Connect with us

Kuliner

HUT Ke-495, Yuk Nikmati 7 Kuliner Legendaris Khas Jakarta

Diterbitkan

pada

kuliner legendaris khas Jakarta

Soto Betawi Haji Ma’Aruf (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Hari Ulang Tahun (HUT) ke-495 DKI Jakarta jatuh pada Rabu ini (22/6/2022). Pemprov DKI Jakarta akan menggelar sejumlah rangkaian acara HUT DKI Jakarta 2022. Tak hanya datang ke berbagai acara, yuk rayakan HUT Ibukota dengan mencicipi beragam kuliner legendaris khas Jakarta.

HUT ke-495 DKI Jakarta kali ini mengusung tema Jakarta Hajatan, Celebrate Jakarta, Kolaborasi, Akselerasi, Elevasi. Diketahui tema ini dibentuk dan menggelar hajatan sebagai bentuk kebangkitan setelah dua tahun dihantam pandemi Covid-19.

Sebagai ibu kota, Jakarta memang menyimpan segudang sejarah dan perjalanan berharga yang patut dijaga, begitu juga dengan cerita kulinernya. Lantas, apa saja sajian kuliner legendaris khas Jakarta?

Baca juga: Ini 10 Tempat Wisata di Jakarta yang Menarik untuk Dikunjungi

Berikut beberapa kuliner legendaris khas Jakarta yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Kopi Es Tak Kie

kuliner legendaris khas Jakarta

Kedai Kopi Es Tak Kie (Foto: Istimewa)

Kuliner legendaris khas Jakarta yang pertama yaitu Kopi Es Tak Kie. Melansir faktualid.com, Kopi Es Tak Kie didirikan oleh seorang perantau dari Tiongkok bernama Liong Kwie Tjong yang sudah berdiri sejak 1927. Tak heran banyak masyarakat yang menyebut tempat ini sebagai kedai kopi legendaris yang ada di Jakarta.

Nama Tak Kie sendiri mengandung pesan khusus yang ingin disampaikan oleh pemiliknya yaitu agar para penerusnya selalu tampil sederhana dan kerja keras. Memasuki generasi ketiga, Kopi Es Tak Kie kini telah berkembang menjadi 5 cabang.

Advertisement

Dengan tetap menjaga cita rasa klasik secara turun-temurun, Kopi Es Tak Kie senantiasa beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui promosi di media sosial, hingga menyediakan layanan pembayaran digital untuk menjaga eksistensi lintas generasi.

2. Mie Gondangdia

kuliner legendaris khas Jakarta

Mie Gondangdia (Foto: Istimewa)

Mie Ayam Gondangdia merupakan salah satu bakmi halal yang telah beroperasi selama lebih dari 50 tahun, tepatnya sudah berdiri sejak 1968. Sajian mie legendaris ini konsisten mempertahankan resep dan cita rasa autentiknya sehingga tetap diburu, khususnya oleh warga Jakarta.

Tekstur mie yang kenyal dicampur potongan ayam, sawi, jamur, dan bumbu rahasia mampu menarik perhatian banyak orang, termasuk Presiden ke-5 RI, Megawati.

Jika penasaran dengan kuliner legendaris khas Jakarta ini, lokasinya ada di Jalan RP Soeroso No. 36, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat. Kedai Mie Gondangdia memang cukup unik, sebab tidak ada plang atau penanda di depan gerainya.

3. Soto Betawi Haji Ma’Aruf

kuliner legendaris khas Jakarta

Soto Betawi Haji Ma’Aruf (Foto: Istimewa)

Di Indonesia, sajian soto cukup dikenal berasal dari Jawa. Tetapi, setiap daerah memiliki ciri khas soto masing-masing. Termasuk Jakarta yang disebut Soto Betawi yang menjadi kuliner legendaris khas Jakarta. Kebanyakan para penjual soto ini memiliki isian daging jeroan seperti hati, babat, paru dan organ sapi lainnya. Sementara kuahnya terbuat dari campuran susu atau santan.

