Politik
Capres 2024 > Belum ada Tanda-tanda Megawati Tunjuk Puan Maharani dan Ganjar Pranowo

Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Ketua DPR RI Puan Maharani saat memberikan sambutan pada Festival Ikan Bakar Nusantara di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Sabtu (25/6/2022)
FAKTUAL-INDONESIA: Rapat Kerja Nasional II PDI Perjuangan Tahun 2021 menetapkan, penunjukan bakal calon presiden (Capres) dan wakil presiden (Cawapres) merupakan hak prerogatif Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Namun belum ada yang tahu termasuk Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani yang putri dari Megawati, siapa bakal capres dan cawapres dari partai berlambang banteng moncong putih tersebut.
Bahkan Puan Maharani mengaku, tanda-tanda pun belum ada dari Megawati.
Ditemui di sela-sela Festival Bakar Ikan Nusantara, Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Sabtu (25/6/2022), Puan mengaku belum ada tanda-tanda dirinya akan ditunjuk sebagai bakal capres dari PDIP.
“(Saya) Belum ditunjuk, belum ada tanda-tanda juga,” kata Puan.
Begitu pun soal isu Ketua DPR RI itu akan “dikawinkan” dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga belum ada tanda-tanda dari PDI Perjuangan.
“Di Rakernas sudah disampaikan bahwa hak prerogatif menentukan bakal capres dan cawapres PDI Perjuangan adalah hak prerogatif Ibu Ketua Umum,” tegasnya
Dia menegaskan penunjukan bakal calon presiden merupakan hak prerogatif Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Hal itu juga menjadi hasil Rapat Kerja Nasional II PDI Perjuangan Tahun 2021 agar seluruh kader menunggu keputusan Megawati soal bakal capres dan calon wakil presiden.
Seperti dipantau dari media antaranews.com, dia juga meminta semua pihak harus menunggu keputusan resmi dari Megawati soal bakal capres dan cawapres usungan PDI Perjuangan.
“Kita tunggu saja bagaimana perhitungan dan bagaimana Ibu Megawati menentukan,” ujar Puan.
Dapat Perintah Langsung
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengaku dirinya akan menemui para ketua umum partai politik dalam rangka menjajaki kerja sama menjelang Pemilu 2024.
“Kerja sama dengan partai lain kita akan jajaki jadi jangan kemudian, karena belum ketemu sama ketum parpol lain enggak mau kerja sama. Toh, waktu di Istana kan Ibu Megawati bertemu dengan semua ketum parpol lain kan cuma belum sempat bersilaturahmi,” kata Puan.
Dia pun mengaku mendapatkan perintah langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk bersilaturahmi dengan ketum parpol.
Namun, Ketua DPR RI ini tidak menjelaskan kapan dan di mana pertemuan dengan ketua parpol akan dilaksanakan.
Menurut dia, hanya masalah waktu untuk bertemu dengan para ketum parpol.
“Nanti saya juga ditugaskan dengan Ibu Ketua Umum Partai sebagai Ketua DPR akan bersilaturahmi dengan semua ketum. Kemarin baru selesai rakernas sudah ada acara ini. Ini kan masalah waktu aja. Semua saya temui. Insya Allah,” ujarnya.
Dia menambahkan, untuk membangun sebuah bangsa tidak bisa dilakukan secara mandiri, melainkan harus bekerja sama dan bergotong-royong.
“Untuk membangun bangsa itu nggak mungkinlah kita sendiri-sendiri, jadi kerja sama, terus kebersamaan, bergotong royong dalam membangun bangsa itu akan jadi sangat penting,” tutur Puan. ***














