Olahraga
Rekap Hasil Asian Games 2026: Caroline Jaga Asa Tampil Ciamik di Babak Semifinal

Caroline Andita Bangun tampil apik. (ist)
FAKTUAL-INDONESIA: Modern Pentathlon Tim Indonesia terus menjaga asa dalam ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Bertanding di Anjo Sports Centre, Aichi, Jepang, dua atlet putri andalan Tim Indonesia, Caroline Bangun dan Nurfa Qalbi, menunjukkan perjuangan luar biasa saat berlaga di babak semifinal grup A.
Pada Asian Games edisi ke-20 ini, cabang olahraga modern pentathlon menerapkan format kompetisi baru yang dinamis. Selain mengganti nomor berkuda menjadi halang rintang (obstacle run), para peserta kini dituntut menyelesaikan empat babak sekaligus, yakni anggar, obstacle run, renang, dan laser run, hanya dalam waktu 90 menit.
“Saya sangat senang karena ini pertama kalinya saya bertanding dengan format baru. Walaupun terasa sangat asing, Saya bangga dengan diri saya bisa menyelesaikan seluruh rangkaian pertandingan hari ini,” ujar Caroline Bangun usai laga.
“Cukup mengejutkan karena kami harus bergerak cepat dan terburu-buru ganti baju untuk memasuki babak selanjutnya,” sambung Caroline.
Pada babak Anggar, langkah kedua wakil Tim Indonesia harus terhenti di babak 16 besar. Caroline Bangun takluk dari atlet Kazakhstan, Petrova, sementara Nurfa Qalbi dihentikan oleh S. Seoung dari Korea Selatan.
Sementara, pada babak Obstacle Run Caroline bangkit dan tampil impresif dengan mengamankan peringkat ke-4, sedangkan Nurfa finis di peringkat ke-10. Memasuki babak renang, Caroline kembali menunjukkan dominasinya di air dengan merebut peringkat ke-2 dari seluruh peserta semifinal A, sementara Nurfa mengekor di posisi ke-5.
Terakhir di babak Laser Run, kedua atlet harus menjaga fokus menembak dan stamina berlari di tengah teriknya matahari Aichi. Caroline menyudahi babak ini di peringkat ke-9, sementara Nurfa berada di peringkat ke-14.
Dari total 17 atlet yang bersaing di babak semifinal A, Caroline Bangun berhasil menduduki peringkat ke-8 dengan total 1.351 poin, sedangkan Nurfa Qalbi finis di peringkat ke-12 dengan koleksi 1.170 poin.
Caroline yang optimis masuk final mengaku bangga bisa menuntaskan seluruh tantangan. Namun hari ini dijadikannya pelajaran untuk laga berikutnya.
“Saya ingin meningkatkan mental dan kemampuan lari. Saya agak lemah di nomor lari, tetapi untuk nomor kuat saya seperti obstacle run dan renang, saya usahakan bisa masuk lima besar,” kata Caroline.
“Persaingan di sini sangat kuat, terutama dari China, Korea Selatan, dan Jepang yang menjadi kompetitor terberat. Namun, harapan saya tentu saja bisa meraih juara,” pungkasnya.****













