Ekonomi
IHSG BEI Selasa 15 September 2026: Terjerembab Lagi Efek Minyak dan Suku Bunga, Tetap Rawan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali terperosok ke zona merah pada penutupan perdagangan Selasa (15/9/2026). (Foto: Istimewa)
FAKTUAL INDONESIA: Tekanan di Pasar Saham Indonesia belum mereda. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali terperosok ke zona merah pada penutupan perdagangan Selasa (15/9/2026).
Indeks komposit ditutup melemah 73,54 poin atau 1,13 persen ke posisi 6.461,15. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 8,27 poin atau 1,25 persen ke posisi 650,76.
IHSG masih kehabisan tenaga untuk melepaskan diri dari zona merah karena sebelumnya saat pembukaan sempat bergerak menguat 10,08 poin atau 0,15 persen ke posisi 6.544,77. Namun pergerakan IHSG kembali menurun sehingga melemah saat penutupan sesi pertama. Kemudian pada sesi dua juga gagal bangkit sehingga tetap terjerembab saat penutupan. Indeks LQ45 juga naik 1,20 poin atau 0,18 persen ke posisi 660,23.
Pelemahan ini memperpanjang tren koreksi IHSG selama lima hari beruntun.
Tren melemah juga menghiasi bursa saham regional kawasan Asia. Indeks Nikkei melandai 0,01 persen ke 63.492,00, Shanghai menurun 0,54 persen ke 3.864,28, Kospi turun 0,85 persen ke 6.627,26, Hang Seng merosot 1,00 persen ke 24.667,24, Straits Times anjlok 1,45 persen ke 5.634,93.
Kenapa IHSG Loyo Hari Ini?
Sederet sentimen negatif baik dari dalam maupun luar negeri kompak “menghajar” pergerakan IHSG sepanjang hari:
- Suku Bunga & Minyak Mentah: Sikap hati-hati pasar menjelang pengumuman suku bunga acuan The Fed serta melonjaknya harga minyak dunia memicu sikap wait-and-see dari para pelaku pasar.
- Tekanan Sektor Finansial & Industri: Sektor keuangan terkoreksi hingga 1,36%, disusul sektor perindustrian yang merosot 1,56%.
- Rupiah Ikut Tertekan: Nilai tukar rupiah di pasar spot melorot ke level Rp17.694 per dolar AS, seirama dengan melemahnya mayoritas mata uang di Asia.
Prediksi Rabu, 16 September 2026
Memasuki perdagangan Rabu (16/9/2026), IHSG diperkirakan masih rawan mengalami tekanan lanjutan secara teknikal.
| Parameter | Level Proyeksi |
| Area Support (Bawah) | 6.350 – 6.400 (Uji ketahanan) |
| Area Resistance (Atas) | 6.541 – 6.581 (Jalur rebound) |
| Skenario Pasar | Consolidation with Downside Bias (Rentan terkoreksi) |
Selama IHSG mampu bertahan di atas area support kuat $6.370$, peluang untuk melakukan pembalikan arah (rebound) menuju area $6.540$+ masih terbuka lebar.
Saham Pilihan untuk Trading Besok
Di tengah pasar yang fluktuatif, beberapa saham pilihan berikut menarik untuk dicermati secara teknikal:
- BRMS (Bumi Resources Minerals) — Memanfaatkan sentimen kenaikan harga komoditas.
- INCO (Vale Indonesia) — Menarik untuk momentum trading buy.
- MAPA (Mitra Adiperkasa) — Cermati titik pembalikan arah.
- AUTO (Astra Otoparts) — Potensi swing trading di area support. ***
Pergerakan Perdagangan Hari Ini
Berdasarkan data RTI, tercatat sebanyak 312 saham bergerak menguat. Sementara itu, sebanyak 314 saham melemah, dan 165 saham lainnya stagnan.
Total volume saham yang diperdagangkan 26,413 miliar senilai Rp12,693 triliun. Sedangkan kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp11.285,992 triliun dengan frekuensi sebanyak 1.769.007 kali. ***














