Connect with us

Olahraga

Usai PON, KONI Jadikan Papua sebagai Sentra Pembinaan Atlet

Diterbitkan

pada

Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman. (Foto: PB PON XX Papua)

FAKTUAL -INDONESIA : Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman  mengatakan Provinsi Papua bakal menjadi pusat pembinaan atlet di kawasan timur Indonesia.

Marciano menilai Papua sangat layak karena saat inj memiliki fasilitas olahraga memadai setelah menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) edisi ke-20.

Selain itu, Papua juga memiliki atlet potensial dan berbakat. “Nanti Provinsi Papua dapat menggelar pemusatan latihan nasional atau pelatnas,” kata Marciano Norman, seperti dilansir InfoPublik, Jumat (8/10/2021).

Sejumlah fasilitas olahraga berstandar internasional telah tersedia di Papua. Seperti Arena Akuatik Kampung Harapan, Istora Papua Bangkit, arena kriket, sepatu roda, dan Lapangan Hockey (indoor dan outdoor).

Arena akuatik dan Istora Papua Bangkit berada di kawasan Olahraga Kampung Harapan dan dibangun Stadion Utama Lukas Enembe yang memiliki fasilitas lengkap seperti lapangan untuk pemanasan, zona aman stadion, dan area parkir.

Advertisement

Sementara arena sepatu roda berlokasi di daerah Bumi Perkemahan Waena, Kota Jayapura dengan luas lahan 26.520 m2 dan luas bangunan 6.067 m2. Venue ini dilengkapi dengan beberapa sarana dan prasarana pendukung venue seperti tribun berkapasitas 650 orang, sistem penerangan untuk lintasan 1.501 lux dan penerangan safe zone 449 lux, sistem tata suara, dan scoring board.

Kemudian arena panahan dibangun di kawasan kompleks olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura. Venue ini memanfaatkan lahan seluas 40.863 m2 dan luas bangunan 1.217 m2 dengan landsekap pegunungan Cycloop yang menjadi daya tariknya.

Di kawasan arena panahan PON juga dilengkapi lapangan bertanding seluas 10.100 m2 dan lapangan latihan seluas 8.207 m2. Dimana pada lapangan tanding dilengkapi sistem pembuangan air di bawah lapangan, penerangan, dan tata suara

Untuk itu, Marciano mengatakan usai PON Papua, semua fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk pembinaan atlet jangka panjang. Dia pun mengatakan bakal menyiapkan pelatih berstandar internasional.

“Dengan pelatih berkualitas maka pembinaan juga bisa  bagus sehingga prestasi bisa dicapai,” ujar Marciano. ****

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *