Connect with us

Politik

ST MPR Momentum Bangkitkan Optimisme Bangsa

Avatar

Diterbitkan

pada

Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid. (Ist).

Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid

FAKTUALid – Sidang Tahunan MPR yang akan berlangsung pada Senin (16/8/2021) hendaknya dapat dijadikan momentum untuk membangkitkan optimism bangsa. Hal ini terkait dengan kejenuhan masyarakat menghadapi pandemi Covid-19 yang sudah satu tahun lebih melanda Indonesia.

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid di Jakarta, Sabtu (14/8/2021). Menurut dia, rakyat harus memiliki semangat dan tetap optimistis bahwa bangsa ini bisa segera bangkit kembali dari keterpurukan yang terjadi selama lebih dari setahun terakhir.

Gus Jazil mengatakan, sudah lebih dari setahun bangsa Indonesia dirundung duka akibat pandemi COVID-19. Sejak kasus pertama ditemukan di Indonesia pada 2 Maret 2020, per Jumat (13/8/2021) tercatat total ada 3.804.943 kasus COVID-19.

Sebanyak 115.096 warga meninggal dunia dan hingga saat ini kasus aktif masih mencapai 400.129 orang. Tidak hanya Indonesia, hal yang sama juga terjadi di seluruh penjuru dunia.

Pandemi COVID-19 ini, kata Guz Jazil, memberi dampak pada perekonomian Indonesia. Berbagai usaha masyarakat gulung tikar, maskapai penerbangan, dan berbagai bisnis transportasi lainnya berjuang untuk bertahan.

Advertisement

“Pemutusan hubungan kerja (PHK) terjadi di mana-mana, bahkan sejak masa awal-awal pandemi terjadi,” ucapnya.

Guz Jazil menegaskan bahwa kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa ekonomi Indonesia mengalami pertumbuhan. Pada triwulan II-2021 (terhadap triwulan sebelumnya) ekonomi Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 3,31 persen (q-to-q) sementara pertumbuhan triwulan II-2021 terhadap triwulan II-2020, terdapat pertumbuhan sebesar 7,07 persen (y-on-y).

Dari sisi kesehatan, mengacu pada data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 12 Agustus 2021, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) untuk ruang isolasi di rumah sakit di seluruh provinsi tidak ada yang mencapai 80 persen.

Pelaksanaan PPKM level 4 di Jawa-Bali berhasil menurunkan kasus COVID-19 sehingga status level wilayah mengalami perubahan. Meskipun, untuk ruang intensive care unit (ICU), masih terdapat beberapa provinsi dengan BOR di atas 80 persen, di antaranya Bali, Kalimantan Timur, Bangka Belitung, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Riau.

”Jika kita melihat angka-angka di atas, sudah sewajarnya dan menjadi keharusan bersama bahwa kita harus punya optimisme untuk segera bangkit kembali. Tidak boleh masyarakat kita patah semangat dan patah harapan,” tuturnya.

Advertisement

Kini, katanya, di usia Kemerdekaan Indonesia yang ke-76 tahun, bangsa ini diuji dengan pandemi yang mengakibatkan krisis multidimensi.
“Tentu kita harus bangkit bersama, menguatkan solidaritas agar segera keluar dari kesulitan ini,” tuturnya sebagaimana dikutip antaranews.com.

Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengajak semua pihak untuk terus menjaga protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

”Itu kunci. Lakukan apa imbauan pemerintah. Insya Allah kita bisa mengatasi pandemi ini. Kuncinya disiplin, solid, dan selalu bergotong royong,” katanya. ***

 

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *