi makanan yang dikonsumsi karena kolesterol merupakan penyakit setelah lebaran yang sering terjadi lainnya. Hal ini karena biasanya, saat lebaran banyak orang yang mengonsumsi gorengan, makanan cepat saji, hingga jeroan yang terlalu banyak sehingga meningkatkan kadar kolesterol. 

    Tingginya kadar kolesterol, jika dibiarkan dan tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah bahkan berisiko menimbulkan komplikasi serius, seperti serangan jantung. Jadi, konsumsilah makanan-makanan tersebut dengan porsi yang cukup, jangan sampai berlebihan. 

  4. Flu atau Pilek

    Penyakit setelah lebaran yang sering terjadi selanjutnya yaitu flu atau pilek. Ini karena saat berkumpul dengan banyak orang di satu tempat, bisa menjadi penyebab penyebaran virus flu dan pilek. Karena itu, hindarilah menggunakan peralatan makan seperti gelas, sendok, garpu dan piring yang sama dengan orang lain. 

    Selain itu, jangan lupa untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, dan setelah berinteraksi dengan orang lain untuk menghindari terkena virus flu atau pilek. Selalu siapkan juga obat agar jika saat kamu merasa sudah mulai flu, kamu bisa segera mengatasinya. 

    Baca juga: 6 Bahaya Berdiri Terlalu Lama, Ketahui Juga Cara Mencegahnya!

  5. Asam Urut

    Pada saat lebaran, makanan manis seperti kue juga sering disajikan untuk disantap bersama dengan keluarga dan orang terdekat. Hal ini menyebabkan penyakit setelah lebaran seperti asam urat sering terjadi. 

    Untuk kamu yang memiliki asam urat, hindarilah makanan dan minuman tinggi gula saat lebaran agar asam urat tidak kambuh. Selain itu, mengonsumsi makanan tinggi purin seperti daging merah, sarden atau udah bahkan bisa menyebabkan serangan gout berat. 

  6. Hipertensi

    Penyakit setelah lebaran yang sering terjadi lainnya yaitu adalah hipertensi. Hipertensi atau tekanan darah tinggi bisa dipicu ketika kamu tidak mengontrol kadar garam dari makanan yang kamu konsumsi. 

    Jadi, agar terhindar dari serangan hipertensi usahakan untuk membatasi diri dari mengonsumsi terlalu banyak makanan yang digoreng seperti gorengan atau berbagai macam olahan dari daging.

    Advertisement

    Baca juga: Tetap Sehat, ini 7 Cara Menyantap Opor Ayam Saat Lebaran Agar Kolesterol Aman

  7. Diabetes

    Diabetes menjadi penyakit setelah lebaran lainnya yang sering terjadi. Untuk kamu yang menderita diabetes, maka kamu harus membatasi dan memilih makanan apa saja yang akan kamu makan agar gula darah kamu tetap terkendali, termasuk ketika lebaran. 

    Pastikan untuk membatasi konsumsi makanan serta minuman manis dan sediakan selalu obat penurun gula darah yang sudah diresepkan oleh dokter, sebagai bentuk waspada jika guka darah kamu. 

Itulah beberapa penyakit setelah lebaran yang telah Faktualid.com rangkumkan untuk kamu dari berbagai sumber. Umumnya berbagai penyakit tersebut terjadi karena perbedaan pola makan pada saat bulan puasa dan setelah lebaran, selain itu banyak mengonsumsi makanan berlemak dan manis juga bisa menjadi pemicu terjadinya berbagai penyakit tersebut. Menjaga keseimbangan antara menikmati hidangan lebaran dan merawat kesehatan adalah kunci agar tubuh tetap bugar.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement