Olahraga
Target Kibarkan Merah Putih di Asian Games 2026 Aichi- Nagoya, Lima Atlet Modern Pentathlon Indonesia Terbang ke Jepang

Lima atlet Modern Pentathlon Indonesia berfoto bersama Ketua Umum PP MPI Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo sebelum bertolak ke Achi-Nagoya Jepang. (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Lima atlet Modern Pentathlon Indonesia, Nurfa Inayah Nurul Qalbi, Sri Wahyuni, Caroline Andita Bangun (putri), Samuel Christian Mayulatuwa dan M. Ifsan (putra) bertolak dari Bandara Soetta Cengkareng menuju Aichi-Nagoya, Jepang, Minggu (13/9/2026) malam.
Kelima atlet terbaik Indonesia bertolak untuk mengikuti pesta olahraga multi event bangsa-bangsa Asia di Aichi-Nagoya. Kelima atlet Merah Putih itu bisa tampil menjadi bagian Kontingen Indonesia setelah sebelumnya berhasil lolos melalui babak kualifikasi.
“Kita harapkan hasil terbaik dapat mereka raih di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya,” kata Ketua Umum Pengurus Pusat Modern Pentathlon Indonesia (PP. MPI) Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo yang turut mengantar langsung kelima atlet di Bandara Soetta. “Mohon doa restu agar mereka dapat tampil terbaik dan pulang dengan membawa mendali untuk mengharumkan Indonesia,” imbuhnya.

Tim Modern Pentathlon Indonesia dilepas oleh KE NOC Indonesia Akbar Nasution dan Deputi CdM Harry Warganegara. Mereka terbang bersama beberapa cabor lainnya menuju Aichi-Nagoya Jepang.
Cabang Modern Pentathlon akan bertanding di Anjo Sports Park. Sesuai jadual pertandingan akan diawali individual putri pada 16 September dan pada 17 September giliran individual putra.
Cabor Modern Pentathlon adalah olahraga multi-disiplin terbaik, di mana seorang atlet mengikuti lima cabang olahraga yang sepenuhnya berbeda dalam satu hari, yakni anggar, obstacle (rintangan), renang, dan lari laser gabungan (menembak + lari). Kompetisi ini sangat menuntut stamina tinggi, menguji pikiran, keterampilan, dan tubuh secara maksimal.
Awalnya diadakan selama lima hari, olahraga ini telah berkembang seiring waktu dan sekarang diselesaikan hanya dalam 90 menit. Karena sejarah dan intensitasnya, olahraga ini sering disebut sebagai “Raja Olahraga”.****













