Politik
Viral, Rumah Anggota DPR Ahmad Sahroni Dijarah Massa?

Ahmad Sahroni, anggota DPR dari partai NasDem belakangan jadi sorotan publik karena komentar-komentar pedasnya. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Beredar sebuah video yang menginformasikan bahwa rumah anggota DPR Ahmad Sahroni di Tanjung Priok dijarah massa.
Ahmad Sahroni adalah salah satu anggota DPR yang komentarnya dinilai menyakitkan rakyat.
Massa menggeruduk rumah Sahroni di Tanjung Priok pada sore ini, dan menjarah isi kediamannya. Peristiwa ini disiarkan langsung melalui salah satu akun TikTok, @cukupsatu_selamanya, dan ditonton hingga 1,5 juta orang.
Baca Juga : Ini Alasan Ahmad Sahroni Batal Jadi Ketua Tim Sukses RK-Suswono
“Lagi nyerang rumah Syahroni di Tanjung Priok,” ucap pemilik akun tersebut, menjawab pertanyaan salah satu warganet.
Dalam siaran langsung itu, terlihat banyak warga berbondong-bondong mengambil barang dari rumah tersebut, seperti televisi dan perabot lainnya. “Gerbangnya sudah hancur,” tambahnya.
Meski demikian, pembuat video meyakinkan bahwa tidak akan ada aksi pembakaran di kawasan tersebut. “Tidak akan dibakar, banyak warga, rumahnya padat,” katanya.
Politikus Ahmad Sahroni sebelumnya memang menjadi sorotan publik. Hal ini bermula dari pernyataannya yang menyebut wacana pembubaran DPR sebagai “ide orang tolol sedunia”. Ucapan tersebut menuai kritik tajam dari masyarakat.
Baca Juga : PAN Siap Lakukan Evaluasi terhadap Tunjangan Maupun Fasilitas Anggota DPR
“Mental manusia yang begitu adalah mental orang tertolol sedunia. Catat nih, orang yang cuma bilang bubarin DPR itu adalah orang tolol sedunia. Kenapa? Kita nih memang orang semua pintar semua? Enggak bodoh semua kita,” ujar Sahroni saat melakukan kunjungan kerja di Polda Sumatera Utara (Sumut) pada Jumat, 22 Agustus 2025.
Dari sanalah, Ketua Umum Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) ini memantik amarah masyarakat.
Puncaknya muncul kabar yang menyebut rumah Ahmad Sahroni dibakar oleh massa. Namun belum diketahui apakah rumah itu memang tempat tinggal Sahroni atau bukan.***














