Ekonomi
Tarif Masuk Ragunan Diusulkan Naik Jadi Rp10.000, Setuju?

Tiket masuk ragunan Zoo diusulkan naik. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mempertimbangkan kenaikan tarif masuk Taman Margasatwa (TM) Ragunan, Jakarta Selatan, dari saat ini Rp4.000 menjadi Rp10.000 untuk pengunjung dewasa. Anda setuju?
Pramono mengatakan usulan penyesuaian tarif tersebut telah disampaikan dan saat ini masih dalam tahap pertimbangan. Keputusan mengenai besaran tarif baru akan segera diumumkan setelah ditetapkan.
“Memang sudah masuk usulan naik menjadi Rp10.000. Kami mempertimbangkan untuk penyesuaian, tetapi belum diputuskan. Saya segera akan memutuskan,” kata Pramono seusai peresmian Gedung PMI DKI Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Saat ini, pengunjung dewasa dikenai tarif Rp4.000, sedangkan anak-anak Rp3.000. Usulan kenaikan menjadi Rp10.000 tersebut untuk tarif pengunjung dewasa.
Menurut Pramono, penyesuaian tarif diperlukan dengan mempertimbangkan tingginya biaya pengelolaan TM Ragunan, termasuk perawatan satwa, fauna, flora, serta fasilitas yang tersedia bagi pengunjung.
“Angkanya sebenarnya berapa nanti, kalau sudah diputuskan akan diumumkan,” ujarnya.
Pramono menambahkan, wacana kenaikan tarif bukan hanya berasal dari pengelola TM Ragunan. Menurut dia, terdapat pula permintaan dari masyarakat yang menilai tarif masuk saat ini terlalu rendah dibandingkan biaya yang diperlukan untuk merawat kebun binatang tersebut.
“Permintaan untuk kenaikan itu bukan hanya dari pengelola Ragunan, dari masyarakat sendiri meminta untuk itu karena harganya terlalu murah, sementara perawatan untuk hewan, fauna, flora, dan sebagainya juga cukup tinggi,” katanya.
Selain mempertimbangkan biaya pengelolaan, peningkatan jumlah pengunjung juga menjadi salah satu perhatian Pemprov DKI. Pramono mengatakan jumlah warga yang datang ke Ragunan meningkat setelah jam operasional diperpanjang hingga Sabtu malam.
“Orang yang datang ke Ragunan memang mengalami peningkatan yang luar biasa setelah hari Sabtu malam kita buka untuk masyarakat,” ujar Pramono.
Sementara itu, Ketua Umum PMI Jusuf Kalla menilai rencana kenaikan tarif tersebut masih dalam batas wajar. Ia mengatakan penyesuaian tarif diperlukan untuk mendukung kesejahteraan satwa yang dirawat di Ragunan.
“Jadi tarif itu dinaikkan untuk kesejahteraan binatang, bukan manusia,” kata Jusuf Kalla.***