Salah satu soto betawi yang cukup fenomenal di Jakarta adalah Soto Betawi Haji Ma’Aruf. Sejak tahun 1940-an sebelum Indonesia merdeka, Haji Ma’ruf, orang Betawi asli Cikini memilih berjualan soto pikul keliling.

Pada tahun 1960-an, barulah Haji Ma’ruf mulai mendirikan tenda dan setelahnya restoran di daerah Cikini. Hadir dengan keunikan tersendiri, Haji Ma’ruf menambahkan sedikit susu sapi murni untuk membuat kuah sotonya menjadi semakin gurih dan sedikit mengental.

Advertisement

Baca juga: 9 Wisata Kuliner di Jakarta Yang Wajib Anda Coba

Di balik kesederhanaan semangkuk soto Betawi H. Ma’ruf, tersimpan kisah perjalanan kota Jakarta dari tahun 1940-an hingga menginjak era digital saat ini.

4. Sop Buntut Ibu Samino

kuliner legendaris khas Jakarta

Sop Buntut Ibu Samino (Foto: Istimewa)

Kuliner legendaris khas Jakarta berikutnya yaitu Sop Buntu Ibu Samino.Berdiri sejak tahun 1973 di Bendungan Hilir, Sop Buntut Ibu Samino kini telah memiliki total 11 cabang yang tersebar di berbagai wilayah. Makanan ini harus Anda cicipi karena termasuk hidangan klasik yang mengenyangkan.

Para penggemar Sop Buntut Ibu Samino tentunya sudah tak asing dengan beberapa menu andalannya, seperti sop buntut bakar, sop buntut balado, hingga sop buntut goreng.

5. Es Pluit Acen

Sebagai selingan dan penyegar dahaga, kedai es legendaris yang satu ini tidak boleh dilewatkan. Hadir sejak tahun 1985, Es Pluit Acen menjadi destinasi jajanan favorit warga Jakarta yang menyajikan 24 varian es beserta 30 jenis topping pendamping yang dapat dipilih sesuai selera.

Di tengah banyaknya varian es saat ini, kesegaran dan cita rasa khas yang ditawarkan Es Pluit Acen tetap memiliki tempat khusus di hati masyarakat.

6. Kerak Telor

kuliner legendaris khas Jakarta

Udin, pedagang kuliner khas Betawi Kerak Telor di kawasan Jakarta International EXPO (JIEXPO), Kemayoran (Foto: faktualid.com/farhanzuhdi)

Ulang Tahun Jakarta, tak lengkap rasanya jika merayakannya mencicipi kerak telor. Kerak telor atau telur adalah makanan asli daerah Jakarta.

Sajian kuliner legendaris khas Jakarta ini ini dibuat dari bahan-bahan beras ketan putih, telur ayam atau bebek, ebi yang disangrai kering ditambah bawang merah goreng, lalu diberi bumbu yang dihaluskan berupa kelapa sangrai, cabai merah, kencur, jahe, merica butiran, garam dan gula pasir.

Advertisement

Saat proses memasak, wajan yang digunakan dibalik menggunakan api yang berasal dari arang sehingga langsung mengenai api. Alhasil, menciptakan kerak dengan aroma dan cita rasa yang khas. Untuk menjumpainya, bisa Anda temukan di sekitar area Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran.

7. Kue dongkal

kuliner legendaris khas Jakarta

Kue dongkal merupakan jajanan atau kuliner legendaris khas Jakarta(Foto: Istimewa)

Makanan atau kuliner legendaris khas Jakarta yang terakhir adalah kue dongkal. Dongkal atau dodongkal merupakan kudapan tradisional asal Betawi. Dongkal terbuat dari beras yang ditumbuk hingga halus sampai menjadi tepung. Kemudian, tepung yang sudah halus diisi gula aren lalu dikukus.

Biasanya dongkal disantap sebagai menu sarapan atau camilan sore sebagai teman minum secangkir teh hangat. Saat ini, cukup banyak pedagang kue dongkal yang cukup mudah ditemukan. Jika sulit, camilan sederhana yang sangat mudah untuk dibuat sendiri di rumah.***

Baca juga: Jangan Bilang Orang Jakarta, Kalau Tidak Kenal Oleh-Oleh Khasnya

Lanjutkan Membaca
Advertisement