Connect with us

Politik

BREAKING News: Prabowo Copot Purbaya dari Menkeu, Ini Alasannya

Gungdewan

Diterbitkan

pada

BREAKING News: Prabowo Copot Purbaya dari Menkeu, Ini Alasannya

FAKTUAL INDONESIA: Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan, Senin (14/9/2026)

Posisi Menkeu kini digantikan oleh Suahasil Nazara, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Pelantikan Suahasil Nazara dilangsungkan di Istana Negara, Jakarta.

Latar Belakang Pergantian

Perombakan atau reshuffle ini dilakukan dalam sisa masa jabatan periode 2024–2029.

Advertisement

Baca Juga : Purbaya Siapkan Rp40 Triliun untuk Bayar Cicilan dan Bunga Kopdes Merah Putih

Pergantian ini dikaitkan dengan dinamika pengelolaan fiskal serta koordinasi kebijakan ekonomi di dalam kabinet.

Alasan utama penggantian Purbaya dari jabatan Menkeu oleh Prabowo dilatarbelakangi oleh beberapa isu krusial terkait kebijakan ekonomi dan manajemen fiskal, antara lain:

* Polemik Dana Cadangan Fiskal dengan Danantara: Pemicu utama yang mencuat adalah ketegangan terkait kewajiban setoran jumbo sebesar Rp120 triliun dari Badan Pengelola Investasi Danantara ke kas negara. Purbaya sempat mengungkap adanya resistensi dari pihak Danantara yang memprotes pemotongan keuntungan mereka untuk menutupi penurunan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Ketidaksinkronan komunikasi ini memicu ketidakpuasan Prabowo terhadap koordinasi fiskal.

Baca Juga : Menkeu Purbaya: Ketahanan Ekonomi dan Kinerja Fiskal 2026 Solid, Targetkan Pertumbuhan 6 Persen 2027

*  Evaluasi Kebijakan Fiskal Kontroversial: Selama satu tahun menjabat, beberapa kebijakan Purbaya dinilai memicu kontroversi, salah satunya tindakan menggelontorkan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang sebelumnya ditempatkan di Bank Indonesia ke Bank Himbara.

* Kebutuhan Percepatan Prioritas Presiden: Pihak istana dan parlemen menyebut bahwa perombakan (reshuffle) ini merupakan hak prerogatif presiden untuk melakukan percepatan dan penajaman target ekonomi serta mengamankan stabilitas APBN ke depan.

Advertisement

* Terpaan Isu Miring di Media Sosial: Sesaat sebelum diganti, sempat beredar rumor tidak sedap di media sosial mengenai dugaan jual-beli jabatan senilai Rp100 miliar di lingkungan Kemenkeu. Meskipun Purbaya telah membantah keras isu tersebut, situasi ini turut mewarnai dinamika menjelang pencopotannya.  ***

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement